Cara Membuat Pancake Fluffy yang Lembut, Tebal, dan Mengembang Sempurna
cara membuat pancake fluffy (h)
Kapanlagi.com - Cara membuat pancake fluffy tidaklah sulit selama kamu paham teknik mencampur adonan dan mengatur suhu wajan dengan benar. Kunci utamanya ada pada penanganan putih telur, kesegaran bahan pengembang, serta penggunaan api kecil yang stabil saat memasak.
Kesalahan paling umum saat membuat pancake adalah mengaduk adonan terlalu lama sehingga gluten terbentuk berlebihan dan membuat teksturnya keras. Setelah menguasai cara membuat pancake fluffy secara tepat, kamu bisa menyajikan hidangan sarapan pagi setara kafe langsung dari dapur sendiri.
Dilansir dari Good Housekeeping, Food Scientist Brittany Towers Lewis menyatakan, "Sedikit gluten memang penting, tetapi kita tidak ingin membentuk terlalu banyak gluten dalam pancake."
Advertisement
1. 1. Cara Membuat Pancake Fluffy Klasik yang Lembut
Resep pancake fluffy klasik menggunakan bahan-bahan dasar yang tersedia di hampir semua dapur. Cara membuat pancake fluffy versi ini sangat cocok untuk pemula karena langkah-langkahnya sederhana namun tetap menghasilkan tekstur lembut dan mengembang. Kunci suksesnya terletak pada kesegaran baking powder serta teknik mengaduk yang minimal agar tidak terlalu banyak gluten terbentuk.
Bahan yang dibutuhkan: 200 gram tepung terigu serbaguna, 2 sdm gula pasir, 2 sdt baking powder, 1/2 sdt baking soda, 1/2 sdt garam, 2 butir telur (suhu ruangan), 250 ml susu cair full cream, 4 sdm mentega cair (sudah didinginkan), dan 1 sdt ekstrak vanila.
Campurkan bahan kering secara terpisah: Dalam mangkuk besar, masukkan tepung terigu yang sudah diayak bersama gula pasir, baking powder, baking soda, dan garam. Aduk ringan menggunakan whisk agar semua bahan kering tercampur merata. Mengayak tepung terlebih dahulu membantu mendistribusikan bahan pengembang secara seragam ke seluruh adonan.
Siapkan campuran bahan basah: Di mangkuk terpisah, kocok lepas telur lalu tambahkan susu cair, mentega cair, dan ekstrak vanila. Aduk hingga semua bahan basah menyatu sempurna. Pastikan semua bahan bersuhu ruangan karena bahan dingin dapat menghasilkan pancake yang tidak mengembang optimal.
Gabungkan bahan basah ke bahan kering: Tuangkan campuran bahan basah ke tengah mangkuk berisi bahan kering. Aduk perlahan menggunakan spatula atau whisk dengan gerakan memutar hanya sampai adonan tercampur — sekitar 10 hingga 15 lipatan saja sudah cukup. Biarkan beberapa gumpalan kecil tetap ada karena mengaduk berlebihan akan membuat pancake padat dan keras.
Istirahatkan adonan selama 10 menit: Berdasarkan panduan dari Bob's Red Mill, mengistirahatkan adonan merupakan langkah penting untuk mencapai tekstur fluffy yang maksimal. Diamkan adonan dalam mangkuk tanpa diaduk lagi. Selama jeda ini, bahan pengembang mulai bekerja membentuk gelembung udara dan butiran tepung menyerap kelembapan cairan secara merata.
Panaskan wajan anti lengket: Letakkan wajan di atas kompor dengan api sedang-kecil. Olesi tipis permukaannya dengan mentega menggunakan kuas. Untuk menguji kesiapan wajan, percikkan sedikit air ke atasnya — jika langsung berdesis dan menguap dengan cepat, wajan sudah siap digunakan.
Tuang dan masak adonan: Ambil sekitar 1/4 cangkir adonan menggunakan sendok takar lalu tuangkan ke tengah wajan dari satu titik agar bentuk bulatannya rapi. Biarkan pancake memasak tanpa disentuh selama 2-3 menit atau sampai muncul gelembung-gelembung udara di permukaan dan bagian tepi mulai mengering. Jangan pernah menekan pancake dengan spatula karena akan menghilangkan rongga udara di dalamnya.
Balik pancake dan masak sisi sebaliknya: Gunakan spatula tipis untuk membalik pancake dengan satu gerakan cepat dan lembut. Masak sisi kedua hanya selama 1-2 menit sampai berwarna keemasan. Balik pancake hanya satu kali saja untuk hasil terbaik.
