Doa Nurbuat Arab, Latin, dan Artinya Lengkap beserta Asal-Usul dan Keutamaannya
doa nurbuat arab latin artinya (h)
Kapanlagi.com - Doa nurbuat termasuk amalan yang banyak diamalkan umat Islam untuk memohon perlindungan sekaligus tercapainya hajat kepada Allah SWT. Tidak heran bila banyak orang mencari bacaan doa nurbuat Arab, latin, dan artinya agar dapat melafalkannya dengan tepat.
Secara bahasa, nurbuat berasal dari frasa nurun nubuwwah yang berarti cahaya kenabian. Doa ini dikenal sebagai munajat memohon keselamatan, kesehatan, umur panjang, hingga dijauhkan dari permusuhan.
Melalui ulasan doa nurbuat Arab, latin, dan artinya berikut, kamu bisa memahami lafal sekaligus makna yang terkandung di dalamnya. Pembahasan turut menyorot asal-usul dan tinjauan kritis para ulama hadis agar pengamalannya lebih berdasar.
Advertisement
Dilansir dari NU Online, doa nurbuat bersumber dari riwayat yang disebutkan Imam Abul Qasim Ali Ibn Asakir dalam kitab Tarikh Dimasyq. Riwayat ini mengaitkan doa tersebut dengan peristiwa Malaikat Jibril yang mendatangi Rasulullah SAW ketika beliau tengah bersedih.
1. Apa Itu Doa Nurbuat? Pengertian dan Maknanya
Doa nurbuat adalah rangkaian munajat yang memuji keagungan Allah SWT sekaligus memohon perlindungan, kesehatan, kelapangan rezeki, dan kasih sayang dari sesama manusia. Istilah "nurbuat" merupakan penyerapan dari dua kata Arab, yakni nur yang berarti cahaya dan nubuwwah yang berarti kenabian, sehingga secara harfiah bermakna cahaya kenabian.
Dalam buku Malaikat Pun Mengamini: Kumpulan Doa Penggapai Rida Ilahi karya Hamdan Hamedan, disebutkan bahwa doa yang sering disebut nurbuat ini memiliki makna cahaya kenabian dan berkaitan erat dengan keteladanan para nabi dalam menyebarkan kebaikan serta keberkahan. Penamaan ini menegaskan posisi doa tersebut sebagai amalan bernuansa spiritual yang mengarah pada perlindungan Ilahi.
Isi doa nurbuat sarat dengan penyebutan sifat-sifat kesempurnaan Allah, mulai dari kekuasaan yang agung, anugerah yang terdahulu, hingga penguasaan atas kalimat-kalimat yang sempurna. Muatan seperti ini membuat doa nurbuat dipahami sebagai bentuk pengagungan (tauhid) sebelum seorang hamba menyampaikan permohonannya. Untuk memperdalam pemahaman terhadap nama dan sifat Allah, kamu bisa menelusuri kembali 99 nama Allah dan artinya dalam Asmaul Husna.
Doa nurbuat boleh dibaca kapan saja karena kandungannya bernilai baik, yaitu menjauhkan diri dari kesesatan dan memohon penjagaan Allah SWT. Karena itu, amalan ini kerap dilafalkan dalam berbagai kesempatan sebagai ikhtiar batin sekaligus sarana mendekatkan diri kepada Sang Pencipta.
2. Bacaan Doa Nurbuat Arab, Latin, dan Artinya
Berikut bacaan doa nurbuat yang lafaznya dirujuk dari riwayat Ibn Asakir sebagaimana dihimpun NU Online. Lafal ini disajikan lengkap dalam tulisan Arab, transliterasi latin, dan terjemahannya agar mudah diikuti, termasuk bagi yang belum lancar membaca huruf hijaiah.
