SELEBRITI

Mediasi Dengan Ronal Surapradja Gagal, Seruni Purnamasari Bakal Gugat Balik Harta Gana Gini & Hak Asuh 2 Anaknya

Kamis, 12 Mei 2022 13:15

Mediasi onal Surapradja dan Seruni gagal (credit: instagram.com/rocknal)

Kapanlagi.com - Sidang perceraian antara Ronal Surapradja dengan Seruni Purnamasari kembali digelar dengan agenda hasil mediasi. Karena mediasi dinyatakan gagal, sidang bakal diteruskan dengan agenda selanjutnya.

"Sidang hari ini kan melaporkan hasil mediasi sidang sebelumnya dan kami merasa proses mediasi ini tidak dilakukan sesuai aturan gitu ya," ucap Abdum Hamim Jauzie, kuasa hukum Seruni usai sidang di Pengadilan agama Jakarta Selatan, Kamis (12/5).

"Bu runi merasa terpaksa dalam melakukan mediasi biarpun akhirnya tanda tangan kemudian berlanjut, tidak jadi soal, silakan saja," Abdum Hamim Jauzie melanjutkan.

1. Bakal Menggugat Balik

Setelah ini, pihak Seruni mengatakan bakal mengajukan gugatan balik terkait harta gana gini dan hak asuh atas kedua anaknya. Hal tersebut lantaran Ronal selaku penggugat tak memasukannya di dalam gugatannya.

"Pertama pak Ronal gak bahas soal hak asuh anak, soal nafkah anak dan harta gono gini, itu yang akan kami ajukan termasuk mutt'ah idah sesuai apa yang pak ronal tulis dipermohonan gugatannya. Itu yg aka kami gugat," katanya.

2. Alasan Tak Memasukkan Harta Gana Gini

Sementara itu, Ronal melalui Boyke kuasa hukumnya menjabarkan alasan tak memasukan harta gana gini dan hak asuh anak dalam gugatannya.

"Mengenai mengajukan gugatan harta bersama dan hak asuh anak itu merupakan hak dari para pihak siapa yang mau mengajukan," jelas Boyke.

"Ya, yang jelas mengenai harta bagaimana mungkin seseorang yang memiliki harta lalu menggugat hartanya sendiri. Ronal tidak mungkin mengajukan gugatan terlebih dahulu tentang harta karena semua harta baik itu yang sifatnya benda tetap maupun benda bergerak itu atas nama Ronal," pungkasnya.

3. Alami Kekerasan

Dari materi permohonan cerai, terkuak bila rumah tangga Ronal Surapradja dan Seruni Purnamasari sudah tak rukun sejak 2012. Namun keduanya tetap bertahan hingga permasalahan terjadi pada akhir tahun 2021. Yang mengejutkan, selama membina pernikahan, Runi kerap alami kekerasan secara psikis.

"Banyak, banyak (alami kekerasan psikis)," Seruni berucap lirih.

"KDRT dalam bentuk psikis ya tentang tingkah laku suaminya, banyak hal yang pasti. Prinsipnya saya menyebut ada KDRT dalam bentuk psikis," imbuh Abdul Hamim Jauzie.

4. Menemui Psikolog

Seruni Purnamasari sampai mendatangi seorang psikolog. Dari sana psikolog tersebut merekomendasikan supaya anak-anak ikut sang ibu.

"Saya baru dikasih tahu Mbak Runi keterangan dari psikolog bahwa sebaiknya anak-anak ikut ibunya. Sempat mampir ke sana, mental anak tidak selalu kena, tapi ada rekomendasi dari psikolog anak-anak sebaiknya ikut ibunya. Begitu lah ya kira-kira," tutur Abdul Hamim Jauzie.


REKOMENDASI
TRENDING