Sajikan segera dengan topping pilihan: Angkat pancake dan tata di atas piring saji. Tambahkan topping sesuai selera seperti sirup maple, madu, potongan buah segar, whipped cream, atau taburan gula halus. Pancake paling nikmat dinikmati dalam kondisi hangat, jadi sajikan segera setelah matang.
2. 2. Cara Membuat Pancake Fluffy Souffle ala Jepang
Pancake souffle ala Jepang dikenal dengan teksturnya yang sangat tebal, lembut seperti awan, dan tampilan jiggly saat digoyang. Resep ini mengandalkan meringue dari putih telur yang dikocok kaku, lalu dilipat perlahan ke dalam adonan dasar. Teknik inilah yang menjadikan pancake Jepang jauh lebih tinggi dan ringan dibanding pancake klasik. Cara membuat pancake fluffy versi souffle memang memerlukan sedikit lebih banyak kesabaran, tetapi hasilnya sangat sepadan.
Sebagaimana dikutip dari Food52, Rose Levy Beranbaum — penulis buku The Baking Bible — menyatakan, "Menambahkan putih telur di akhir memberikan lebih banyak dukungan struktur — ini adalah teknik yang digunakan dalam soufflé."
Bahan yang dibutuhkan: 2 butir telur besar (pisahkan kuning dan putih), 1 1/2 sdm susu cair full cream, 1/4 sdt ekstrak vanila, 35 gram tepung protein rendah (cake flour), 1/2 sdt baking powder, 2 sdm gula pasir, sedikit minyak netral untuk wajan, dan 2 sdm air untuk proses pengukusan.
Pisahkan putih dan kuning telur: Pisahkan telur dengan hati-hati. Pastikan tidak ada setetes pun kuning telur yang tercampur ke dalam putih telur karena lemak dari kuning telur akan menghambat proses pengocokan meringue. Masukkan putih telur ke dalam freezer selama 15 menit agar lebih mudah dikocok menjadi meringue yang stabil dan kokoh.
Buat adonan kuning telur: Kocok kuning telur bersama susu cair dan ekstrak vanila menggunakan whisk hingga adonan berbusa ringan dan berwarna pucat. Ayak tepung protein rendah dan baking powder langsung ke dalam campuran ini, lalu aduk perlahan dengan gerakan melingkar hingga tercampur rata. Jangan mengaduk berlebihan agar tekstur pancake tetap lembut.
Kocok putih telur menjadi meringue: Keluarkan putih telur dari freezer. Kocok menggunakan hand mixer dengan kecepatan rendah hingga berbusa, lalu naikkan ke kecepatan sedang. Tambahkan gula pasir secara bertahap dalam tiga kali penambahan sambil terus mengocok. Lanjutkan hingga terbentuk stiff peak, yaitu ketika putih telur berdiri tegak dengan ujung sedikit melengkung dan tampilannya mengkilap. Berhati-hatilah agar tidak mengocok terlalu lama karena meringue yang terlalu kaku justru sulit dilipat dan akan menjadi kasar.
Lipat meringue ke dalam adonan secara bertahap: Ambil sepertiga meringue dan masukkan ke adonan kuning telur, aduk rata untuk melembutkan konsistensi adonan dasar. Kemudian tuangkan campuran ini kembali ke sisa meringue dan lipat (fold) dengan whisk menggunakan gerakan dari bawah ke atas. Berhenti segera begitu tidak terlihat garis putih — jangan mengaduk lebih lanjut demi menjaga gelembung udara tetap utuh.
Masak dengan api paling kecil dan tutup wajan: Panaskan wajan anti lengket di atas api paling kecil hingga mencapai suhu sekitar 150°C. Olesi tipis permukaan dengan minyak netral lalu bersihkan kelebihannya dengan tisu. Sendokkan adonan ke wajan membentuk gundukan tinggi, bukan disebarkan. Tuangkan 1 sdm air ke sisi wajan yang kosong, tutup, dan masak selama 6-7 menit agar uap membantu pancake mengembang merata dari segala sisi.
Tumpuk adonan untuk menambah ketinggian: Setelah 2 menit, buka tutup wajan dan tambahkan satu sendok adonan lagi ke atas setiap gundukan pancake untuk membangun ketinggian. Jika air sudah menguap, tambahkan sedikit percikan air ke sisi wajan. Tutup kembali dan lanjutkan memasak sampai waktu yang ditentukan.
