Susahnya Jadi Artis, Kangen Band Yang Fenomenal Menapaki Karir Dari Bawah

Selasa, 05 Desember 2017 12:52 Penulis: Ahmat Effendi
Susahnya Jadi Artis, Kangen Band Yang Fenomenal Menapaki Karir Dari Bawah Kangen Band ©KapanLagi.com

Kapanlagi.com - Dari sekitar tahun 2005 hingga saat ini, Kangen Band banyak memberikan warna di belantika musik. Di masa jayanya, Kangen Band pernah menjadi salah satu band paling berpengaruh yang mampu mengubah arah industri musik Indonesia. Namun berbagai masalah baik secara internal maupun eksternal menggerus popularitas mereka.

Kangen Band dalam format awal digawangi oleh Andika, Dodhy, Tama, Bebe, Izzy dan Liem. Selain itu ada juga sosok Eren yang menjadi backing vokal. Namun pasca Andika terjerat kasus narkoba, Kangen Band sempat hadir dengan format Reyhan sebagai vokalis. Sayangnya Reyhan tidak mampu menggantikan sosok Andika dan ia tak bertahan lama bersama band tersebut.

Kangen Band & Fenomena Naik Kelas Kalangan Ekonomi Bawah

Kangen Band di masa lalu, para personelnya mampu sukses dari bawah. ©KapanLagi.comKangen Band di masa lalu, para personelnya mampu sukses dari bawah. ©KapanLagi.com

Band yang satu ini memiliki background menarik, sebagian personel Kangen Band di awal karirnya sempat diingat sebagai orang-orang yang berasal dari kalangan ekonomi bawah. Andika sang vokalis di masa lalu merupakan penjual es cendol. Sementara Dodhy memiliki ayah seorang penarik becak, dan pernah bekerja sebagai kuli bangunan.

Iiem pernah bekerja sebagai montir sebelum terkenal sebagai drummer band tersebut. Bebe berjualan nasi uduk di depan RS Abdul Moeloek Bandar Lampung bersama orang tuanya. Tama di masa lalu juga bukan berasal dari kalangan berada, dan pernah berjualan sandal jepit. Izzy sendiri tergolong lebih beruntung di antara teman-temannya dan ada kalanya ia memfasilitasi teman-temannya ngeband.

Nasib personel Kangen Band pun berubah drastis ketika mereka meluncurkan karya yaitu album TENTANG AKU, KAU, DAN DIA di tahun 2007. Saat itu mereka seolah menghadirkan semangat bagi siapa saja yang berjuang dari bawah.

Lagu-lagu Kangen Band misalnya Tentang Bintang, Penantian Yang Tertunda, Usai Sudah, dan Selingkuh sangat populer di pasaran. Kesuksesan instan seolah didapat kala itu, Kangen Band bahkan mampu mempengaruhi industri musik agar menerima lagu-lagu berirama melayu. 

Meski demikian kehadiran Kangen Band tidak langsung diterima semua kalangan. Sebagian pihak baik dari masyarakat dan bahkan rekan musisi mencemooh band tersebut. Dalam buku Cracking Zone, pakar management Rhenald Kasali berpendapat bahwa cemoohan yang ada merupakan bentuk kegalauan psikologis masyarakat menengah atas dalam menerima strata sosial yang lebih rendah sebagai konsumen pada strata yang sama. Ia membuat perbandingan hal yang hampir serupa pernah dialami Amerika Serikat ketika Martin Luther King memimpin gerakan kaum sipil membebaskan negara tersebut dari belenggu perbedaan warna kulit di tahun 60an.

Sejak tahun 2007, personel Kangen Band telah meninggalkan kehidupan mereka yang dulu. Namun setelah naik kelas secara ekonomi, selain kesuksesan beberapa masalah mulai menghampiri mereka. Kangen Band tak lepas dari sensasi ketika berkarir di dunia musik tanah air. 

Puncak Ketenaran & Sensasi

Pasca beberapa tahun sukses di belantika musik tanah air, karir Kangen Band meredup seiring berbagai sensasi yang muncul dari personelnya. ©KapanLagi.comPasca beberapa tahun sukses di belantika musik tanah air, karir Kangen Band meredup seiring berbagai sensasi yang muncul dari personelnya. ©KapanLagi.com

Pada tahun 2007, Kangen Band terpilih sebagai grup band tervaforit pada SCTV Award. Karir band ini pun cukup stabil hingga beberapa tahun setelahnya. Kehidupan personel Kangen Band pun sempat diangkat dalam sinetron Aku Memang Kampungan meski dengan dibumbui banyak cerita fiksi. 

