KPH Notonegoro Resmi Menjadi Suami GKR Hayu

Selasa, 22 Oktober 2013 10:11 Penulis: Darmadi Sasongko
KPH Notonegoro Resmi Menjadi Suami GKR Hayu Kanjeng Pangeran Haryo Notonegoro saat akad nikah @Foto: Merdeka.com
Kapanlagi.com - Kanjeng Pangeran Haryo Notonegoro resmi menjadi suami Gusti Kanjeng Ratu Hayu, setelah melaksanakan akad nikah di Masjid Panepen, Keraton Ngayogyakarta Hadiningrat, Selasa (22/10).

Raja Keraton Ngayogyakarta Hadiningrat Sri Sultan Hamengku Buwono X selaku wali nikah Gusti Kanjeng Ratu (GKR) Hayu menikahkan langsung putrinya.

"KPH Notonegoro, saya nikahkan kamu dengan putri saya GKR Hayu," kata Sultan dalam bahasa Jawa.

"Saya terima nikahnya GKR Hayu dengan mas kawin Alquran, seperangkat alat salat, dan perhiasan," kata KPH Notonegoro dalam bahasa Jawa.

Kanjeng Pangeran Haryo Notonegoro - Gusti Kanjeng Ratu HayuKanjeng Pangeran Haryo Notonegoro - Gusti Kanjeng Ratu Hayu

Prosesi akad nikah di Masjid Panepen disaksikan abdi dalem kaji, penghulu keraton, petugas dari Kantor Urusan Agama Kecamatan Kraton, dan keluarga keraton.

Sementara itu, GKR Hayu yang tidak dihadirkan dalam prosesi tersebut menyaksikan dari Bangsal Kedhaton.

Dalam prosesi tersebut Sultan hadir lebih dulu di masjid yang keempat pilarnya berwarna hijau yang dihias dengan untaian bunga. Sultan duduk lesehan di atas karpet hijau yang ditaburi bunga melati. Sultan yang mengenakan busana surjan bermotif bunga duduk di depan meja kecil yang dihias untaian bunga.

Ia kemudian memerintahkan GBPH Prabukusumo dan GBPH Haji Cakraningrat untuk memanggil Kanjeng Raden Pengulu (KRP) Dipodiningrat, dan GBPH Hadiwinoto beserta rombongan pengantin pria untuk hadir di masjid.

KPH Notonegoro hadir mengenakan busana atela putih.

Selanjutnya, Sultan memberikan perintah kepada KRP Dipodiningrat untuk memulai rangkaian acara aqad nikah dengan khutbah nikah dan doa. Prosesi dilanjutkan dengan pengucapan ijab qabul.

Usai pengucapan ijab kabul dan doa nikah, diteruskan dengan penandatanganan akta nikah oleh pengantin pria, serta para saksi yang dilakukan petugas KUA Kecamatan Kraton.

Setelah semua rangkaian prosesi selesai, Sultan memerintahkan KGPH Hadiwinoto untuk mendampingi rombongan pengantin pria kembali ke Kasatriyan.

Setelah ijab qabul, prosesi pernikahan GKR Hayu dengan KPH Notonegoro akan dilanjutkan dengan ritual 'panggih' atau temu temanten di Bangsal Kencana pada pukul 10.00 WIB, yang akan dihadiri Presiden dan Wakil Presiden RI.

(kpl/antara/dar)


REKOMENDASI
TRENDING