INTERNASIONAL

[Review] 'PACIFIC RIM', Dongeng Mecha vs Kaiju

Kamis, 11 Juli 2013 19:11  | 

Guillermo Del Toro


[Review] 'PACIFIC RIM', Dongeng Mecha vs Kaiju
Foto: Legendary Pictures




KapanLagi.com - Oleh: Adi Abbas Nugoho

Monster-monster raksasa (Kaiju; dalam bahasa Jepang) keluar dari dalam lautan. Kehadiran mereka memporak porandakan bumi beserta isinya. Jika fenomena dibiarkan, kehidupan di dunia hanya tinggal hitungan hari sebelum populasi Kaiju semakin berkembang.

Tak ingin tinggal diam, dipimpin oleh Stacker Pentecost (Idris Elba), negara-negara di dunia bergabung membuat robot raksasa yang diberi nama Jaegers. Awalnya kehadiran robot-robot ini ampuh mengalahkan Kaiju. Namun saat pemerintah menyadari monster tersebut mampu berevolusi semakin kuat dari hari ke hari, mereka memilih membangun tembok pertahanan raksasa.

Merasa yakin bila Kaiju hanya bisa dikalahkan oleh Jaegers, Stacker meminta bantuan timnya untuk menembus 'lubang terobosan'. Bisakah Jaegers seperti Gipsy Danger, Cherno Alpha dan Crimson Typhoon yang dikendalikan oleh Drift (jembatan saraf dua manusia) mengalahkan Kaiju dan menyelamatkan dunia?

Sains fiksi yang mempertontonkan Mecha (genre film dengan robot sebagai tokoh sentral) ini merupakan besutan terbaru Guillermo Del Toro. Proyek awal film sudah digaungkan sejak Februari 2006 mengandalkan naskah berjudul Killing On Carnival tulisan Travis Beacham. Namun karena berbagai masalah, baru pada Mei 2010 Legendary Pictures berani memegang kendali proyek yang kemudian kita tahu berjudul PACIFIC RIM.

Well, boleh saja bangunan ceritanya tidak kokoh. Pun dengan akting para pemain yang bisa dibilang standar, dari Rinko Kikuchi (Mako), Idris Elba sampai Charlie Hunnam (Raleigh), tidak terlalu buruk namun juga tidak wah. Namun bagi penggemar film-film Mecha, tentu saja ini kado terindah untuk dinikmati dalam menyambut summer blockbuster.

Seriously, nikmati saja dongeng Kaiju melawan Jaegers dengan setting lautan serta sudut-sudut Hong Kong yang dibuat luluh lantak. Karena ledakan, reruntuhan gedung serta bunyi debum yang brutal bakal membuatmu kegirangan setengah mati.

Tak lupa bagi yang menikmati dalam bentuk 3D, visualnya benar-benar hidup. Dari lekuk robot-robot serta detail pertarungan seperti di perairan misalnya. Air laut yang menyambar benar-benar seperti berhasil menyiram tubuhmu. Acungan jempol patut ditujukan pada Industrial Light & Magic yang sukses membuat semua menjadi mungkin.

Applause juga patut diberikan pada Del Toro yang berhasil menghidupkan film ini dengan ciri khasnya. Meski secara tidak langsung kita akan menerka-nerka fitur dari film apa saja yang menjadi semacam acuan, namun siapa yang peduli? PACIFIC RIM adalah film yang tak boleh diabaikan begitu saja. Hilarious!

(kpl/abs)


PACIFIC RIM adalah tajuk terbaru arahan sutradara Guillermo Del Toro.
7 Foto