Cara Menggunakan Kahoot untuk Kuis Interaktif, Panduan Lengkap dari Daftar hingga Analisis Hasil

Cara Menggunakan Kahoot untuk Kuis Interaktif, Panduan Lengkap dari Daftar hingga Analisis Hasil
9. Cara Menggunakan Mode Self-Study di Aplikasi Kahoot (Ilustrasi AI)

Kapanlagi.com - Kahoot merupakan platform pembelajaran berbasis permainan yang memungkinkan pendidik membuat kuis interaktif untuk mengevaluasi pemahaman peserta didik secara menyenangkan. Kahoot adalah platform berbasis permainan yang populer dan memungkinkan pengguna membuat serta menyelenggarakan kuis, survei, dan diskusi.

Memahami cara menggunakan Kahoot untuk kuis menjadi kebutuhan penting bagi para pendidik di era digital. Para pendidik umumnya memanfaatkan Kahoot untuk menilai pemahaman di akhir sesi kelas terhadap materi yang baru diajarkan, serta melacak kemajuan dan partisipasi siswa dengan cara yang menyenangkan.

Platform ini dapat diakses melalui website resmi maupun aplikasi mobile, sehingga fleksibel digunakan di berbagai situasi pembelajaran. Cara menggunakan Kahoot untuk kuis tergolong mudah dipelajari bahkan oleh pemula yang baru mengenal dunia edukasi digital.

Kahoot dirancang pada tahun 2013 oleh Profesor Alf Inge Wang di Norwegian University of Science and Technology, dengan tujuan menciptakan lingkungan pendidikan yang menyenangkan dan fungsional. Alex Remen, VP Produk Kahoot!, pernah menyatakan, "Di Kahoot!, kami ingin semua siswa memiliki alat untuk memulai kelas baru mereka dengan percaya diri dan mencapai kesuksesan akademis."

1. 1. Cara Mendaftar Akun Kahoot untuk Membuat Kuis

(c) Ilustrasi AI

Langkah paling awal dalam cara menggunakan Kahoot untuk kuis adalah membuat akun di platform tersebut. Sebelum mulai membuat kuis, pengguna perlu membuat akun Kahoot terlebih dahulu karena platform ini menawarkan paket gratis maupun premium, dan paket gratis sudah menyediakan fungsionalitas yang memadai untuk pembuatan kuis dasar.

  1. Kunjungi situs resmi Kahoot: Buka browser di komputer atau perangkat mobile, lalu akses alamat kahoot.com. Versi gratis Kahoot memiliki batas 40 pemain per permainan dan fungsi yang lebih sedikit, namun sudah cukup untuk keperluan dasar. Pengguna dapat mendaftar secara gratis di Kahoot.com.

  2. Klik tombol Sign Up: Temukan tombol pendaftaran di pojok kanan atas halaman, lalu pilih kategori pengguna yang sesuai. Tersedia pilihan Teacher, Student, Personal, dan Professional.

  3. Isi informasi akun: Masukkan alamat email dan buat password, atau gunakan opsi pendaftaran cepat melalui akun Google maupun Microsoft untuk memudahkan proses registrasi.[2]

  4. Pilih paket berlangganan: Kahoot menawarkan versi dasar gratis dengan fitur-fitur esensial, serta beberapa paket berlangganan untuk pendidikan dan enterprise. Bagi pemula, pilih opsi gratis untuk mencoba platform terlebih dahulu.

  5. Lengkapi profil pengguna: Isi informasi tambahan seperti nama pengguna, negara, dan institusi agar Kahoot dapat memberikan rekomendasi konten yang relevan sesuai konteks pendidikan Anda.[2]

Baca juga: Cara Menggunakan Google Classroom untuk Pembelajaran Digital

2. 2. Cara Membuat Kuis Baru di Dashboard Kahoot

Setelah berhasil login, tahap berikutnya dalam cara menggunakan Kahoot untuk kuis adalah membuat konten pertanyaan. Membuat permainan edukasi pertama di Kahoot sangat menyenangkan, dan dengan panduan langkah demi langkah, prosesnya hanya membutuhkan beberapa menit.