Balik dengan gerakan rolling: Gunakan spatula offset untuk mengangkat pancake perlahan. Geser sedikit ke samping untuk memberi ruang, lalu gulingkan (rolling motion) pancake untuk membaliknya. Jika pancake masih menempel, tunggu satu menit lagi sebelum mencoba. Tambahkan 1 sdm air, tutup kembali, dan masak sisi sebaliknya selama 4-5 menit hingga berwarna keemasan.
Sajikan segera: Angkat pancake ke piring saji langsung setelah matang. Taburi gula halus (confectioners' sugar), tambahkan buah segar seperti stroberi atau blueberry, serta whipped cream sesuai selera. Souffle pancake sebaiknya langsung dimakan karena teksturnya akan menyusut seiring waktu. Sajian ini juga lezat ditemani matcha latte atau es kopi susu kekinian.
Baca juga: 7 Resep Snack Jepang yang Bisa Dibuat Sendiri di Rumah
3. 3. Cara Membuat Pancake Fluffy dengan Buttermilk
Buttermilk merupakan senjata rahasia untuk menghasilkan pancake yang ekstra lembut dan beraroma harum khas. Reaksi asam dari buttermilk dengan baking soda menciptakan gelembung karbon dioksida lebih banyak, sehingga pancake menjadi jauh lebih ringan dan mengembang dibandingkan versi yang hanya menggunakan susu biasa. Jika tidak memiliki buttermilk, kamu bisa dengan mudah membuatnya sendiri dari susu cair dan perasan jeruk lemon. Cara membuat pancake fluffy dengan buttermilk ini menjadi favorit banyak rumah tangga di Amerika karena hasilnya yang konsisten sempurna.
Bahan yang dibutuhkan: 220 gram tepung terigu serbaguna, 2 sdt baking powder, 1 sdt baking soda, 1/2 sdt garam, 3 sdm gula pasir, 300 ml buttermilk suhu ruangan (atau susu cair ditambah 2 sdm air jeruk lemon, diamkan 15 menit), 2 butir telur, 4 sdm mentega tawar cair, dan 1 sdt ekstrak vanila.
Siapkan buttermilk buatan jika diperlukan: Campurkan 300 ml susu cair dengan 2 sdm air perasan jeruk lemon atau cuka putih. Aduk sebentar lalu diamkan selama 15 menit hingga susu terlihat menggumpal dan sedikit menebal. Ini menandakan reaksi asam sudah berjalan dan buttermilk buatan siap dipakai. Pastikan buttermilk yang digunakan bersuhu ruangan agar mentega cair di dalam adonan tidak mengeras kembali.
Campur bahan kering dalam satu mangkuk: Masukkan tepung terigu yang telah diayak, baking powder, baking soda, garam, dan gula pasir ke dalam mangkuk besar. Aduk ringan menggunakan whisk hingga semuanya terdistribusi merata. Pastikan baking powder dan baking soda masih aktif dan belum kedaluwarsa.
Pisahkan telur dan siapkan bahan basah: Pisahkan kuning dan putih telur. Kocok kuning telur bersama buttermilk, mentega cair, dan ekstrak vanila hingga tercampur rata. Di wadah lain yang bersih dan kering, kocok putih telur dengan mixer hingga berbusa lembut (soft peak). Teknik memisahkan telur ini memberikan tambahan udara yang signifikan pada pancake.
Gabungkan adonan secara bertahap: Tuangkan campuran bahan basah ke mangkuk bahan kering, aduk perlahan hanya sampai tercampur — tetap biarkan ada sedikit gumpalan. Selanjutnya, masukkan putih telur yang sudah dikocok ke dalam adonan secara bertahap dalam tiga bagian. Lipat perlahan dengan spatula agar udara yang sudah terperangkap tidak hilang.
Istirahatkan adonan dan panaskan wajan: Diamkan adonan selama 5-10 menit. Sementara itu, panaskan wajan anti lengket atau griddle dengan api sedang-kecil dan olesi tipis dengan mentega. Proses mengistirahatkan adonan memungkinkan tepung menyerap cairan secara merata dan bahan pengembang membentuk gelembung awal.
Masak pancake satu per satu: Tuang sekitar 1/4 cangkir adonan ke wajan yang sudah siap. Masak tanpa disentuh hingga gelembung udara muncul di seluruh permukaan dan bagian tepi tampak mulai mengering, sekitar 2-3 menit. Balik dengan satu gerakan cepat menggunakan spatula tipis, lalu masak sisi kedua 1-2 menit lagi sampai keemasan.
