Cara Membersihkan Karpet di Rumah agar Bersih, Wangi, dan Awet
cara membersihkan karpet di rumah (h)
Kapanlagi.com - Karpet yang kotor menyimpan debu, tungau, dan bau tak sedap di sela seratnya. Cara membersihkan karpet di rumah sebenarnya sederhana, cukup andalkan vacuum cleaner, baking soda, dan cuka putih.
Mulailah dengan menyedot debu, angkat noda memakai larutan pembersih, lalu keringkan sampai benar-benar kering. Dengan langkah rutin, cara membersihkan karpet di rumah ini menjaga karpet tetap segar tanpa perlu ke laundry.
Karpet yang jarang dirawat mudah menjadi tempat menumpuknya debu dan alergen yang berpotensi memicu gangguan pernapasan. Karena itu, pembersihan yang benar tidak hanya menyegarkan tampilan, tetapi juga memperpanjang usia pakai karpet.
Advertisement
1. Cara Membersihkan Karpet di Rumah dengan Vacuum Cleaner
Langkah paling dasar dari cara membersihkan karpet di rumah adalah menyedot debu secara menyeluruh. Penyedotan rutin mengangkat debu, remah, dan bulu hewan sebelum kotoran tertekan makin dalam ke serat, sekaligus mempersiapkan karpet sebelum pembersihan lebih lanjut.
Berdasarkan panduan Bissell, para ahli menyarankan menyedot karpet minimal sekali seminggu untuk menekan penumpukan partikel sekaligus menjaga tampilan tetap segar. Kenali pula bahan karpet Anda, baik wol, nilon, maupun poliester, sebab tiap bahan bisa memerlukan penanganan berbeda.
Angkat furnitur dan benda kecil: Pindahkan kursi, meja ringan, dan benda kecil dari permukaan karpet agar seluruh area bisa dijangkau tanpa terlewat.
Atur ketinggian kepala vacuum: Sesuaikan dengan jenis bulu karpet. Terlalu rendah dapat merusak serat, sedangkan terlalu tinggi mengurangi daya hisap. Terapkan cara menggunakan vacuum cleaner yang tepat sesuai permukaan.
Sedot dengan gerakan perlahan: Jalankan vacuum secara metodis dengan pola maju-mundur, bukan sekali lewat, agar debu di dalam serat benar-benar terangkat.
Bersihkan pinggir dan sudut: Gunakan crevice tool untuk menjangkau tepi dinding dan sudut sempit tempat debu serta bulu hewan sering menumpuk.
Ulangi beberapa kali: Lewati area yang sering diinjak dua sampai tiga kali agar hasilnya bersih maksimal, terutama sebelum melakukan pembersihan mendalam.
2. Cara Membersihkan Noda dan Bau Karpet dengan Bahan Alami
Selain menyedot debu, cara membersihkan karpet di rumah juga mencakup penanganan noda dan bau memakai bahan yang mudah ditemukan di dapur. Baking soda ampuh menetralkan bau, sementara larutan cuka putih efektif melarutkan kotoran pada noda ringan.
Sebelum mengaplikasikan larutan apa pun ke seluruh permukaan, uji dulu pada area kecil yang tersembunyi untuk memastikan warna karpet tidak luntur. Untuk noda membandel, sebagian orang menambahkan hidrogen peroksida atau air soda, tetapi tetap mulai dari takaran paling ringan.
Rhonda Wilson, pembersih profesional di FreshSpace Cleaning, dikutip dari The Spruce, mengatakan, "Semakin cepat Anda menanganinya, semakin besar peluang Anda menghindari noda permanen."
Blot tumpahan segera: Tepuk-tepuk area tumpahan dengan kain putih bersih dari arah luar ke tengah. Jangan digosok karena hanya menyebarkan noda dan merusak serat.
Taburkan baking soda untuk bau: Sebarkan baking soda merata, diamkan 30 menit hingga semalaman, lalu sedot kembali dengan vacuum cleaner untuk mengangkat bau yang terperangkap.