  1. Klik tombol Create: Login, klik Create, lalu pilih Kahoot untuk mulai membuat kuis baru. Tombol ini terletak di navigasi atas dashboard.

  2. Pilih metode pembuatan: Pengguna dapat memilih membuat kuis dari awal, menggunakan template yang sudah tersedia, atau mengimpor dari PDF, slide, spreadsheet, atau menggunakan alat AI untuk menghasilkan kuis secara otomatis.

  3. Tambahkan judul dan deskripsi kuis: Klik area judul untuk menambahkan nama kuis dan mengatur pengaturan lainnya, termasuk menentukan siapa yang dapat melihat kuis tersebut.

  4. Mulai ketik pertanyaan pertama: Mulai ketikkan pertanyaan kuis pertama Anda dan tambahkan 2 hingga 4 alternatif jawaban. Semua perubahan akan disimpan secara otomatis.

  5. Simpan kuis: Klik Done untuk menyimpan kuis, dan kuis pun siap untuk dimainkan secara live atau diberikan sebagai tantangan mandiri bagi siswa.

Baca juga: Cara Menggunakan Quizizz untuk Pembelajaran Interaktif

3. 3. Cara Menambahkan Pertanyaan dan Media pada Kuis

(c) Ilustrasi AI

Variasi jenis pertanyaan dan penggunaan media visual merupakan kunci agar kuis Kahoot lebih menarik bagi peserta didik. Berikut panduan lengkap cara menggunakan Kahoot untuk kuis dengan menambahkan konten pertanyaan yang beragam.

  1. Pilih jenis pertanyaan: Di sisi kanan layar, sesuaikan timer dan pilih jumlah poin untuk jawaban benar. Tipe pertanyaan yang tersedia antara lain Multiple Choice, True or False, Type Answer, Puzzle, dan Open-ended.

  2. Tambahkan pilihan jawaban: Masukkan pertanyaan dan pilihan jawaban, dengan batas 95 karakter per pertanyaan. Tandai pilihan jawaban yang benar dengan mengklik ikon centang pada opsi yang tepat.

  3. Sisipkan gambar atau video: Tambahkan gambar dan video YouTube berkualitas tinggi ke dalam kuis Anda. Pustaka gambar premium Kahoot berisi jutaan gambar berkualitas, sehingga sangat mudah untuk membuat konten yang menarik secara visual. Disarankan untuk menambahkan gambar pada setiap pertanyaan.

  4. Atur durasi waktu per pertanyaan: Setiap pertanyaan dapat diatur waktunya antara 5 detik hingga 4 menit. Pertanyaan yang lebih kompleks memerlukan durasi lebih panjang agar peserta memiliki waktu berpikir yang cukup.[2]

  5. Gunakan fitur multi-select: Selain pertanyaan pilihan ganda klasik, Anda juga dapat memanfaatkan jawaban multi-select untuk mendorong pembelajaran lebih mendalam, di mana pemain harus memilih dua atau lebih jawaban benar.

  6. Preview kuis sebelum menyimpan: Kapan saja, Anda dapat melakukan preview kuis untuk melihat tampilannya dari sudut pandang pemain melalui ikon tiga titik di pojok kanan atas layar.

Baca juga: Cara Menggunakan Canva Pro Gratis untuk Pelajar dan Kreator Konten

4. 4. Cara Menggunakan AI Generator untuk Membuat Kuis Secara Otomatis

Salah satu fitur terbaru yang belum banyak diketahui pendidik Indonesia adalah AI Generator di Kahoot. Fitur ini menjadi terobosan penting dalam cara menggunakan Kahoot untuk kuis karena mampu menghemat waktu pembuatan konten secara signifikan.

  1. Akses fitur AI Generator: Dengan alat AI ini, pengguna dapat menghasilkan kuis dan permainan interaktif menggunakan berbagai input, menjadikan prosesnya jauh lebih cepat dan nyaman. Fitur ini tersedia saat membuat kuis baru.[7]

  2. Pilih sumber konten: Pengguna dapat menghasilkan kuis dari topik tertentu, file PDF, URL, artikel Wikipedia, atau slide presentasi yang disinkronkan, lalu meninjau dan menyesuaikan pertanyaan sebelum menyimpan.

