SELEBRITI

Sepupu Jadi Korban Lion Air JT-610, Tantri Namirah Menangis & Gemetar

Kamis, 01 November 2018 23:16 Penulis: Dhefa Mauren Roos Mary

Haykal Kamil © Bintang.com

Kapanlagi.com - Belum lama, Haykal Kamil muncul di Bandara Soekarno Hatta dengan wajah yang cemas. Ia juga berjalan cepat seperti sedang terburu-buru. Rupanya kedatangannya ke sana adalah untuk mengusut status saudaranya yang ternyata menjadi 1 dari sekian banyak penumpang pesawat Lion Air JT-610 yang hilang kontak di Perairan Karawang, Jawa
Barat.

Sempat tak ada kabar lanjutan soal sepupunya, Haykal Kamil yang ditemani oleh sang istri, Tantri Namirah akhirnya angkat bicara. Dimana kemunculan keduanya kali ini
memang memakan waktu. Pasalnya ia harus menunggu sang istri untuk siap tampil di depan media karena ternyata sepupu yang ia maksud adalah saudara Tantri Namirah.

"Mohon maaf baru bisa kasih statement sekarang, karena memang ini keluarga dari Namirah. Jadi aku perlu menghargai Namirah dan keluarga besarnya. Aku nunggu sampai Namirah siap berkomentar, baru kita bisa ketemu sama teman-teman media. Namanya Tri Yudha Gautama atau Bang Ibung. Itu sepupu dari Namirah, secara personal Namirah yang lebih kenal," ujar Haykal Kamil saat dijumpai di Pulogebang, Jakarta Timur, Kamis (1/11/2018).

1. Kaget dan gemetar

Usai Haykal Kamil yang mengawali dengan memberikan informasi soal korban, kini giliran Namirah yang bicara. Mengetahui sang sepupu menjadi korban Lion Air JT-610 ia tak dapat membohongi perasaannya. Ia benar-benar terkejut dan tidak menyangka.

"Jadi itu sepupuku dari mama. Rumahnya juga nggak jauh dari aku. Pas tahu (kalau dia jadi salah satu korban) sebenarnya beneran kaget. Setiap ingat (almarhum) itu kayak gemetar. Aku dan dia bedanya tuh cuma 4 tahun. Waktu kecil aku tinggal di Palembang, setiap liburan ke Jakarta aku tuh tidur di rumahnya. Yang ngajakin main itu ya abang aku ini," ujar Namirah sambil menangis.

2. Reaksi Namirah

Jelas saja tangis Namirah pecah. Ia dan almarhum rupanya cukup dekat. Bahkan memiliki kedekatan semasa ia masih kecil.

Shock, sudah jelas. Ditambah lagi kabar soal almarhum yang masuk menjadi salah satu korban Lion Air JT-610 tersiar pertama kali ia ketahui dari keluarganya sendiri. "Aku tahunya pertama tuh kan kita punya grup (chat) keluarga, terus, 'Lion Air hilang kontak'. 'Wah, kasihan ya keluarganya. Kalau seandainya aku di situ (jadi salah satu korban gimana ya?'). Tiba-tiba mamaku telepon, 'Bang Ibung di pesawat (Lion Air yang hilang itu)'. Cuma diam, nggak nangis. 'Oh, ada abang?' Udah, nelpon Haykal. 'Kok bisa ya?' Aku nggak pernah ngebayangin kalau misalnya ada keluarga aku di situ, ternyata aku sendiri yang ngalamin," sambung Namirah.

3. Nggak konsen

Sontak Namirah pun kalut. Meski dalam posisi bekerja, ia mengaku langsung pulang. Gara-garanya ia sama sekali tidak bisa berkonsentrasi.

"Aku nggak kerja sama sekali. Di situ aku langsung pulang. Namanya keluarga, apalagi dekat. Pasti mau kerja pun nggak konsen. Akhirnya aku pulang terus kita siap-siap ke rumah istrinya di daerah Rawamangun," pungkas Namirah.

KapanLagi turut berduka atas musibah jatuhnya pesawat Lion Air JT-610 ini. Semoga Namirah dan seluruh keluarga besar diberikan ketabahan dan kekuatan, amin.

Liputan6.com Visual Stories: Misteri Jatuhnya Pesawat Lion Air JT-610


REKOMENDASI
TRENDING