Setuju Harga 50 Ribu, Ronal Surapraja: Rokok Memang Harus Mahal
Ronal Surapraja ©KapanLagi.comKapanlagi.com - Sempat muncul wacana dari pemerintah untuk menaikkan harga rokok hingga mencapai Rp 50 ribu. Wacana tersebut dikaji Direktor Jenderal Bea dan Cukai Kementerian Keuangan (Kemenkeu), dan di sisi lain Menteri Keuangan Sri Mulyani memastikan belum ada keputusan dari pemerintah terkait wacana ini.
Meski demikian kabar tersebut telah mendapatkan reaksi yang cukup luas dari masyarakat. Salah satunya dari komedian Ronal Surapraja, yang mendukung jika ada kenaikan harga rokok.
"Memang harus mahal, di luar negri mahal kok. Karena kan tembakaunya dari kita, wajar memang karena impor. Yang kedua perkapitanya lebih tinggi dari kita. Jadi memang harus mahal," ujar Ronald Suryapraja di bilangan SCBD, Jakarta Selatan, Kamis (25/8/2016).
Advertisement
Ronal Surapraja setuju harga rokok naik Rp 50 ribu. ©KapanLagi.com/Budy SantosoMeski dirinya termasuk orang yang kerap merokok, Ronal sadar bahwa zat dalam rokok sebenarnya tak baik untuk tubuhnya. Selain itu dengan harga rokok yang mahal, hal itu mengurangi niat generasi muda yang belum berpenghasilan untuk membelinya.
"Setuju, sejujurnya saya perokok, saya tau itu nggak sehat, kalau saya disuruh berhenti ya saya berhenti. Saya bukan perokok berat, rokok saya pun rokok paling kecil . Egoisnya saya, saya tidak mau anak saya ngerokok, makanya saya ngerokok nggak pernah di rumah," tuturnya.
Harga Rp 50 ribu seperti yang sempat muncul dalam wacana dianggap oleh sebagian masyarakat terutama kalangan bawah terlalu mahal. Namun bagi Ronal harga tersebut ia sebut masih murah. "Wajar lah, masih murah malah Australia malah 100 ribu," tandasnya.
(Menyusuri jejak Indonesiadi Balik Produksi Drama Korea.)
(kpl/far/sjw)
Advertisement
D Academy 8
- Lesti Kejora Berita TerbaruPotret Lesti Kejora - Alexa di Panggung Dangdut Academy 8, Cantik dan Glamor












