  3. Unggah materi pembelajaran: Gunakan opsi PDF ketika materi pembelajaran sudah dalam bentuk file PDF seperti catatan kuliah, slide, lembar kerja, atau bab buku. Pilih file dari perangkat dan unggah, lalu generator akan menggunakan informasi di dalamnya untuk membuat pertanyaan. AI Kahoot dapat memproses file PDF hingga sekitar 154 halaman.

  4. Generate dan tinjau pertanyaan: AI akan menganalisis konten dan menampilkan daftar pertanyaan dan jawaban yang disarankan, kemudian pengguna dapat menyesuaikan hasilnya dan menambahkan pertanyaan ke permainan.

  5. Edit dan sesuaikan konten AI: Meskipun layanan pembuatan konten AI dapat menghemat banyak waktu, kadang hasilnya kurang akurat atau bias. Selalu tinjau dengan cermat konten yang dihasilkan AI sebelum menggunakannya.

AI Generator Kahoot kini mencakup lebih banyak cara untuk membuat, bermain, dan belajar. Pengguna dapat mengubah catatan tulisan tangan, dokumen, halaman web, video, artikel Wikipedia, atau topik yang dimasukkan menjadi sesi Kahoot interaktif secara instan.[8]

5. 5. Cara Memulai dan Menjalankan Kuis Kahoot Secara Live

Setelah kuis selesai dibuat, langkah selanjutnya dalam cara menggunakan Kahoot untuk kuis adalah menjalankannya bersama peserta didik secara langsung. Mode live menciptakan suasana kompetitif yang sangat disukai siswa.

  1. Buka kuis dan klik Play: Dari dashboard atau library Kahoot, pilih kuis yang telah dibuat dan klik tombol Play untuk memulai. Anda akan disajikan beberapa pilihan mode permainan.[2]

  2. Pilih mode permainan: Tersedia Classic Mode untuk kompetisi individu, Team Mode untuk kolaborasi kelompok, dan Accuracy Mode yang lebih menekankan ketepatan daripada kecepatan menjawab.[2]

  3. Bagikan Game PIN kepada peserta: Peserta bergabung menggunakan Game PIN yang unik dan menjawab pertanyaan secara real-time menggunakan perangkat mereka masing-masing. Siswa mengakses kuis melalui kahoot.it atau aplikasi mobile.

  4. Tunggu semua peserta bergabung: Nama peserta yang sudah masuk akan muncul di layar secara real-time. Pastikan semua siswa sudah terhubung sebelum memulai permainan.[2]

  5. Klik Start untuk memulai kuis: Pertanyaan akan ditampilkan di layar utama yang dapat diproyeksikan atau dibagikan melalui screen sharing untuk pembelajaran daring via Zoom atau platform video conference lainnya.[5]

Dalam alur instruksional, seorang pengajar bisa memulai Kahoot sekitar 20 menit sebelum kelas berakhir. Dengan janji Kahoot di akhir kelas, semangat kompetitif akan mengambil alih dan siswa kemungkinan besar akan lebih terlibat.

Baca juga: Cara Membuat Meeting Zoom dan Atur Jadwalnya

6. 6. Cara Membagikan Kuis sebagai Tugas Mandiri untuk Siswa

Selain dimainkan secara live, Kahoot juga menyediakan opsi penugasan mandiri yang sangat fleksibel. Cara menggunakan Kahoot untuk kuis dengan mode ini cocok untuk pembelajaran jarak jauh dan evaluasi di luar jam pelajaran.

