Suami Arumi Bachsin Malu-Malu Ikut Bursa Pilkada Depok

Kamis, 28 Agustus 2014 09:31 Penulis: Darmadi Sasongko
Suami Arumi Bachsin Malu-Malu Ikut Bursa Pilkada Depok Emil Dardak - Arumi Bachsin © KapanLagi.com/Bambang_E_Ros
Kapanlagi.com - Suami Arumi Bachsin, Emil Elestianto Dardak dikabarkan bakal maju dalam perebutan kursi Wali Kota Depok tahun 2015. Namun dia terkesan masih malu-malu dengan gerakan-gerakan politiknya.

Dia mengaku belakangan ini aktif dalam organisasi sayap Nahdlatul Ulama (NU), Gerakan Daulat Nusantara (GDN), namun katanya bukan untuk tujuan politik, hanya untuk membantu masyarakat. Emil pun mengaku sudah pernah mendengar 'gosip' serupa.

"Ya mungkin saja, dari saya terus mulai turun ke kawan-kawan. Jadi mungkin aspirasi berkembang. Jadi prosesnya masih panjang ya," kata Emil Dardak kepada merdeka.com, Rabu (27/8).

Emil masih enggan mengungkapkan keinginannya untuk maju di Pilkada Depok. Sepertinya dia masih melihat-lihat arah angin politik, ke mana hendak berhembus. "Saya tidak bisa bilang iya atau tidak," ujarnya seraya tertawa.

Emil Dardak - Arumi Bachsin © KapanLagi.comEmil Dardak - Arumi Bachsin © KapanLagi.com

Di sisi lain, ketika disinggung kondisi Depok dalam 10 tahun terakhir, Emil mengaku kecewa. Pasalnya, kota yang terkenal dengan buah belimbingnya itu semakin semerawut saja.

Kota yang dipimpin Nur Mahmudi Ismail ini, menurut Emil hanya berkembang di sepanjang Jalan Margonda sebagai sentra bisnis. Sedangkan di sekelilingnya, masih banyak yang tertinggal jauh.

"Perubahannya, jalan Margonda dilebarin, tapi di sekelilingnya ada apartemen. Itu seperti Boulevard di Kelapa Gading. Selain itu, saya melihat semakin padat, macet, drainase buruk sehingga jadi menggenang. (Depok) sudah menemui titik saturasi," ungkapnya.

Akibat pembangunan yang menggila di sepanjang Jalan Margonda, menyebabkan daerah sekitarnya menjadi asing. Dia mengimbau agar juga dilakukan hal serupa di tempat lain.

"(Pembangunan) tidak diarahkan ke tempat lain. Kalau kata orang-orang, kalau sudah lewat Margonda, kaya sudah beda dunia. Seharusnya ada gambar masterplannya," terangnya.

(kpl/mdk/dar)


REKOMENDASI
TRENDING