Jaga pancake tetap hangat saat memasak sisa adonan: Letakkan pancake yang sudah matang di dalam oven bersuhu rendah sekitar 90°C agar tetap hangat sementara kamu memasak sisa adonan. Dengan cara ini, seluruh tumpukan pancake masih terasa hangat dan lembut saat disajikan bersamaan di atas piring.
Sajikan dengan topping favorit: Tata pancake dalam tumpukan di atas piring. Pancake buttermilk ini sangat cocok disajikan dengan sirup maple, madu, mentega segar, atau potongan buah-buahan seperti pisang, blueberry, dan stroberi. Kamu juga bisa bereksperimen dengan topping seperti cream cheese, selai kacang, atau cokelat leleh.
Baca juga: Cara Buat Roti Pisang yang Lembut dan Empuk
4. Tips dan Rahasia agar Pancake Selalu Fluffy Sempurna
Selain mengikuti resep dengan tepat, ada sejumlah rahasia penting yang perlu kamu ketahui agar pancake fluffy berhasil setiap saat. Mengacu pada penjelasan Australian Academy of Science, gluten berfungsi menahan gelembung gas CO₂ di dalam adonan, tetapi jika adonan diaduk berlebihan, gluten yang terbentuk terlalu banyak justru membuat pancake keras dan kenyal. Memahami prinsip-prinsip ini akan membantu kamu menghindari kesalahan umum dalam cara membuat pancake fluffy.
JC Ricks, koki eksekutif di Dandelion Cafe, dikutip dari AllRecipes menjelaskan bahwa kelembutan terutama berasal dari jumlah gelembung dalam adonan yang dihasilkan melalui dua tahap selama proses pembuatan pancake. Tahap pertama terjadi saat bahan pengembang bertemu cairan, dan tahap kedua ketika adonan terkena panas di atas wajan.
Jangan pernah mengaduk adonan berlebihan — Peter Som, kreator kuliner dan penulis buku masak, dikutip dari AllRecipes menyatakan, "Mengaduk berlebihan adalah salah satu kesalahan pancake paling umum, dan tidak ada yang menginginkan pancake yang keras dan padat!" Sebagai panduan, cukup aduk 10-15 kali lipatan saja hingga bahan basah dan kering tercampur. Beberapa gumpalan kecil dalam adonan justru menandakan bahwa kamu melakukannya dengan benar.
Gunakan baking powder yang masih aktif — Baking powder yang sudah terlalu lama terbuka atau melewati tanggal kedaluwarsa tidak akan memberikan daya angkat yang memadai. Uji kesegaran baking powder dengan mencampurkan sedikit ke air panas — jika langsung berbusa aktif, artinya masih layak pakai. Seperti halnya saat membuat bolu kukus, bahan pengembang yang segar sangat menentukan keberhasilan adonan mengembang.
Pastikan semua bahan bersuhu ruangan — Telur dan susu yang langsung diambil dari kulkas dapat menurunkan suhu adonan secara drastis dan menghambat reaksi bahan pengembang. Keluarkan semua bahan dari kulkas setidaknya 30 menit sebelum mulai memasak agar mereka mencapai suhu ruangan.
Gunakan kombinasi baking powder dan baking soda — Kebanyakan resep pancake fluffy mengandalkan double-acting baking powder yang menciptakan dua tahap pengembangan: pertama saat dicampur dengan cairan, dan kedua saat dipanaskan. Menambahkan sedikit baking soda sebagai pelengkap akan memberikan daya angkat ekstra, terutama jika adonanmu mengandung bahan asam seperti buttermilk atau yoghurt.
Masak dengan api sedang-kecil yang stabil — Api terlalu besar akan membuat permukaan pancake gosong sementara bagian dalamnya masih mentah dan basah. Gunakan api sedang-kecil dan biarkan pancake memasak perlahan agar matang sempurna hingga ke tengah. Untuk pancake souffle ala Jepang, api paling kecil bahkan wajib digunakan.
Tunggu gelembung muncul sebelum membalik — Jangan terburu-buru membalik pancake berdasarkan hitungan waktu saja. Pancake memberikan tanda visual saat sudah siap dibalik, yaitu ketika gelembung udara mulai bermunculan di seluruh permukaan dan bagian bawah berubah menjadi keemasan, biasanya setelah sekitar 2-3 menit.