Semprot larutan cuka putih: Campur satu bagian cuka putih dengan tiga bagian air hangat, semprotkan pada noda, diamkan 5-10 menit, kemudian tepuk dengan kain lembap. Bahan alami seperti sitrun atau asam sitrat juga bisa menjadi alternatif.
Atasi noda berminyak: Taburkan tepung maizena agar minyak terserap, lalu bersihkan dengan campuran air hangat dan sabun cuci piring cair yang lembut.
Bilas dan keringkan: Usap area dengan kain yang dibasahi air bersih untuk mengangkat sisa larutan, lalu keringkan menyeluruh agar tidak menimbulkan bau apek.
Baca juga: Panduan Baking Soda untuk Mengatasi Noda Membandel
Baca juga: Cara Menggunakan Sodium Percarbonate untuk Noda
Baca juga: Cara Mengangkat Noda dan Mengembalikan Kecerahan Kain
3. Cara Mencuci Karpet Secara Menyeluruh di Rumah
Ketika karpet sudah kusam atau berbau, cara membersihkan karpet di rumah yang paling tuntas adalah mencucinya secara menyeluruh. Metode ini menggabungkan sampo khusus, penyikatan lembut, dan pengeringan yang benar agar serat tidak rusak.
Mengutip Home Depot, terdapat tiga pendekatan utama, yaitu spot cleaning untuk membersihkan noda tertentu, wet cleaning memakai mesin atau sampo dengan air, serta dry cleaning yang mengandalkan bahan kering untuk mengangkat kotoran. Pilih metode sesuai tingkat kekotoran karpet Anda.
Sedot debu lebih dulu: Menyiram karpet berdebu justru membuat kotoran menempel dan sulit hilang, jadi bersihkan permukaan dengan vacuum cleaner sebelum dibasahi. Simak cara mencuci karpet yang benar dari awal.
Gantung atau siapkan area: Bentangkan karpet pada tali kuat atau gantungan agar air mengalir optimal dan kotoran mudah terbilas.
Larutkan sampo khusus karpet: Campur sampo karpet dengan air hangat sesuai petunjuk. Hindari deterjen keras yang membuat warna cepat pudar dan serat rusak.
Sikat dengan lembut: Gunakan sikat berbulu halus dengan gerakan memutar. Untuk karpet berbahan bulu, sikat perlahan agar bulu tidak rontok.
Bilas beberapa kali: Bilas sampai tidak ada busa tersisa, karena sisa sabun akan membuat karpet lengket dan berbau setelah kering.
Keringkan sampai tuntas: Jemur di tempat teduh berangin, atau gunakan kipas dan dehumidifier. Hindari membasahi karpet berlebihan agar pengeringan tidak lama. Jaga pula kelembapan ruangan agar jamur tidak tumbuh.
Baca juga: Cara Menghilangkan Bau Apek di Rumah
Baca juga: Cara Menghilangkan Jamur Hitam yang Aman dan Efektif
4. Tips Merawat Karpet agar Tetap Bersih Lebih Lama
Membersihkan karpet akan lebih ringan jika kotoran dicegah sejak awal. Kebiasaan kecil setiap hari sangat berpengaruh pada kebersihan karpet, sama seperti upaya menjaga kebersihan lingkungan rumah secara menyeluruh.
Dua pembersih profesional yang diwawancarai The Spruce membagikan kebiasaan mereka. Joy Ramos, operations manager di Bear Brothers Cleaning, mengatakan, "Butuh sedikit usaha, tetapi jadwal pembersihan yang konsisten akan membantu menjaga karpet tetap dalam kondisi baik." Rhonda Wilson menambahkan, "Saya memelihara kucing, yang berarti saya harus meningkatkan intensitas menyedot debu menjadi dua kali seminggu."
Letakkan keset di pintu masuk: Keset menangkap debu dan kelembapan dari luar, dan jauh lebih mudah dibersihkan daripada seluruh permukaan karpet.
Biasakan lepas sepatu: Jadikan rumah area bebas sepatu. Wilson mengingatkan, "Kotoran dari luar akan terbawa langsung ke dalam rumah jika Anda membiarkan sepatu masuk."
