Sutradara Film Superhero Ini Tak Sepakat 'SPOTLIGHT' Menang Oscar

Rabu, 02 Maret 2016 14:52 Penulis: Fitrah Ardiyanti
Sutradara Film Superhero Ini Tak Sepakat 'SPOTLIGHT' Menang Oscar SPOTLIGHT/©Impawards.com
Kapanlagi.com - SPOTLIGHT memenangkan anugerah paling bergengsi tahun ini sebagai Best Picture Oscar 2016. Film yang dibintangi oleh Mark Ruffalo, Rachel McAdams, Liev Schreiber dan Michael Keaton ini mengalahkan enam film lainnya, di antaranya adalah THE REVENANT

Tapi ternyata ada seorang sutradara yang tak setuju mengapa film yang menguak kekerasan seksual di lingkungan gereja Katolik Boston itu keluar sebagai juara. Dia adalah James Gunn, sutradara GUARDIANS OF THE GALAXY.

James mengeluarkan uneg-unegnya di Twitter pribadinya. "I f***ing hate when Best Picture goes to a different film than Best Director. Does our own industry not understand what a director does? (Aku benci ketika Best Picture jatuh kepada film yang berbeda dengan pemenang Best Director. Apa industri film kita nggak tahu apa yang sudah dikerjakan sutradara?)," demikian tulisnya setelah SPOTLIGHT diumumkan menjadi pemenang dua hari lalu.

James Gunn kecewa dengan kemenangan SPOTLIGHT/©twitter.com/JamesGunnJames Gunn kecewa dengan kemenangan SPOTLIGHT/©twitter.com/JamesGunn

Menurutnya, tak adil rasanya jika peraih Best Picture dan Best Director adalah dua nominee berbeda. Tahun ini, Best Director jatuh pada Alejandro G Inarritu, sutradara THE REVENANT, sedangkan Best Picture tak jatuh kepada filmnya. 

James beranggapan bahwa dua kategori tersebut harus dimenangkan oleh orang yang sama. "The director directs ALL of those people; you can judge a director's performance in 1 way: by the film itself (Sutradara menderek semua kru. Kalian bisa menilai performa sutradara dengan satu jalan: menilai lewat filmnya)," tulisnya lagi.

Tentu saja hal ini langsung menimbulkan perdebatan panjang hingga hari ini di akun Twitter James Gunn. Namun, yang perlu digarisbawahi, James mengatakan jika dirinya tak membenci SPOTLIGHT atau mengagungkan THE REVENANT. Ia hanya kecewa mengapa The Academy punya proses penjurian yang tak sejalan dengan pikirannya.

(kpl/tch)


REKOMENDASI
TRENDING