  1. Pilih opsi Assign: Setelah membuka kuis dari library, klik Assign alih-alih Play. Mode ini memungkinkan siswa mengerjakan kuis secara mandiri sesuai kecepatan masing-masing.[2]

  2. Atur batas waktu pengerjaan: Ketika menugaskan Kahoot sebagai tantangan, siswa bermain sendiri dan fokus meningkatkan skor mereka. Anda dapat mematikan timer agar mereka fokus pada pertanyaan, atau mengaktifkannya untuk melatih respons cepat. Siswa juga dapat mengulang pertanyaan hingga menjawab dengan benar.

  3. Bagikan melalui platform pembelajaran: Link kuis dapat dibagikan melalui Google Classroom, WhatsApp, email, atau platform LMS yang digunakan sekolah.[6]

  4. Pantau progres pengerjaan: Setelah siswa menyelesaikan kuis, semua hasil akan tersimpan di dashboard pendidik untuk ditinjau dan dianalisis secara komprehensif.[2]

Selain memainkan kuis revisi dan review di kelas, pendidik dapat mengirimkannya sebagai tantangan pekerjaan rumah yang dapat dimainkan siswa di perangkat mobile mereka. Kuis yang sama dapat digunakan kembali, atau kuis khusus baru dapat dibuat dengan mencampurkan berbagai topik. Dengan mengerjakan pertanyaan sesuai kecepatan mereka sendiri, siswa mendapat umpan balik instan.[4]

7. 7. Cara Menganalisis Hasil Kuis untuk Evaluasi Pembelajaran

(c) Ilustrasi AI

Fitur analisis hasil merupakan keunggulan penting dalam cara menggunakan Kahoot untuk kuis. Data yang tersedia membantu pendidik memahami tingkat pemahaman siswa dan menyesuaikan strategi pengajaran secara tepat.

  1. Akses menu Reports di dashboard: Setelah kuis selesai, buka menu Reports untuk melihat laporan lengkap yang mencakup skor setiap peserta, jawaban benar dan salah, serta waktu pengerjaan.[2]

  2. Identifikasi pertanyaan yang sulit: Pendidik dapat menggunakan Kahoot untuk mengukur tingkat kenyamanan siswa terhadap konsep tertentu. Dengan meninjau setiap aspek pelajaran dan mendapat umpan balik dari siswa, pengajar dapat menyesuaikan pelajaran untuk fokus pada topik yang paling banyak dihadapi kesulitan.

  3. Unduh laporan dalam format Excel: Data hasil kuis dapat diunduh sebagai spreadsheet untuk analisis lebih lanjut menggunakan Google Docs atau aplikasi pengolah data lainnya.[2]

  4. Bandingkan hasil dari waktu ke waktu: Statistik di laporan Kahoot akan memberikan indikasi seberapa baik pengetahuan dari kuis tersebut dipertahankan. Jika mengulang kuis yang sama, Anda dapat membandingkan hasil dan melacak perubahan performa dari waktu ke waktu.

Baca juga: Cara Menggunakan Google Dokumen untuk Pemula hingga Mahir

8. 8. Cara Memanfaatkan Question Bank dan Spreadsheet Import

Salah satu fitur unik yang mempercepat proses pembuatan kuis di Kahoot adalah Question Bank. Fitur ini sangat berguna bagi pendidik yang ingin menerapkan cara menggunakan Kahoot untuk kuis secara efisien tanpa membuat semua pertanyaan dari awal.

  1. Akses Question Bank saat membuat kuis: Alih-alih mengetik pertanyaan dari awal, pengguna dapat mencari dari lebih dari setengah miliar pertanyaan yang sudah ada di question bank. Menurut pengujian Kahoot, menggunakan question bank membantu pembuatan kuis hingga 3 kali lebih cepat. Klik tombol Question Bank di panel sisi kiri.

  2. Cari pertanyaan yang relevan: Mulai ketik pertanyaan dan tinjau saran otomatis yang muncul. Klik Add ketika menemukan pertanyaan yang relevan, dan sesuaikan jika diperlukan.

  3. Gunakan fitur Spreadsheet Import: Fitur impor spreadsheet membantu pengguna menggunakan kembali pertanyaan pilihan ganda yang sudah ada dari alat lain. Pertanyaan juga dapat diunggah melalui spreadsheet menggunakan template kuis yang disediakan.

