Ikut Gerakan Sosial & Dianggap Pencitraan, Cinta Laura Kecewa?

Jum'at, 29 April 2016 04:15 Penulis: Risang Sudrajad
Ikut Gerakan Sosial & Dianggap Pencitraan, Cinta Laura Kecewa? Cinta Laura © KapanLagi.com®/Bayu Herdianto
Kapanlagi.com - Luar bisa memang apa yang sudah dilakukan Cinta Laura. Tak cuma serius menata karirnya buat berkiprah di Hollywood saja, aktris kelahiran Jerman ini juga punya jiwa sosial yang sangat tinggi.

Sebagai buktinya, Cinta Laura ikutan sebuah gerakan sosial yang menolak pemasungan di Indonesia bersama rekan-rekan dokter Suryani. Bintang di film OH BABY ini sempat mengunggah potretnya saat mengunjungi korban pemasungan di Bali.

"Bebaskan Bali dan seluruh Indonesia dari Pemasungan! #Indonesiabebaspemasungan2017 #SuryaniInstitute," tulis Cinta Laura di postingannya tanggal 24 April kemarin.

Namun sayangnya, tak semua orang menganggap apa yang dilakukan Cinta Laura itu sebagai hal yang luar biasa. Beberapa justru menganggap Cinta Laura hanya sebuah pencitraan.

Cinta Laura ingin berantas kasus pemasungan di Indonesia © Instagram.com/cintalauraCinta Laura ingin berantas kasus pemasungan di Indonesia © Instagram.com/cintalaura

Cinta Laura sendiri sepertinya tak terlalu memusingkan tudingan miring dari para haters. Ia lebih memilih untuk serius dengan tujuannya membuat Indonesia bebas pemasungan di tahun depan.

"Saya tidak kecewa kalau dianggap pencitraan, yang penting Indonesia bebas dari pemasungan di 2017," tulisnya di postingan tersebut.

Masih di kasus yang sama, Cinta Laura juga sempat menuliskan komentarnya bila saat ini masih banyak masyarakat yang belum mengetahui bagaimana cara merawat orang dengan gangguan mental. Menurutnya, pemasungan justru membuat para penderita diperlakukan layaknya hewan.

"Banyak tempat di dunia ini yang masih kurang pengetahuan tentang penyakit kejiwaan. Penderita penyakit jiwa dirantai dan diperlakukan seperti hewan," tulis Cinta Laura.

"Ayo bekerjasama dan membantu dengan semua yang kita bisa. Stop memasung para penderita sakit jiwa di Bali dan seluruh Indonesia!," tandasnya.

(kpl/abl)

Editor:

Risang Sudrajad


REKOMENDASI
TRENDING