Sitok Srengenge Akhirnya Ditetapkan Sebagai Tersangka

Senin, 06 Oktober 2014 15:31 Penulis: Darmadi Sasongko
Sitok Srengenge Akhirnya Ditetapkan Sebagai Tersangka Sitok Srengenge © Merdeka.com
Kapanlagi.com - Polisi akhirnya menetapkan penyair Sitok Srengenge sebagai tersangka kasus pelecehan seksual. Pria yang menghamili RW, mahasiswi Universitas Indonesia (UI) itu dijerat dengan tiga pasal sekaligus dengan ancaman hukuman di atas lima tahun penjara.

"Tersangka diancam Pasal 335 KUHP tentang perbuatan tidak menyenangkan, Pasal 286 KUHP tentang kejahatan terhadap kesusilaan, 294 ayat 2 KUHP tentang pencabulan. Ancaman hukumannya di atas lima tahun penjara," papar Dirkrimum Polda Metro Jaya Kombes Pol Heru Pranoto di Mapolda Metro Jaya Jakarta, Senin (6/10).

Penetapan tersangka dilakukan setelah penyidik melakukan pemeriksaan terhadap belasan orang saksi. Sitok saat ini belum ditahan, namun rencananya hari ini akan dilayangkan surat pemanggilan sebagai tersangka.

"Ada 11 saksi yang diperiksa, di antaranya ahli kriminologi, pidana 3 orang, psikolog, psikiater, dan antropologi hukum. Segera, hari ini kita akan melakukan pemanggilan. Kita lihat dulu nanti apakah perlu untuk ditahan atau tidak," terangnya.

Seperti diketahui, penetapan tersangka terhadap Sitok ini di luar dugaan sejumlah pihak, mengingat polisi sebelumnya sudah memberikan sinyal penghentian (SP-3) kasus yang mandek selama setahun ini.

"Kami akan (keluarkan) SP3 (surat perintah penghentian penyidikan) karena harus ada kepastian hukum," kata Heru 8 September lalu.

Kasus ini terkuak setelah RW (22), mahasiswi Fakultas Ilmu Budaya Universitas Indonesia (UI), melaporkan sastrawan Sitok Srengenge ke Polda Metro Jaya akhir November tahun lalu. Kejadian berawal ketika RW bertemu dengan Sitok pada acara Festival Kreatif di FIB UI.

Saat itu, korban menjadi panitia acara, sedangkan terlapor menjadi salah satu juri di kegiatan kampus itu. Pada Maret 2013, Sitok menghubungi RW untuk bertemu di Kompleks Salihara, Pejaten, Jakarta Selatan. Namun, terlapor meminta korban untuk datang ke rumah indekosnya terlebih dahulu.

(kpl/mdk/dar)


REKOMENDASI
TRENDING