SELEBRITI

Terang-Terangan Mengaku Gay ke Publik, Cerita Ragil Mahardika yang Berencana Adopsi Anak

Minggu, 08 Mei 2022 11:19 Penulis: Dian Eka Ryanti

Credit Foto: Instagram.com/ragillmahardika

Kapanlagi.com - Ragil Mahardika tak hentinya menjadi sorotan netizen. Ragil merupakan TikToker yang secara terang-terangan mengaku dirinya seorang gay dan sudah menikah dengan pria asal Jerman.

Walaupun banyak pro dan kontra perihal pilihan hidupnya ini. Ragil menanggapinya dengan santai. Ia bahkan sering membagikan aktivitasnya sehari-hari bersama sang suami di TikTok.

"Jadi aku dari 2014 aktif di media sosial aku udah kuat untuk tidak menghiraukan apapun hujatan orang di luar sana. Tapi aku lebih berpikir positifnya," ungkap Ragil.

1. Ingin Punya Anak

Layaknya pasangan pada umumnya, Ragil juga ingin memiliki anak. Ia mengaku sedang menjalani proses adopsi anak di Jerman.

"Ini proses akhir dan kita tinggal menunggu aja sih sebenarnya, tinggal menunggu telepon apakah ada anak yang mau diadopsi apa nggak," tuturnya.

2. Siap Jadi Orang Tua?

Bagi Ragil memiliki seorang anak merupakan sebuah proses belajar. Ragil sendiri memiliki background pekerjaan yang masih berhubungan dengan anak-anak.

"Punya ilmu pengetahuan yang selama ini aku kerjakan dan aku sekolah untuk menjadi tenaga pengajaran anak-anak paling nggak aku bisa aplikasikan dalam kehidupanku sehari-hari," tutur Ragil.

3. Syarat Adopsi Anak

Adopsi anak tak boleh sembarangan, apalagi dari segi usia si anak. Kalau proses adopsi di Jerman itu memang harus dari bayi, anak baru lahir.

Jadi kalau ada bayi baru lahir terus orang tuanya meninggal atau nggak mau diasuh segala macam atau sakit parah dan itu anak diberikan ke pihak adopsi.

"Kita akan menerima anak itu. Aku apa ajalah (anak cowok atau cewek) yang penting sehat. Kalau jenis kelamin nggak ada milih-milih sih aku," tuturnya.

4. Pesan Buat Netizen

Ragil mengungkapkan bahwa kita nggak boleh egois, apalagi kebahagiaan orang-orang di sekitar. Ragil mengingatkan buat netizen, untuk berhenti ngurusin hidup orang lain.

"Kita cukup menghargai aja kalau orang lain ada di posisi yang berbeda sama kita. Tapi bukan berarti kita harus ikut-ikutan atau menerima kalau nggak suka dengan hal itu, ungkapnya.


REKOMENDASI
TRENDING