SELEBRITI

Nikita Mirzani Minta Tebusan 5 Miliar, Sam Aliano: Saya Bangga Jadi Tersangka

Senin, 20 Agustus 2018 18:35 Penulis: Guntur Merdekawan

Sam Aliano - Nikita Mirzani / Credit: KapanLagi

Kapanlagi.com - Dalam beberapa waktu terakhir, Ketua Asosiasi Pengusaha Muda Indonesia (APMI), Sam Aliano terlibat sebuah permasalahan pelik dengan artis Nikita Mirzani. Bahkan masalah mereka sampai masuk dalam ranah hukum, di mana keduanya saling melaporkan satu sama lain karena tuduhan berbeda.

Belum lama ini, tepatnya Senin (20/8) pukul 10.00 WIB, Sam memenuhi panggilan Polda Metro Jaya. Seperti diketahui, status Sam saat ini telah berubah jadi tersangka. Namun pria yang juga sempat mencoba maju jadi calon presiden itu merasa ada kejanggalan.

"Awal mula saya curiga pada tanggal 13 Augustus 2018 karena terjadi perbedaan statement antara Pak Adi Direktur Krimsus yang membantah dengan tegas bahwa Sam Aliano tersangka. Sedangkan Pak Roberto Kasubdit Cyber Crime yang merupakan bawahan Pak Adi malah mengatakan sebaliknya," ujar Sam Aliano di Mapolda Metro Jaya, Senin (20/8).

Kasubdit Cyber Crime Ditreskrimsus Polda Metro Jaya, Ajun Komisaris Besar Polisi (AKBP) Roberto Pasaribu mengatakan bahwa dalam beberapa bulan penyidikan, pihaknya telah melakukan gelar perkara dan meningkatkan status Sam Aliano sebagai tersangka, Senin (13/8). Namun pada hari yang sama, Direktur Reserse Kriminal Khusus (Reskrimsus) Polda Metro Jaya, Kombes Pol Adi Deriyan membantah telah menetapkan Sam sebagai tersangka dalam kasus pencemaran nama baik sebagaimana yang dilaporkan artis Nikita Mirzani.

1. Kuasa Hukum Niki Bikin Sam Celaka

Bahkan di hari yang sama, Nikita dan pengacaranya, Fahmi Bachmid juga mengumbar kepada media bahwa Sam Aliano telah ditetapkan sebagai tersangka. Hal ini dirasa sangat merugikan bagi Sam.

"Menurut saya, pengacara Nikita Mirzani tidak boleh memviralkannya karena belum ada statement resmi dari polisi. Selain itu, dia juga bukan jubir dan bukan perwakilan polisi. Akibatnya, ini bisa celaka orang, justru yang dirugikan adalah diri saya," ujar Sam.

2. Sam Bangga Meski Berstatus Tesangka

Lebih jauh Sam ingin agar pihak kepolisian segera menjalankan tugasnya dengan memeriksa akun Twitter dari Niki yang jadi sumber dari semua permasalahan ini. Pasalnya, sudah setahun lebih berlalu sejak Sam melakukan laporan atas ujaran kebencian yang dilakukan sebuah akun Twitter yang diduga milik Nikita Mirzani.

"Hingga saat ini polisi belum bisa memastikan bahwa akun Twitter yang diduga menyebarkan ujaran kebencian dan pelecehan itu bukan milik Nikita Mirzani. Jadi belum tentu Nikita Mirzani tidak bersalah. Ini sudah satu tahun, tolong polisiĀ  kerja profesional dan segera proses pemilik akun Twitter yang mengatasnamakan Nikita Mirzani. Pemilik akun Twitter itu saja belum diketahui, malah saya yang diproses dan ditetapkan sebagai tersangka. Harusnya polisi tidak menyalahkan saya atau masyarakat yang memprotes cuitan tersebut. Mana profesionalisme polisi? Tunjukkan dong, masa kalah sama saya," ujar Sam.

Seperti diketahui, akun Twitter yang diduga milik Niki itu menuliskan sebuah cuitan yang sedikit offensive dan bernada hinaan terhadap salah satu pahlawan Indonesia. Sam merasa wajar kalau dirinya dan masyarakat marah serta tidak terima bila ada orang yang melecehkan para pahlawan yang telah berjuang untuk Kemerdekaan Indonesia.

"Walaupun status saya sudah tersangka, saya bangga. Sebab, status itu saya sandang karena membela para pahlawan, para pejuang bangsa yang dihina dan dilecehkan oleh seseorang," Demikian keterangan Sam Aliano.

3. Sam Menduga Ada Main Mata

Jika kemudian Nikita Mirzani merasa karirnya dirugikan, Sam mempertanyakan apakah kerugian itu disebabkan oleh laporannya ke KPI atau karena beredarnya cuitan tersebut.

"Saya rasa kerjaan Nikita Mirzani tergangu karena cuitan akun Twitter yang diduga miliknya berbau ujaran kebencian dan pelecehan terhadap para pahlawan serta Jenderal TNI Purnawirawan Gatot Nurmantyo akhirnya gara ini membuat masyarakat marah. Bukan karena laporan saya ke KPI karena KPI tidak pernah mencekal Nikita Mirzani," ujar Sam.

Sementara itu saat jumpa pers di kawasan Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, pada Selasa (14/8), Niki sempat mengaku akan membuka pintu damai untuk Sam Aliano. Syaratnya, Sam harus membayar uang ganti rugi sebesar 5 Miliar rupiah.

"Saya menduga ada permainan mata antara dua pihak. Nikita Mirzani minta damai dengan syarat tebusan uang 5 miliar agar saya mencabut laporannya. Saya duga Nanti uang itu dibagi-bagi hasil oleh kedua pihak tersebut," jelasnya lebih jauh.

Oleh karena itu pada hari Kamis jam 10.00 pagi (23/8), Sam Aliano akan melaporkan Nikita dan AKBP Roberto Gomgom Pasaribu serta akun Twitter @NikitaMirzani ke Polda Metro Jaya atas dugaan pencemaran nama baik dan menjatuhkan saham perusahaannya.

REKOMENDASI
TRENDING