SELEBRITI

Sempat Termakan Hoax Ratna Sarumpaet, Ini Kata Dorce Gamalama dan Inggrid Kansil

Minggu, 07 Oktober 2018 15:20 Penulis: Galuh Esti Nugraini

Dorce Gamalama - Inggrid Kansil © KapanLagi.com/Agus Apriyanto

Kapanlagi.com - Belakangan ini publik dihebohkan dengan berita hoax yang dilakukan Ratna Sarumpaet. Ia mengaku menjadi korban pemukulan oleh sejumlah oknum, padahal nyatanya ia melakukan operasi plastik. Karena berita hoax tersebut tentunya banyak pihak yang merasa dirugikan.

Seperti yang dirasakan oleh artis Dorce Gamalama dan Inggrid Kansil. Sebelum pengakuan Ratna, keduanya sempat foto bersama dengan memegang foto Ratna Sarumpaet untuk memberi dukungan pada aktivis tersebut. Saat kebohongan Ratna terungkap, Dorce dan Inggrid pun sangat terkejut.

"Oh terkejut, saya sebenarnya orang yang mengagumi dia, salah satu perempuan yang berani sama pak Luhut aja dia berantem, tapi memang kadang-kadang suka kelewatan. Saya doakan mudah-mudahan bangsa ini ya lebih dewasa lah biar tidak bertengkar," ujar Dorce saat jumpa pers di Lippo Mall Kemang, Jakarta Selatan, Sabtu (6/10).

"Saya cuma minta satu aja tolong saya jangan digiring kemana-mana. Saya tidak ada di mana, percayalah di tahun ini saya tidak pernah berada di panggung kampanye apapun. Saya ingin tenang, siapa pun presiden saya doakan menjadi pemimpin yang baik di negeri ini," lanjutnya. 

1. Menyesal dan Tak Percaya

Inggrid pun merasa sangat menyesal telah melakukan foto tersebut. Karena ia benar-benar tidak menyangka niat baiknya ternyata justru mendapat balasan seperti ini.

"Ya istighfar lah ya, masya Allah kok ada orang seperti ini ya pastinya. Niat kita kan baik menyuarakan anti kekerasan terhadap perempuan, kita udah belain kok tiba tiba-tiba seperti ini gitu ya. Ya pasti menyesal namanya juga dibohongin, menyesal. Waktu saya menulis caption itu kan masih praduga tak bersalah. Di situ saya menulis kalau memang benar, jadi saya belum terlalu yakin banget di situ," ungkap Inggrid.

2. Penyebar Hoax Diberi Hukuman

"Kita gak cek n ricek aja mbak, kita cuma lihat lewat pamflet. Ternyata Tompi benar karena dia dokter, ternyata operasi," tambah Dorce.

Inggrid pun berharap untuk orang-orang yang menyebarkan berita hoax mendapat hukuman yang setimpal. "Ya sesuai dengan ditetapkan hukum Indonesia. Kita nggak bisa lebih-lebihin karena ada pasalnya," pungkas Inggrid.


REKOMENDASI
TRENDING