اَللّٰهُمَّ ذِى السُّلْطَانِ الْعَظِيْمِ وَذِى الْمَنِّ الْقَدِيْمِ وَذِي الْوَجْهِ الْكَرِيْمِ وَوَلِيِّ الْكَلِمَاتِ التَّامَّاتِ وَالدَّعَوَاتِ الْمُسْتَجَابَةِ عَاقِلِ الْحَسَنِ وَالْحُسَيْنِ مِنْ اَنْفُسِ الْحَقِّ عَيْنِ الْقُدْرَةِ وَالنَّاظِرِيْنَ وَعيْنِ الْجِنِّ الْاِنْسِ وَالشَّيَاطِيْنِ وَاِنْ يَّكَادُ الَّذِيْنَ كَفَرُوْا لَيُزْ لِقُوْنَكَ بِاَبْصَارِهِمْ لَمَّا سَمِعُوا الذِّكْرَ وَيَقُوْلُوْنَ اِنَّهُ لَمَجْنُوْنٌ وَمَاهُوَ اِلاَّذِكْرٌ لِّلْعَالَمِيْنَ وَمُسْتَجَابُ اْلقُرْاٰنِ الْعَظِيْمِ وَوَرِثَ سُلَيْمَانُ دَاوُدَ عَلَيْهِمَا السَّلَامُ الْوَدُوْدُ ذُوالْعَرْشِ الْمَجِيْدِ طَوِّلْ عُمْرِيْ وَصَحِّحْ جَسَدِيْ وَاقْضِ حَاجَتِيْ وَاَكْثِرْ اَمْوَالِيْ وَاَوْلَادِيْ وَحَبِّبْنِيْ لِلنَّاسِ اَجْمَعِيْنَ وَتَبَاعَدِ الْعَدَاوَةَ كُلَّهَا مِنْ بَنِيْ اٰدَمَ عَلَيْهِ السَّلَامُ مَنْ كَانَ حَيًّا وَّيَحِقَّ الْقَوْلُ عَلَى الْكَافِرِ
Latin: Allahumma dzis-sulthanil-'azhim, wa dzil-mannil-qadim, wa dzil-wajhil-karim, wa waliyyil-kalimatit-tammat, wad-da'awatil-mustajabah, 'aqilil-hasani wal-husain, min anfusil-haqq, 'ainil-qudrati wan-nazhirin, wa 'ainil-jinnil-insi wasy-syayathin, wa in yakadulladzina kafaru layuzliqunaka bi absharihim lamma sami'udz-dzikra wa yaquluna innahu lamajnun, wa ma huwa illa dzikrul lil-'alamin, wa mustajabul-qur'anil-'azhim, wa waritsa sulaimanu dawuda 'alaihimas-salam, al-wadudu dzul-'arsyil-majid. Thawwil 'umri, wa shahhih jasadi, waqdhi hajati, wa aktsir amwali wa auladi, wa habbibni lin-nasi ajma'in, wa taba'adil-'adawata kullaha min bani adama 'alaihis-salam, man kana hayya, wa yahiqqal-qaulu 'alal-kafir.
Artinya: "Ya Allah, Dzat yang memiliki kekuasaan yang agung, yang memiliki anugerah yang terdahulu, yang memiliki wajah nan mulia, penguasa kalimat-kalimat yang sempurna dan doa-doa yang mustajab, pelindung Hasan dan Husain dari jiwa-jiwa yang hak, dari pandangan mata yang penuh kuasa, serta dari pandangan mata jin, manusia, dan setan. Dan sesungguhnya orang-orang kafir itu hampir-hampir menggelincirkanmu dengan pandangan mata mereka tatkala mendengar peringatan (Al-Qur'an), dan mereka berkata, 'Sesungguhnya ia (Muhammad) benar-benar orang gila.' Padahal (Al-Qur'an) itu tidak lain hanyalah peringatan bagi seluruh alam, dan Dia Yang mengabulkan melalui Al-Qur'an yang agung. Dan Sulaiman telah mewarisi Daud, semoga keselamatan atas keduanya. Dialah Yang Maha Pengasih, pemilik 'Arsy yang mulia. Panjangkanlah umurku, sehatkanlah tubuhku, tunaikanlah hajatku, perbanyaklah harta dan anak-anakku, jadikanlah aku dicintai seluruh manusia, jauhkanlah segala permusuhan dari anak cucu Adam yang masih hidup, dan tetapkanlah ketentuan (azab) atas orang kafir."
Salah satu bagian awal doa ini menyebut sifat "al-wajhil-karim" atau wajah yang mulia, yang berkaitan erat dengan pengagungan asma Allah. Kamu dapat menyelami maknanya lebih jauh melalui pembahasan arti Asmaul Husna Al Karim yang bermakna Maha Pemurah. Baca juga: Mengenal 99 nama Asmaul Husna beserta artinya.
Baca juga: Panduan memahami makna doa yang dibaca agar lebih khusyuk.
3. Asal-Usul Doa Nurbuat dan Tinjauan Kritis Para Ulama
Referensi doa nurbuat umumnya dirujuk dari riwayat Imam Abul Qasim Ali Ibn Asakir dalam kitab Tarikh Dimasyq. Riwayat itu mengisahkan Malaikat Jibril mendatangi Rasulullah SAW yang sedang bersedih karena kedua cucunya, Hasan dan Husain, terkena penyakit 'ain, lalu Jibril mengajarkan kalimat-kalimat perlindungan tersebut. Menariknya, dalam riwayat aslinya, lafal doa hanya sampai pada frasa "a'yun al-ins", yaitu pandangan atau penglihatan manusia.
Penelusuran sumber menunjukkan doa ini juga tercatat dalam Tafsir Ibn Katsir saat mufasir menjelaskan Surah Al-Qalam ayat 51, serta dalam kitab Kanz al-'Ummal karya Ali ibn Hisam al-Din al-Hindi. Dalam ilmu hadis, lafal doa nurbuat berstatus tafarrud, yaitu ketika satu perawi meriwayatkan sebuah riwayat tanpa ada perawi lain yang meriwayatkan riwayat sejenis.
