Trans TV Briefing Buat Tak Takut-Takuti Olga

Trans TV Briefing Buat Tak Takut-Takuti Olga Olga

Kapanlagi.com - Guyonan Olga Syahputra yang dinilai tidak sensitif tentang korban perkosaan sopir angkot dan terucap di acara Dekade Trans Untuk Indonesia telah dilaporkan oleh LSM Lentera Indonesia ke Komisi Penyiaran Indonesia. Pihak Trans TV pun mengaku tak menyangka respon yang diakibatkan guyonan tersebut begitu besar."Saya dengar olok-olokan itu secara jelas, beberapa menit kemudian ada respon di twitter, saya enggak nyangka responnya sampai se-begitu. Buat kami ini sangat mahal pengalamannya," ucap Andi Chairil, Production Divisions Trans Corps ditemui di gedung Bapeten jl Gajahmada 8, Jakarta Pusat, Selasa (20/12) pagi.Sebelum acara mereka telah memberi briefing kepada tim yang tampil di atas panggung agar Olga tidak ditakut-takuti. Tujuannya guna menghindari kata-kata yang tidak penting keluar dari mulut Olga. Namun ternyata guyonan tentang perkosaan tersebut tetap lolos."Selama ini batasan yang ditekankan memang tentang SARA, namun soal isu perkosaan memang belum terlalu ditekankan. Dari tim kreatif memang sudah dibriefing biar di segmen 5 DUNIA LAIN (yang ditampilkan di Dekade Trans Untuk Indonesia) itu agar Olga tidak ditakut-takuti biar enggak keceplosan kata-kata yang enggak penting," jelasnya.Aturan tentang tayangan televisi sebenarnya lumayan ketat. Seperti yang diungkap KPI, ada etika yang harus dipatuhi dan seharusnya dimengerti pengisi acara seperti Olga. "TV itu ruangnya lebih luas, dengan khalayak yang beragam. Jadi emang aturan untuk TV itu lebih ketat, dan mereka harus mengetahui etika penyiaran. Tentunya para pengisi acara pun seharusnya tahu etika-etika saat mereka di depan layar TV yang ditonton oleh masyarakat luas," ucap Nina Mutmainnah Armando, Wakil Ketua KPI.Meski kasus komentar tak sensitif ini mencuat, KPI tak menghimbau TV untuk mengurangi tayangan live sebagai penyelesaian. "Gak juga, namun acara live itu sebaiknya perencanaannya lebih baik lagi. Karena kalau terjadi udah ga bisa diulang lagi," tegasnya.  

(Setelah 8 tahun menikah, Raisa dan Hamish Daud resmi cerai.)

(kpl/ato/sjw)

Rekomendasi
Trending