  4. Duplikasi kuis publik yang relevan: Hemat waktu dengan menggunakan kuis publik gratis dari pustaka besar di halaman Discover Kahoot. Tersedia kuis siap mainkan untuk hampir semua topik, dibuat oleh guru dan pendidik lain. Jika menemukan kuis yang cocok, pengguna dapat menduplikasi dan mengeditnya.

Baca juga: 350+ Kuis Tebak Kata Lucu dan Menghibur untuk Asah Otak

9. 9. Cara Menggunakan Mode Self-Study di Aplikasi Kahoot

(c) Ilustrasi AI

Fitur self-study di aplikasi mobile Kahoot memberikan fleksibilitas bagi siswa untuk belajar mandiri. Berikut cara menggunakan Kahoot untuk kuis dalam mode belajar mandiri yang belum banyak dimanfaatkan di Indonesia.

  1. Buka kuis di aplikasi mobile: Buka kuis apa pun di Library atau halaman Discover, ketuk View All di bawah mode self-study, lalu pilih mode yang sesuai dengan tujuan belajar.

  2. Pilih mode belajar yang sesuai: Mode self-study Kahoot mencakup Flashcards, Learn, Test, dan Study Groups, yang memungkinkan siswa meninjau dan menguasai topik secara mandiri. Alat-alat ini mengubah kuis menjadi pengalaman belajar personal.

  3. Manfaatkan Test Mode untuk simulasi ujian: Dengan memainkan kuis di Test Mode, jawaban tidak diungkapkan hingga akhir, di mana siswa dapat meninjau hasil dalam ringkasan pasca-permainan. Ini mencakup skor, persentase jawaban benar, waktu penyelesaian, serta kemampuan meninjau jawaban yang salah.

  4. Belajar secara offline: Saat menggunakan aplikasi mobile, siswa dapat belajar secara offline. Data sesi disimpan secara lokal dan disinkronkan otomatis setelah terhubung kembali ke internet.

Menurut riset independen, belajar dengan Kahoot secara rata-rata dapat meningkatkan performa siswa pada ujian sebesar satu tingkat nilai.[8]

Baca juga: Cara Menggunakan Google Translate dengan Mudah untuk Semua Kebutuhan

10. Teknik Blind Kahoot untuk Memperkenalkan Materi Baru

Kebanyakan pendidik menggunakan Kahoot hanya untuk mengulas materi yang sudah diajarkan. Namun, ada teknik inovatif bernama Blind Kahoot yang membalikkan pendekatan tersebut dan menjadikan platform ini sebagai alat pengajaran materi baru. Teknik ini merupakan pengembangan kreatif dari cara menggunakan Kahoot untuk kuis konvensional.

Tujuan Blind Kahoot adalah menggunakan pertanyaan yang sepenuhnya baru dan kemungkinan besar tidak dapat dijawab siswa berdasarkan pengetahuan mereka. Ini menyamakan kondisi dengan memaksa semua siswa untuk mencari informasi. Guru dan siswa kemudian dapat bekerja sama sebagai kelas untuk menemukan jawaban. Tujuannya adalah menyesuaikan setiap pertanyaan berikutnya agar semakin mudah dijawab berdasarkan apa yang dipelajari dari pertanyaan sebelumnya.[6]

Pendekatan ini mengubah aktivitas kuis menjadi pengalaman penemuan pengetahuan yang lebih bermakna. Siswa tidak hanya mengingat fakta, tetapi secara aktif membangun pemahaman melalui proses menjawab pertanyaan yang menantang.

