Pasca Operasi Katarak, Kondisi Anak Asri Welas Makin Membaik & Mulai Sekolah

Jum'at, 19 Januari 2018 14:15 Penulis: Helmi Romadhon
Pasca Operasi Katarak, Kondisi Anak Asri Welas Makin Membaik & Mulai Sekolah Asri Welas. Credit: KapanLagi.com/Muhammad Akrom Sukarya

Kapanlagi.com - Pasca menjalani operasi katarak beberapa waktu lalu, anak kedua Asri Welas yakni Rayyan Gibran Ridha Rahardja (Ibran) kondisinya makin membaik. Bahkan kini Ibran sudah masuk sekolah demi melatih konsentrasi matanya dan perkembangan otak kanannya. Sekolah tersebut hanya sekali dalam satu minggu, yakni setiap hari Jumat.

"Ibran Alhamdulillah berjalan dengan baik perkembangannya. Sudah mulai sekolah, jadi ada kelas konsentrasi seminggu sekali. Ada kelas konsentrasi buat mata dan perkembangan otak kanannya. Jadi untuk konsentrasi sekolahnya setiap hari Jumat itu jam 1 siang antara abis makan siang. Biasanya dia ngantuknya jam 4, jadi sebelum dia ngantuk ya sekolah dulu ada di Dharmawangsa. Dia belajar fokus matanya sama konsentrasi otak kanan," ujar Asri saat ditemui di XXI Lounge Plaza Senayan, Jakarta Selatan, Kamis (18/1).

Bintang film TAKUT KAWIN itu pun mengungkapkan bahwa kurikulum sekolah yang diikuti Ibran itu berasal dari Jepang. Bahwa anak dari usia 0 bulan sudah bisa belajar untuk konsentrasi dan perkembangan otak kanan.

Asri Welas bicara soal kondisi anaknya. Credit: KapanLagi.com/Muhammad Akrom SukaryaAsri Welas bicara soal kondisi anaknya. Credit: KapanLagi.com/Muhammad Akrom Sukarya


"Sebenarnya anak bisa sekolah dan dilatih itu bisa dari baru lahir sudah bisa ikut konsentrasi otak kanan tapi memang pelajarannya beda-beda. Karena ini memang kurikulum instruksi dari Jepang. (Info sekolah) dari temanku yang anaknya juga belajar perkembangan otak kanan," papar Asri.

"Jadi kalau anak-anak 0 bulan sudah belajar untuk konsentrasi perkembangan otak kanannya sebenarnya bagus untuk dipelajari. Tapi Ibran berkesempatan belajar di umur 9 bulan ini udah bisa sekolah konsentrasi," lanjutnya.

Walau Asri sempat khawatir jika sang anak akan rewel, ternyata Ibran sangat senang bisa menjalankan instruksi yang diberikan gurunya. "Tapi sekolah kan pasti merasa melelahkan atau nggak, tapi ini fun-fun aja mereka selama 1 jam. Nggak nangis dia happy. Maksudnya dia senang ya bisa menirukan atau menjalankan instruksi dari gurunya," pungkasnya.

(kpl/rhm/mhr)

Reporter:

Nuzulur Rakhmah

REKOMENDASI
TRENDING