Pada tahun 2008, Kangen Band sempat mengeluarkan album YANG SEMPURNA dan merupakan hasil repackage dari album sebelumnya. Di tahun yang sama, band ini menelurkan album BINTANG 14 HARI. Lagu Yolanda dan Doy meneruskan kesuksesan karya sebelumnya. Kangen Band pun seolah membuktikan diri bukan grup kacangan yang hilang setelah satu karya saja.

Satu tahun setelahnya di tahun 2009 Kangen Band juga kembali menelurkan album lain berjudul PUJAAN HATI. Namun kesuksesan Kangen Band ini diwarnai berbagai masalah yang menerpa band tersebut. Andika sang vokalis mulai terlibat banyak masalah dan hal itu menggoyahkan nama band yang ia gawangi.

Pada tahun 2010, Andika terlibat kasus pemukulan terhadap temannya yang ia curigai mengambil laptop. Kasus ini cukup berlarut-larut dan Andika sempat divonis hukuman 7 bulan penjara. Di tahun yang sama Andika juga bermasalah dengan istrinya kala itu yaitu Ade Bunga. Andika dianggap menelantarkan istri dan anak, serta kedapatan bersama wanita lain.  Karena kasus ini Andika sempat divonis penjara 4 bulan. 

Tak berhenti di sana, di tahun 2011 ketika tengah dalam proses perceraian dengan sang istri, Andika terjerat kasus narkoba bersama Izzy. Karena masalah ini ia harus mendekam di pusat rehabilitasi Lido dan karirnya bersama Kangen Band pun semakin hancur. 

Tak heran Andika sempat digantikan oleh vokalis lain yang bernama Reyhan pada tahun 2012. Andika sendiri kala itu hengkang dari Kangen Band bersama sang gitaris yaitu Dodhy dan membentuk grup Kangen Lagi. Sayangnya baik Kangen Band maupun Kangen Lagi tak begitu sukses di pasaran. 

Selain narkoba, masalah yang banyak menerpa Andika adalah seputar wanita. Ia beberapa kali menikah dan berganti pasangan. Bahkan pada tahun 2017 Andika juga tak lepas dari masalah, ia disebutkan bercerai dari seorang wanita bernama Chairunnisa alias Caca karena kehadiran wanita lain dalam pernikahan.

Kembali ke Format Awal

Foto Kangen Band di bulan November 2017. Grup ini kembali ke format awal meski tanpa kehadiran Dodhy. ?nstagram.com/kangenbandofficialFoto Kangen Band di bulan November 2017. Grup ini kembali ke format awal meski tanpa kehadiran Dodhy. ?nstagram.com/kangenbandofficial

Selama beberapa tahun Andika dan Kangen Band memilih berjalan sendiri-sendiri. Namun rupanya keputusan tersebut seolah sama-sama tak membawa kebaikan bagi mereka. Akhirnya pada pertengahan tahun 2016, Andika kembali bergabung dengan grup yang membesarkan namanya. 

Kangen Band pun memilih kembali tampil dengan format awal meski tanpa kehadiran Dodhy yang saat ini lebih fokus berkarir sebagai produser musik. Grup tersebut berusaha mengulang kesuksesan mereka di belantika musik tanah air. 

Namun langkah tersebut rupanya tak selamanya mulus. Kangen Band bermasalah dengan label yang menaungi mereka saat itu yaitu TA Pro Music and Publishing. Bahkan mereka sempat melaporkan label baru tersebut ke polisi karena tuduhan melanggar pasal 372 dan 378 KUHP dan tidak memberikan royalti seperti seharusnya.

Karir Kangen Band banyak diwarnai perjuangan yang tidak mudah dari bawah. Namun setelah di puncak langkah mereka pun tidak selamanya mulus. Yang pasti hingga saat ini Kangen Band masih tetap berkarya walau belum bisa kembali sepenuhnya di puncak popularitas seperti dulu lagi. Well, semoga berbagai hal yang direncakanan bisa berjalan baik dan Kangen Band kembali sukses menelurkan karya-karya populer ya!

(kpl/sjw)

Editor:

Ahmat Effendi


REKOMENDASI
TRENDING