Ibunda Qory Minta Anaknya Tinggalkan Kemusyrikan
Qory Sandioriva
Kapanlagi.com - Ibunda Qory Sandioriva, Fariyawati dan suami merasa berat dengan tanggung jawab yang akan dipikul kelak jika menghadap pada Allah SWT. Karena sang puteri hingga kini masih harus menjadi tangung jawabnya, termasuk dalam hal Aqidah.
"Memang saya awam dengan ajaran agama, tapi saya mengerti bagaimana ketaqwaan kepada Allah SWT. Terutama amanah yang Allah titipkan kepada saya yang pertanggung jawabkan dunia akhirat," ungkap Fariyawati di Padepokan Ustad Cilik (Ucil) Guntur Bumi, Jl. Pinang Mas I, Pondok Indah, Kebayoran Lama, Jakarta Selatan, Senin (06/09/2010).
Qory Sandioriva
Sebagai orang tua, Fariyawati mengharapkan sang anak dapat hidup sesuai dengan kaidah Islam yang diyakininya, dan dapat menjadi perempuan yang sholeha. "Saya merindukan anak-anak yang sholeh yang mengingat bagaimana orang tua membesarkannya," tegasnya.
Fariyawati sangat khawatir melihat putrinya mendekati kemusyrikan, dengan menjalankan amalan-amalan syirik, dengan dibuktikan adanya barang-barang magis di apartemennya. Karena perbuatan syirik, dalam ajaran Islam, tidak akan diampuni oleh Allah SWT.
"Saya tidak menuntut apa-apa, tidak ada orang tua yang menginginkan anaknya celaka, karena saya telah menerima titipan ini dari Illahi, berat tanggung jawab saya kepada Illahi. Sekalipun dia tidak tinggal sama saya, hanya satu yang saya minta, tinggalkan kemusyrikan," pungkasnya.  Â
(Setelah 8 tahun menikah, Raisa dan Hamish Daud resmi cerai.)
(kpl/buj/dar)
Advertisement
