Melanie Subono Prihatin Perbudakan di Indonesia
Melanie Subono ©KapanLagi.com®/Busan
Kapanlagi.com - Bagi seniman Melanie Subono, perbudakan di Indonesia bukanlah hal yang baru. Ia sudah menaruh perhatian pada hal ini sejak 8 tahun lalu. Sejak ia dinobatkan oleh Migrant Care dan Walk Free menjadi Duta Anti Perbudakan di awal 2014 lalu, perjuangan Melanie makin terbuka jalannya. "Gue uda bertahun-tahun berkecimpung di sini. Data tahun 2013 4 orang buruh migran kita meninggal perhari, dikalikan 365 hari lo kalikan selama 10 tahun uda berapa. Ada ratusan pekerja kita di Malaysia ditembak mati polisi Diraja Malaysia tanpa alasan. Dan sampai ini proses hukumnya tidak diproses," jelas Melanie Subono saat ditemui di peluncuran Migrant Care dan Walk Free di Cikini, Jakarta Pusat, Selasa (18/11). Selain di Malaysia, Melanie juga menemukan kasus perbudakan di NTT. Di sana ia baru saja menggrebek gudang yang berisi anak-anak yang akan dijadikan PSK, dihamili, lalu bayinya dijual. Ada juga sebagian anak-anak yang sakit dan tidak tahu bahwa ada bagian organ tubuh mereka yang dijual dan mereka kemudian dibuang begitu saja di pinggir jalan.
Melanie Subono ©KapanLagi.com®/Busan(Gisela Cindy resmi menikah dengan Sian di Kanada!)
(kpl/hen/rth)
Advertisement