Hindari menekan pancake dengan spatula — Kebiasaan menekan pancake di atas wajan akan menghancurkan struktur gelembung udara yang sudah terbentuk di dalamnya. Akibatnya, pancake menjadi padat dan bantat, bukan ringan dan fluffy. Biarkan pancake memasak tanpa tekanan fisik sama sekali.
Istirahatkan adonan sebelum memasak — Memberikan jeda 5-10 menit pada adonan sebelum dituang ke wajan memungkinkan tepung menyerap cairan secara lebih merata. Selama waktu istirahat ini, bahan pengembang juga mulai bekerja membentuk gelembung udara awal yang akan semakin mengembang saat terkena panas.
Ukur adonan secara konsisten — Gunakan sendok takar atau ice cream scoop untuk menuang adonan agar setiap pancake berukuran seragam. Pancake berukuran sama akan matang pada waktu yang sama pula, sehingga kamu tidak perlu khawatir ada yang gosong sementara yang lain masih mentah.
Beragam prinsip dasar pengembangan adonan ini juga berlaku saat membuat kue-kue Jepang atau bomboloni. Bahkan teknik melipat putih telur ke dalam adonan bisa kamu terapkan saat membuat berbagai dessert dan cemilan unik lainnya di rumah. Selain pancake, Korean pancake dengan versi gurih juga bisa menjadi variasi yang menyenangkan untuk dicoba.
5. Pertanyaan dan Jawaban Seputar Pancake Fluffy
Mengapa pancake saya selalu kempes dan tidak fluffy?
Penyebab paling umum pancake kempes adalah mengaduk adonan terlalu lama (overmixing), menggunakan baking powder yang sudah kedaluwarsa, atau memasak dengan api yang terlalu besar. Pastikan adonan masih sedikit bergumpal saat selesai diaduk dan gunakan api kecil hingga sedang agar pancake matang merata dari dalam tanpa kolaps. Khusus untuk souffle pancake, pastikan juga putih telur dikocok hingga stiff peak dan dilipat dengan sangat lembut agar udara tidak terbuang.
Apakah bisa membuat pancake fluffy tanpa mixer?
Untuk resep pancake klasik dan buttermilk, kamu bisa mencampurkan semua bahan secara manual menggunakan whisk atau garpu tanpa bantuan mixer sama sekali. Namun, untuk pancake souffle ala Jepang, penggunaan hand mixer atau stand mixer sangat disarankan karena putih telur perlu dikocok hingga stiff peak untuk membentuk meringue yang stabil. Tanpa mixer, proses ini akan sangat memakan waktu dan hasilnya kurang maksimal.
Berapa lama pancake fluffy bisa disimpan?
Pancake fluffy paling nikmat disajikan segera setelah matang. Namun, jika ada sisa, simpan dalam wadah kedap udara di lemari pendingin dan konsumsi dalam waktu maksimal 2 hari. Untuk menghangatkan kembali, gunakan wajan anti lengket dengan api kecil dan tutup, atau panaskan sebentar di microwave. Khusus pancake souffle, penyimpanan tidak terlalu disarankan karena teksturnya yang sangat lembut dan ringan akan menyusut secara signifikan setelah dingin. Berbeda dengan kue tradisional Indonesia yang umumnya tahan lebih lama, pancake souffle memang dirancang untuk dinikmati saat itu juga.
Daftar Referensi
- Food52. A Trick to Make Any Pancakes Fluffier. Diakses pada 19 Juni 2026, dari https://food52.com/story/18744-a-trick-to-make-any-pancakes-fluffier
- Good Housekeeping (via AOL). The Unexpected Secret Ingredient to Making Perfectly Fluffy Pancakes. Diakses pada 19 Juni 2026, dari https://www.aol.com/unexpected-secret-ingredient-making-perfectly-100200432.html
- Australian Academy of Science. The Science of a Fluffy Pancake. Diakses pada 19 Juni 2026, dari https://www.science.org.au/curious/people-medicine/science-fluffy-pancake
- Bob's Red Mill. The Secret to Fluffier Pancakes: Everything You Need to Know. Diakses pada 19 Juni 2026, dari https://www.bobsredmill.com/articles/the-secret-to-fluffier-pancakes-everything-you-need-to-know
- AllRecipes (via AOL). I Asked 4 Chefs for Their Secret to Fluffy Pancakes. Diakses pada 19 Juni 2026, dari https://aol.com/asked-4-chefs-secret-fluffy-100000201.html
(kpl/fed)
Advertisement
D Academy 8
-
Kompetisi Dangdut Nassar Mengira Bhita dan Syafiq Dangdut Academy 8 Pacaran