Membiarkan siswa membuat kuis Kahoot sendiri juga merupakan metode yang efektif untuk melihat bagaimana mereka memahami materi yang diajarkan. Ini tidak hanya membantu menganalisis kedalaman pengetahuan mereka, tetapi juga memungkinkan siswa mengambil peran kepemimpinan di kelas. Meskipun beberapa jawaban mungkin salah, hal ini justru membantu pendidik melihat cara berpikir siswa.[6]

11. Tips Desain Kuis Berbasis Riset untuk Pembelajaran Optimal

(c) Ilustrasi AI

Merancang kuis yang efektif memerlukan pemahaman tentang prinsip-prinsip pedagogis. Pakar pembelajaran Olav Schewe telah menyusun tips berbasis riset untuk memaksimalkan dampak kuis Kahoot terhadap retensi pengetahuan siswa. Berikut beberapa prinsip yang dapat diterapkan saat menggunakan Kahoot untuk kuis di kelas.

  • Batasi jumlah opsi jawaban menjadi 3-5: Para peneliti pendidikan umumnya sepakat bahwa 3-5 opsi adalah jumlah optimal untuk kuis pilihan ganda. Meskipun mungkin terlihat bahwa 5 lebih baik dari 3, kenyataannya justru sebaliknya.[3]

  • Berikan umpan balik setelah setiap pertanyaan: Dalam sebuah eksperimen, siswa mendapat skor 10-20% lebih tinggi pada tes akhir ketika kuis latihan menyediakan umpan balik. Luangkan waktu membahas jawaban yang benar sebelum melanjutkan ke pertanyaan berikutnya.[3]

  • Terapkan teknik spacing: Teknik spacing membantu menyimpan informasi dan konsep dengan lebih baik melalui sesi belajar yang terdistribusi, bukan dalam satu sesi besar. Dengan efek testing, retensi pengetahuan ditingkatkan melalui pengambilan informasi selama proses belajar.[4]

  • Utamakan kualitas opsi daripada kuantitas: Dalam membuat opsi jawaban, kualitas lebih penting daripada kuantitas. Sajikan siswa dengan beberapa alternatif yang relevan dan masuk akal agar cukup menantang untuk mendorong mereka berpikir.[3]

  • Atur aturan dan ekspektasi sebelum bermain: Pastikan untuk menetapkan aturan dan ekspektasi sebelum bermain. Selalu jelaskan beberapa jawaban setelah diungkapkan dan minta siswa untuk tidak berteriak menyebutkan jawaban.[6]

  • Sesuaikan konten dengan usia dan kemampuan siswa: Gunakan konten yang relevan dan sesuai usia untuk memastikan kuis bersifat edukatif dan menyenangkan. Pertimbangkan campuran jenis pertanyaan untuk menjaga ketertarikan siswa.

Baca juga: Cara Membuat Makalah di HP Menggunakan Canva

12. Manfaat Gamifikasi Kahoot Menurut Penelitian

Berbagai penelitian akademis telah mengkonfirmasi efektivitas penggunaan Kahoot sebagai alat gamifikasi dalam pendidikan. Setelah melakukan penelitian mendalam dan mengeksplorasi berbagai opsi, para peneliti memutuskan untuk menerapkan metodologi berbasis gamifikasi menggunakan platform Kahoot dengan keyakinan bahwa ini akan menstimulasi motivasi, meningkatkan dinamika kelompok, perhatian, pemikiran kritis, dan meningkatkan pembelajaran di kalangan siswa.[9]

Dengan menerapkan gamifikasi, Kahoot bertujuan memotivasi dan melibatkan peserta didik. Kahoot membuat pengalaman belajar menyenangkan dengan menawarkan pertanyaan interaktif dan opsi jawaban, serta mendorong partisipasi siswa melalui lingkungan yang berpusat pada pelajar. Riset menunjukkan bahwa sifat kompetitif Kahoot berhasil menarik perhatian siswa bahkan setelah penggunaan berulang.[9]

Penggunaan kuis online khususnya platform seperti Kahoot telah terbukti sebagai alat efektif dalam pengajaran kelas modern, meningkatkan keterlibatan siswa, memperbaiki retensi, dan mengurangi kecemasan terhadap metode penilaian tradisional. Dengan mengintegrasikan elemen gamifikasi, kuis online menyediakan alternatif interaktif yang menyegarkan untuk menjaga motivasi siswa. Sifat anonim dan kolaboratif dari alat-alat ini mendukung ruang kelas yang lebih inklusif. Manfaat-manfaat ini telah menghasilkan peningkatan nyata dalam kehadiran, ketepatan waktu, dan antusiasme siswa.

