SELEBRITI

Alasan Karen Pooroe Ingin Jenazah Putrinya Diautopsi

Jum'at, 14 Februari 2020 11:45 Penulis: Canda Dian Permana

Karen Idol © KapanLagi.com/Bayu Herdianto

Kapanlagi.com - Awalnya Karen Pooroe tidak ingin jenazah putrinya Zefania Carina untuk diautopsi. Namun saat menjalani pemeriksaan di Polres Metro Jakarta Selatan, Kamis (13/4), Karen Pooroe mengajukan permohonan autopsi ke pihak kepolisian. Apa alasan Karen Pooroe akhirnya setuju untuk jenazah putrinya diautopsi?

“Saya kan minta pada saat itu anak saya tidak untuk diotopsi pada saat mau penguburan karena saya ingin semua mengenang anak saya seperti putri tidur yang cantik tidak ada bekas besetan apapun. Saya kan punya hak sebagai seorang ibu untuk apa yang sebenarnya terjadi terhadap pada anak,” ujar Karen Pooroe usai menjalani pemeriksaan.

1. Setelah Berdiskusi dengan Keluarga Besar

Keinginan Karen Pooroe untuk jenazah putrinya diautopsi setelah dirinya berdiskusi dengan keluarga besarnya. Ia juga tidak ingin hidup dengan terus bertanya-tanya dibalik kematian sang buah hati.

Seperti diketahui bocah berusia 6 tahun itu meninggal dunia usai jatuh dari apartemen yang ditempati bersama sang ayah, Arya Satria Claproth. Karen Pooroe yang tidak berada di lokasi pun ingin tahu apa penyebab sebenarnya yang terjadi.

“Munculnya (keinginan autopsi) ketika sudah penguburan anak saya besoknya sudah calm down kami keluarga besar diskusi akhirnya saya berdoa dulu selalu minta petunjuk dari Tuhan saya, ya saya siap untuk anak saya diautopsi supaya saya tidak hidup seumur hidup dengan tanda tanya,” paparnya.

2. Mencari Fakta dan Kebenaran

Karena menurut Karen Pooroe masih banyak kejanggalan dalam kasus meninggal putrinya itu. Oleh karena itu, Ia mempercayakan kepada pihak kepolisian untuk mengungkapkan fakta-fakta apa saja yang terjadi pada hari kematian sang putri.

“Secara fakta yang ditemukan pada tubuh anak saya, kalau jatuh dari lantai 6 kira-kira analisanya pasti hancur, mungkin nanti kita lihat pemeriksaan polisi seperti apa. Saya percaya kepolisian ini bekerja sangat luar biasa saya percayakan seluruhnya kepada kepolisian,” kata Karen Pooroe.

“Saya hanya berkoordinasi terus, agar saya tau apa updatenya. Selanjutnya supaya saya bisa merelakan kepergian anak saya dengan kebenaran yang terang benderang,” pungkasnya.


REKOMENDASI
TRENDING