SELEBRITI

Ditipu Asisten, Roy Kiyoshi Tanggung Kerugian 300 Juta

Kamis, 16 Mei 2019 03:31 Penulis: Kistin Septiyani

©Instagram

Kapanlagi.com - Roy Kiyoshi mengalami kejadian tak menyenangkan dengan mantan asistennya. Ia menyatakan bahwa mantan asisten yang diketahui bernama Muhammad Syahroni ini telah menipunya dan menyelewengkan uang miliknya sejumlah 300 juta.

Erlikh Indraswanto, pengacara Roy Kiyoshi menyatakan bahwa uang tersebut merupakan uang dari para klien yang ingin berkonsultasi dengannya dari bulan Februari lalu. Namun uang tersebut tidak pernah sampai kepadanya. Pasalnya, menurut Erlikh uang ratusan juta tersebut ditransfer ke rekening pribadi sang asisten.

"Yang bisa dihitung dari BCA ada 300 juta, dari 30 orang yang mau konsul," ujar Erlikh saat ditemui bersama Roy Kiyoshi di Alam Sutra, pada Rabu (15/5/2019).

1. Kronologi Kejadian

Erlikh menuturkan pertemuan Roy dengan Roni bermula pada 2018 silam. Keduanya dipertemukan oleh ibu angkat Roy yang dipanggil Bunda WS. Dari pertemuan tersebut kemudian Roy menjadikan Roni sebagai asisten yang bertugas menemani dan mendata para klien yang ingin berkonsultasi dengan Roy.

Namun seiring berjalannya waktu, Roni merayu Roy agar bisa mengurus klien yang ingin berkonsultasi. Roni pun mulai menangani beberapa klien. Tanpa diketahu Roy dan sang mama, Lanny Chandrawati, Roni ternyata menyelewengkan uang para klien ini ke rekening pribadinya.

"Dalam perjalanan karena sudah tahu mama Lanny dan Roy pernah memperingatkan syahroni untuk tidak melakukan itu lagi. Rekening bank BRI atas nama Muhammad Syahroni sempat disita Mama Lanny dan Roy," ujar Erlikh.

2. Jadi DPO

Roy menuturkan bahwa sejak kejadian terebut ia telah memutuskan hubungan kerja dengan sang asisten. Namun kini asisten tersebut ada dalam daftar pencarian orang karena tak diketahui keberadaannya dan tak bisa dihubungi. Roy juga mengungkapkan bahwa ia sempat menjalin komunikasi dengan sang asisten pada tanggal 8 Mei kemarin, namun setelah itu mantan asisten tersebut tak lagi bisa dihubungi.

"Dia susah banget dihubungi. Tiap kali ditelepon, selalu mati. Kita kayak kehilangan jejak. Aku kasian sama orang-orang di luar sana yang udah menganggap untuk konsultasi dan segala macam tapi malah hasilnya kayak gini. Aku sedih," imbuh Roy.


REKOMENDASI
TRENDING