Baca juga: Cara Menggunakan Google Earth untuk Pemula

13. Fitur Aksesibilitas dan Keamanan di Kahoot

Kahoot menyediakan sejumlah fitur aksesibilitas dan keamanan yang perlu diketahui pendidik. Fitur-fitur ini memastikan semua siswa dapat berpartisipasi secara adil dan aman saat kuis berlangsung. Memahami fitur ini merupakan bagian penting dari cara menggunakan Kahoot untuk kuis yang inklusif.

  • Read Aloud Mode: Aktifkan mode Read Aloud di Kahoot untuk memberdayakan siswa yang lebih muda atau memiliki tantangan visual. Siswa dapat mendengar pertanyaan dan pilihan jawaban dibacakan sebelum memilih jawaban.[6]

  • Friendly Nickname Generator: Fitur ini menghilangkan nama yang tidak pantas dan menghemat waktu. Kahoot secara otomatis memberikan nama lucu dua kata kepada setiap pemain, yang juga memberikan anonimitas saat bermain.[6]

  • 2-Step Join: Fitur keamanan tambahan yang mencegah peserta luar masuk ke permainan. Siswa harus melalui dua langkah verifikasi sebelum dapat bergabung dalam sesi kuis.[2]

  • Randomize Order: Pendidik dapat mengacak urutan pertanyaan dan jawaban untuk mencegah kecurangan, terutama saat kuis digunakan sebagai alat penilaian formal.[2]

  • Integrasi dengan Google Classroom: Fitur grade passback terbaru menyederhanakan alur kerja guru saat mengajar dengan Kahoot dan Google Classroom.[8]

  • Privasi data AI: Kahoot hanya membagikan prompt kepada Microsoft dan mitra lainnya. Tidak ada data pribadi yang dibagikan, dan mitra tidak memiliki akses ke kuis, gambar, atau konten lain milik pengguna.[7]

Baca juga: Cara Menggunakan Latar Belakang di Zoom dengan Mudah

Dengan memahami seluruh langkah dan fitur di atas, pendidik dapat memanfaatkan Kahoot secara maksimal sebagai platform pembelajaran interaktif yang menyenangkan. Platform ini terus berkembang dengan fitur-fitur baru berbasis AI yang semakin memudahkan proses pembuatan dan pengelolaan kuis untuk berbagai kebutuhan pendidikan.

Baca juga: Cara Menggunakan Google Colab untuk Pemula

14. FAQ

(c) Ilustrasi AI

Apakah Kahoot bisa digunakan secara gratis?

Ya, Kahoot menyediakan versi gratis yang sudah mencakup fitur dasar untuk membuat dan memainkan kuis interaktif. Versi gratis memiliki batasan jumlah peserta per sesi, namun sudah cukup memadai untuk kebutuhan kelas kecil. Paket berbayar tersedia mulai dari $3 per bulan untuk fitur yang lebih lengkap.[1]

Apakah peserta didik perlu membuat akun untuk mengikuti kuis Kahoot?

Tidak, peserta tidak perlu membuat akun untuk bergabung dalam permainan Kahoot. Mereka cukup memasukkan Game PIN yang diberikan oleh host untuk berpartisipasi. Siswa hanya perlu mengakses kahoot.it atau aplikasi Kahoot, lalu memasukkan kode dan nama mereka.

Berapa jumlah maksimal pertanyaan dalam satu kuis Kahoot?

Kahoot memungkinkan pengguna menambahkan hingga 200 pertanyaan dalam satu kuis. Jumlah ini sangat memadai untuk berbagai kebutuhan evaluasi, mulai dari kuis singkat 10 pertanyaan hingga ujian komprehensif dengan cakupan materi yang luas.[1]

Bisakah Kahoot digunakan untuk pembelajaran jarak jauh?

