Stuart Collin Ingin Ketemu Anak, Risty Tagor Malah Block WA

Kamis, 10 Maret 2016 14:00 Penulis: Fitrah Ardiyanti
Stuart Collin Ingin Ketemu Anak, Risty Tagor Malah Block WA Stuart Collin/©KapanLagi.com®/Budy Santoso
Kapanlagi.com - Hari ini, Kamis (10/3), sidang lanjutan perceraian Risty Tagor dan Stuart Collin kembali digelar. Drama perceraian keduanya memang cukup melelahkan dan panjang dan masalah baru selalu muncul.

Sidang yang beragendakan pembacaan kesimpulan tertulis dari berbagai pihak ini dihadiri oleh Risty dan Stuart. "Klien kami membela rumah tangga dan hak-haknya terhadap anak maka dia datang ke persidangan," ujar Denny Lubis, kuasa hukum Stuart Collin, saat ditemui di Pengadilan Agama Jakarta Selatan, Kamis (10/3).

Pihak Stu menilai gugatan pihak Risty kurang bukti. "Klien kami katanya tidak pernah memberikan nafkah kepada penggugat. Jadi tidak kuat alasan. (kami harap) Supaya majelis hakim membatalkan gugatan," tegasnya.

Stuart sudah tak lagi bisa bersabar soal anak/©KapanLagi.com®/Budy SantosoStuart sudah tak lagi bisa bersabar soal anak/©KapanLagi.com®/Budy Santoso

Stu dituding tak memberikan nafkah. "Maret transfer tapi ditolak. Kedua, berkaitan dengan sifat kasar, katanya semenjak menikah jadi kasar perilaku (Stu), jadi kami buktikan Mei dan juni 2015 dia (Stu) masih romantis. Stu memiliki iktikad baik intuk menyelesaikan. Katanya dibilang kasar kepada orangtua Risty dan menganiayai Arsen," elak Denny Lubis.

Stu pun curhat bahwa Risty block aplikasi WhatsAppnya. "Kemarin sudah ada angin segar dari Risty, 'Ayo bicara soal anak'. Tapi dia block WA. Dari awal anak saya lahir, kenapa alasan memisahkan anak dengan bapak. Orang sekitar keliling tidak punya hati. Ini anak, lho. Saya cuma mau hati nurani sebagai ibu. Kebahagiaan anak jangan dikorbankan. Sebelumnya saya gak pernah bawa anak. Saya sudah sakit hati banget. Saya gak pernah ridho kalau sampai ada yang menganggap ini sudah cerai. Mulut saya belum terucap kata talak sedikit pun," ceritanya.

Menurutnya, permintaan maaf bisa dilakukan sambil jalan. Namun soal urusan anak, ia tak mau lagi bersabar. "Anak ini sudah dua bulan gak ketemu. Itu paling penting. Saya enggak ngerti maksud dia apa, saya ngerti dia paham banget kan soal agama, orangtua gak boleh dipisahkan sama anak. Ini fatal banget," tandas Stu.

(kpl/aal/tch)

Reporter:

Sahal Fadhli


REKOMENDASI
TRENDING