Jadi Korban Investasi Bodong, Sulis Masih Membuka Pintu Damai

Kamis, 03 November 2016 21:45 Penulis: Helmi Romadhon
Jadi Korban Investasi Bodong, Sulis Masih Membuka Pintu Damai Sulis © KapanLagi.com®/Muhammad Akrom Sukarya

Kapanlagi.com - Lama tak terdengar kabarnya, Sulistyowati alias Sulis menjadi korban investasi bodong oleh seorang temannya Ahmd Nizar Fahmi. Gara-gara penipuan ini, pelantun Ummi ini mengalami kerugian hampir 400 juta rupiah.

"Jadi saya semenjak menikah ambil banyak off air jarang on air. Kita punya teman kenal dan dekat baik. Layaknya seperti teman dekat dan tidak curiga. Teman ajak join modal bisnis percetakan. Mulainya (bisnis) Maret 2016," ujar Sulis saat melengkapi Berkas Acara Pemeriksaan (BAP) di Polresta Depok, Jawa Barat, Kamis (3/11).

Awalnya bisnis mereka berjalan lancar, namun sekitar bulan Juni pembayaran mulai macet. Sempat mencoba mediasi dengan sang pelaku namun tidak ada itikad baik, akhirnya Sulis dan suami melapor ke Polres Depok pada bulan Oktober. Pelaku terancam Pasal 378 junto 372 KUHP soal penipuan dan penggelapan.

Sulis dan suami jadi korban investasi bodong © KapanLagi.com®/Muhammad Akrom SukaryaSulis dan suami jadi korban investasi bodong © KapanLagi.com®/Muhammad Akrom Sukarya

"Proyek satu bulan pertama lancar. Dari situ dia bilang ke suami, 'Bro gue dapat tender di perusahaan ini.' Akhirnya join. Begitu masuk Mei sampai Juni, kisaran modal ratusan juta. Jatuh tempo pembayaran nunggak. Saya sama suami sudah mencoba kekeluargaan dan mediasi. Jadi buntu dan lapor," papar Sulis.

Meski pelaku kini sudah diamankan oleh pihak yang berwajib, Sulis masih membuka pintu damai. "Kalau kesel ya kesel. Karena teman, sempat ketemu sama pelaku saya maafin. Tapi minta tanggung jawab untuk kembalikan hak saya yang sudah dibawa. Saya tidak minta lebih dan kurang," kata Sulis.

"Memang dari pihak keluarga bersangkutan menghubungi kami mencari solusi dari keluarga. Kalau mau diselesaikan, tidak masalah. Kita membuka pintu damai. Sebelum sampai pengadilan, upaya berdamai tetap terjadi," pungkas pengacara Sulis, Djamalluddin Koedoeboen.

(kpl/rhm/mhr)

Reporter:

Nuzulur Rakhmah


REKOMENDASI
TRENDING