Ya, Kahoot mendukung pembelajaran jarak jauh dan online. Pendidik dapat menyelenggarakan permainan secara virtual, dan peserta dapat bergabung dari lokasi yang berbeda menggunakan perangkat mereka masing-masing. Untuk kuis live secara daring, pendidik bisa membagikan layar melalui Zoom atau platform serupa.

Bagaimana cara melihat hasil kuis yang telah selesai dimainkan?

Setelah kuis berakhir, Kahoot langsung menampilkan ringkasan hasil di layar termasuk skor dan peringkat peserta. Pendidik dapat mengakses laporan lengkap melalui menu Reports di dashboard, yang berisi data performa setiap peserta secara detail. Laporan juga dapat diunduh dalam format spreadsheet untuk analisis dan dokumentasi lebih lanjut.[5]

Apakah ada fitur AI di Kahoot untuk membuat kuis otomatis?

Ya, cara menggunakan Kahoot untuk kuis kini semakin mudah berkat fitur AI Generator. Pengguna dapat membuat kuis secara otomatis dari topik tertentu, file PDF, URL website, artikel Wikipedia, atau slide presentasi. Hasil yang dihasilkan AI tetap perlu ditinjau dan disesuaikan oleh pendidik sebelum digunakan.[7]

Bisakah kuis Kahoot diakses melalui smartphone secara offline?

Untuk mode self-study di aplikasi mobile, siswa dapat belajar secara offline dan data sesi akan disinkronkan otomatis saat terhubung kembali ke internet. Namun, untuk kuis live yang dimainkan bersama di kelas, koneksi internet tetap diperlukan bagi semua peserta. Fitur offline ini sangat berguna bagi siswa yang memiliki akses internet terbatas.[10]

Daftar Referensi

  1. Kahoot Help Center. How to make a kahoot. Diakses pada 6 Mei 2026, dari https://support.kahoot.com/hc/en-us/articles/115002884788-How-to-make-a-kahoot
  2. Kahoot Blog. How to make a kahoot game: Step-by-step guide for teachers. Diakses pada 6 Mei 2026, dari https://kahoot.com/blog/2021/01/28/how-to-create-kahoot-tips-teachers/
  3. Kahoot Blog. Live quizzes with Kahoot! How to create impactful quizzes for teaching. Diakses pada 6 Mei 2026, dari https://kahoot.com/blog/2019/08/26/how-to-create-powerful-quizzes-for-teaching/
  4. Kahoot Blog. Spacing and testing with Kahoot! Tips for teachers and students. Diakses pada 6 Mei 2026, dari https://kahoot.com/blog/2019/04/23/spacing-testing-with-kahoot-tips-teachers-students/
  5. Stanford Teaching Resources. Utilizing Kahoot to assess understanding. Diakses pada 6 Mei 2026, dari https://teachingresources.stanford.edu/resources/utilizing-kahoot-to-assess-understanding/
  6. WeAreTeachers. 35 Totally Fun Kahoot Ideas and Tips You'll Want To Try Right Away. Diakses pada 6 Mei 2026, dari https://www.weareteachers.com/kahoot-ideas/
  7. Kahoot Help Center. How to use Kahoot! AI tools. Diakses pada 6 Mei 2026, dari https://support.kahoot.com/hc/en-us/articles/17152945038355-How-to-use-Kahoot-AI-tools
  8. Kahoot Press Release. Kahoot! launches new AI-powered self study tools for Back-to-School. Diakses pada 6 Mei 2026, dari https://kahoot.com/press/2025/09/22/new-ai-powered-study-tools-back-to-school/
  9. Frontiers in Psychology. Gamification in the classroom: Kahoot! As a tool for university teaching innovation. Diakses pada 6 Mei 2026, dari https://www.frontiersin.org/journals/psychology/articles/10.3389/fpsyg.2024.1370084/full
  10. Kahoot Help Center. How to use self study modes in the Kahoot! app. Diakses pada 6 Mei 2026, dari https://support.kahoot.com/hc/en-us/articles/360021489353-How-to-use-self-study-modes-in-the-Kahoot-app

(kpl/fed)

Rekomendasi

Trending