Setelah 20 Sidang, Masalah Harta Gono-Gini Farhat & Nia Beres

Jum'at, 07 Oktober 2016 02:15 Penulis: Guntur Merdekawan
Setelah 20 Sidang, Masalah Harta Gono-Gini Farhat & Nia Beres Farhat Abbas - Nia Daniati © KapanLagi.com®

Kapanlagi.com - Tahun 2014 silam, Farhat Abbas resmi bercerai dengan Nia Daniati. Namun hubungan mereka tak berakhir begitu saja, karena keduanya masih sering terlibat adu sindir dan perang dingin. Bahkan beberapa waktu lalu Farhat menggugat Nia masalah harta gono-gini yang belum juga kelar.

Setelah sidang panjang, akhirnya masalah pembagian harta gono-gini antara Farhat dan Nia berakhir juga pada hari Kamis (6/10) kemarin. Pihak Farhat menyebut jika keputusan akhir dari pengadilan sangat adil dan bisa diterima.

"Hari ini 6 Oktober perjalanan sidang pembagian harta bersama FA dan ND berakhir dengan putusan yang menurut kami seadil-adilnya. Ini sidang ke-20, berjalan sudah satu tahun plus satu bulanan. Putusannya sangat adil untuk kedua belah pihak, karena harta bersama harta yang diperoleh selama perkawinan. Entah itu yang didapat sendiri-sendiri atau bersama, itu harus dibagi bersama," ujar pengacara Farhat, Rhony Sapulette saat dijumpai di Pengadilan Agama Jakarta Selatan, Kamis (6/10).

"Gugatan kami atas harta-harta ialah rumah di Kemang Utara seluas 1000 meter dan empat kendaraan mobil. Ada dua kendaraan mobil honda 2006 dan Caravelle 2005, kami tidak bisa menyampaikan bukti BPKB kendaraan itu, jadi dua aset itu kabur menurut hakim. Kami terima apa adanya. Tetapi ada mobil fortuner 2012 dan freed 2010 itu dinyatakan harta bersama, dan rumah di kemang itu harta bersama. Jadi harus dibagi seperdua masing-masing. Itu hasil di PA Jaksel," sambungnya.

Farhat dapat pembagian harta gono-gini secara merata © KapanLagi.com®Farhat dapat pembagian harta gono-gini secara merata © KapanLagi.com®

Bahkan Nia sendiri sudah menerima keputusan untuk membagi harta gono-gini tersebut. Pihak Farhat pun senang karena akhirnya permasalahan panjang ini berakhir dengan damai dan adil.

"Total Aset, itu harus dibagi. Rumah dikuasai fisik oleh Nia, jadi harus dijual ke balai lelang negara, kalau harganya 20M, nanti jadi 10-10. Yang penting pengadilan sudah putuskan yang seadil-adilnya," pungkasnya.

(kpl/aal/gtr)

Reporter:

Sahal Fadhli


REKOMENDASI
TRENDING