in partnership with Indosiar
 
DANGDUT

Honor Tak Dibayar Saat Tampil di Muara Bungo, Duo Singa Laporkan EO ke Mabes Polri

Kamis, 29 November 2018 22:16 Penulis: Dhefa Mauren Roos Mary

Duo Singa (Credit: Bintang.com/Bambang E Ros)

Kapanlagi.com - Penipuan dan tindak kriminal bisa terjadi di mana saja. Kali ini pedangdut Duo Singa yang diduga mengalami tindak penipuan oleh sebuah Event Organizer (EO) saat mereka diundang untuk memeriahkan panggung hiburan ulang tahun Kabupaten Bungo ke-53 di Muara Bungo, Jambi.

Ceritanya kelompok vokal yang beranggotakan Meta Chamela dan Desi Kostarica ini diundang oleh sebuah EO bernama Bungo Expo Management untuk tampil di malam hiburan dalam memeringati ulang tahun Kabupaten Bungo yang ke-53 pada tanggal 26 Oktober 2018.

“Awalnya kami diminta tampil di sana. Mereka baru bisa bayar DP ke kami Rp 2 juta. Nanti sisanya akan dibayar di tempat usai tampil. Toh kami akan ke sana juga. Akhirnya tanpa curiga kami berangkatlah ke sana dengan asisten,” ujar Meta Chamela didampingi kuasa hukumnya; Pitra Ramadoni Nasution, SH., MH., kepada Kapanlagi.com yang menemuinya di Epicentrum, Kuningan, Setiabudi, Jakarta Selatan, Kamis (29/11/2018).

1. Persoalan honor

Singkat cerita tampilah Duo Singa di Muara Bungo, ibukota Kabupaten Bungo. Acara di sana pun berlangsung lancar. Pelantun tembang Goyang Ngangkang ini pun beraksi di hadapan masyarakat kota Muara Bungo dan sekitarnya yang menghadiri acara peringatan HUT kabupaten mereka.

Persoalan mulai muncul saat pihak Beriswan Basir Chaniago alias Iwan Chaniago EO lari dari kenyataan. Mereka tak membayar sisa honor untuk Duo Singa sesuai kesepakatan awal yang tertera dalam surat perjanjian. Iwan menurut Meta malah buang badan saat ditagih sisa honor. “Mereka lempar tanggung jawab dengan mengatakan kalau pihak Pak Bupati yang bayar. Setelah kami datang ke pihak Bupati mereka lempar lagi kalau pihak lain yaitu Deperindag Kabupaten Bungo yang akan membayar. Saat kami ke sana mereka juga mengelak. Kami seperti dipingpong kalau begitu,” keluh Meta.

2. Bariswan Basir Chaniago

Meta mengaku amat kecewa dengan perilaku Bariswan Basir Chaniago selaku EO yang sudah buang badan dalam perkara ini. “Mereka itu cuma bayar DP doang yang Rp 2 juta. Sisanya sampai sekarang belum dilunasi. Terus terang kami amat kecewa. Ini penipuan terhadap pekerja seni seperti kami,” katanya.

Merasa ditipu mentah-mentah Duo Singa kemudian membawa persoalan ini ke ranah hukum. Meta Chamela didampingi kuasa hukumnya Pitra Ramadoni Nasution melaporkan Iwan Chaniago selalu EO yang mengundang mereka ke Bareskrim Mabes Polri Jakarta dengan laporan bernomor LP: B/1430/XI/2018/Bareskrim tertanggal 5 November 2018. “Setelah berkonsultasi dengan pengacara akhirnya kami sepakat menyelesaikan masalah ini secara hukum saja. Soalnya dari pihak EO sama sekali tidak ada itikad baik untuk menyelesaikan persoalan ini. Coba kalau mereka bayar setelah show sesuai kontrak, tak ada masalah kan,” lanjut Meta.

3. No comment

Sementara itu dihubungi secara terpisah Iwan Chaniago tak mau memberikan penjelasan soal kerjasama dirinya dengan Duo Singa untuk tampil di acara ultah Kabupaten Bungo. “Apa itu Meta saya tidak ada urusan dengan dia,” katanya di ujung telepon. Sedetik kemudian Iwan pun menutup teleponnya. Ketika coba dihubungi kembali teleponnya tak diaktifkan. Begitu juga dengan dua nomor telpon yang biasa dia gunakan untuk berkomunikasi dengan Meta tak satu pun yang diaktifkan.

Meta mengaku pihaknya rugi ratusan juta rupiah dari kasus ini. “Sekarang persoalan sudah di ranah hukum. Kita percayakan kepada penegak hukum untuk melakukan menangkap pelaku. Mereka sudah melakukan tindak pidana penipuan terhadap klien saya,” tandas Pitra Ramadoni Nasution.

Sejatinya tak banyak yang diharapkan dari Meta Chamela dan juga pekerja seni lainnya. Mereka hanya ingin apa yang dilakukannya mendapat apresiasi yang wajar. Bukan malah sebaliknya, ditipu dan honornya tak dibayarkan.

(Reporter: Edy Suherly)


REKOMENDASI
TRENDING