Segera bersihkan tumpahan: Semakin cepat ditangani, semakin kecil peluang noda meresap dan menetap permanen di serat.
Ubah tata letak furnitur: Ramos menyarankan menggeser posisi perabot secara berkala. Ia menjelaskan, "Selain memberikan tampilan karpet yang lebih bersih dan merata, cara ini dapat membantu menghindari keausan lantai yang tidak rata."
Gunakan pelindung karpet: Pasang alas pelindung di area lalu lintas tinggi atau di bawah furnitur berat agar serat tidak cepat gepeng.
Sedot debu secara rutin: Jadwal mingguan sudah cukup untuk area biasa, sedangkan area padat atau rumah dengan hewan peliharaan perlu lebih sering.
Hindari sinar matahari berlebih: Paparan sinar langsung yang terus-menerus membuat warna karpet memudar, jadi gunakan tirai saat matahari terik.
Baca juga: Cara Menjaga Aroma Kain Tetap Segar
Baca juga: Cara Menggunakan Kamper agar Ruangan Wangi
Baca juga: Cara Mencuci Sprei dengan Baking Soda
Baca juga: Cara Mengatasi Kerak Setrika dengan Bahan Rumahan
Baca juga: Cara Menggunakan Pewangi agar Wangi Tahan Lama
Baca juga: Cara Menata dan Membersihkan Rumah Menjelang Momen Spesial
Menerapkan cara membersihkan karpet di rumah secara konsisten membuat serat tetap lembut, warna terjaga, dan udara ruangan lebih sehat. Mulai dari menyedot debu, mengangkat noda dengan bahan alami, hingga mencuci menyeluruh, semuanya bisa dilakukan sendiri dengan alat sederhana yang ada di rumah.
5. Pertanyaan dan Jawaban Seputar Membersihkan Karpet di Rumah
Apa yang bisa digunakan untuk membersihkan karpet di rumah?
Anda bisa memakai vacuum cleaner untuk mengangkat debu, baking soda untuk menetralkan bau, larutan cuka putih dan air untuk noda ringan, serta sampo khusus karpet untuk pembersihan menyeluruh. Kain mikrofiber putih juga berguna untuk menepuk dan mengangkat tumpahan.
Bagaimana cara membersihkan karpet tanpa harus dicuci?
Sedot debu terlebih dahulu, lalu taburkan baking soda dan diamkan beberapa saat sebelum disedot kembali untuk menghilangkan bau. Untuk noda ringan, semprotkan larutan cuka lalu tepuk dengan kain lembap tanpa perlu membasahi seluruh karpet.
Berapa kali karpet sebaiknya dibersihkan?
Sedot debu minimal seminggu sekali, dan lebih sering jika ada anak kecil atau hewan peliharaan. Untuk pembersihan mendalam, lakukan sekitar dua kali setahun, sementara tumpahan sebaiknya langsung dibersihkan begitu terjadi.
Daftar Referensi
- The Spruce. We Asked Pro Cleaners How They Really Keep Carpets Clean, and They Shared 6 Easy Tips. Diakses pada 28 Juli 2026, dari https://www.aol.com/asked-pro-cleaners-really-keep-200400239.html
- The Home Depot. How to Clean Carpet Like a Pro: Expert Tips. Diakses pada 28 Juli 2026, dari https://www.homedepot.com/c/ah/how-to-clean-carpet/9ba683603be9fa5395fab9038a03c4a
- Bissell. How to Clean Carpets Step-by-Step. Diakses pada 28 Juli 2026, dari https://www.bissell.com/en-us/blog/how-to-clean-carpets-step-by-step/
(kpl/ums)
Advertisement
D Academy 8
-
Dangdut Indonesia Potret Coach Selfi Yamma Bak Putri Kerajaan di MV 'Sampaikan Rindu'
-
Ulang Tahun Selebritis Lesti Kejora Ulang Tahun ke-27, Dirayakan Bareng Suami & Sahabat