Al-Khatib al-Baghdadi, sebagaimana dinukil dalam Tafsir Ibn Katsir, mengomentari riwayat ini, "Abu Raja Muhammad bin Ubaidillah al-Hayathi meriwayatkan hadis ini seorang diri (tafarrud); ia termasuk penduduk kaum Tustar."
Perlu dicatat pula bahwa versi doa nurbuat yang beredar luas, misalnya dalam kitab Majmu' Syarif, memuat tambahan redaksi yang lebih panjang dibanding riwayat Ibn Asakir, seperti sisipan potongan ayat dari Surah Al-Isra. Karena itu, para ulama memandang doa ini boleh diamalkan sebagai munajat yang isinya baik, tanpa harus meyakini bahwa seluruh lafaznya berstatus sahih dan bersumber langsung dari Rasulullah SAW. Sebagai catatan konteks, riwayat menyebut peristiwa ini terjadi selepas salat Subuh, sehingga tidak ada salahnya memahami kembali tata cara sholat Subuh lengkap dari niat hingga salam.
4. Keutamaan dan Manfaat Doa Nurbuat
Setiap doa mengandung keutamaan tersendiri, begitu pula doa nurbuat yang diyakini membawa banyak manfaat bila diamalkan dengan sungguh-sungguh. Menurut sejumlah kitab kumpulan doa, di antaranya seperti diuraikan dalam Tanya Jawab Islam: Piss KTB serta Panduan Lengkap Shalat Wajib dan Sunnah karya KH Ustadz Sholechul Azis, berikut faedah yang kerap dikaitkan dengan pengamalannya.
- Memohon dikabulkannya hajat, khususnya bila dibaca secara istiqamah setelah salat fardu.
- Memohon perlindungan dari gangguan jin, sihir, santet, serta keburukan yang tidak kasat mata.
- Memohon kesehatan tubuh dan umur yang panjang lagi penuh berkah.
- Memohon kelapangan rezeki serta keturunan yang saleh dan salihah.
- Menumbuhkan kasih sayang antarsesama dan dijauhkan dari permusuhan.
- Meraih ketenangan dan keselamatan dunia serta akhirat bila rutin diamalkan.
- Meredakan perselisihan, sebagaimana sebagian riwayat menyebut faedahnya untuk melerai pihak yang berseteru.
- Sarana taqarrub atau mendekatkan diri kepada Allah melalui pujian atas asma dan sifat-Nya yang agung.
Penting dipahami, sebagian fadhilah spesifik yang beredar tidak selalu memiliki dasar hadis sahih, sehingga sebaiknya diposisikan sebagai keutamaan tradisional, bukan janji pasti. Waktu setelah salat fardu memang dikenal sebagai momen mustajab, sehingga kamu dapat memanfaatkannya untuk memanjatkan doa setelah sholat lengkap dengan bacaan Arab dan latinnya. Untuk permohonan keselamatan dunia-akhirat, kamu juga bisa merutinkan keistimewaan doa sapu jagad dan waktu mustajabnya.
Baca juga: Doa memohon perlindungan yang lazim diamalkan umat Islam.
5. Doa Nurbuat, Perlindungan dari 'Ain, dan Adab Mengamalkannya
Latar kisah doa nurbuat berkaitan erat dengan 'ain atau evil eye, yaitu bahaya yang muncul akibat pandangan mata seseorang. Mengutip Learn Religions, istilah evil eye (al-'ayn dalam bahasa Arab) merujuk pada kesialan yang berpindah dari satu orang kepada orang lain akibat rasa iri atau dengki, dan perlindungan terbaik terhadapnya adalah amalan yang mendekatkan diri kepada Allah melalui zikir, doa, serta bacaan Al-Qur'an. Menariknya, 'ain tidak selalu berasal dari musuh; ia bisa datang dari orang yang mengagumi tanpa menyebut nama Allah.
Rasulullah SAW menegaskan realitas bahaya ini dalam riwayat Imam Muslim, "Pengaruh 'ain (mata jahat) itu benar adanya, dan seandainya ada sesuatu yang dapat mendahului takdir, niscaya 'ain-lah yang mendahuluinya." Terkait kekuatan doa itu sendiri, Ibn al-Qayyim al-Jawziyyah, dikutip dari Yaqeen Institute, menyatakan, "Doa adalah salah satu obat yang paling bermanfaat. Ia adalah musuh bala; ia menolaknya, menyembuhkannya, mencegah kemunculannya, serta meringankannya bila telah menimpa. Doa adalah senjata orang beriman."
Agar doa nurbuat diamalkan secara benar dan selamat dari kekeliruan akidah, perhatikan beberapa adab dan prinsip berikut.
- Meluruskan niat dan tauhid. Yakini bahwa perlindungan, manfaat, dan bahaya hanya datang dari Allah, bukan dari lafal doa itu sendiri sebagai jimat.
- Mengawali dengan pujian dan selawat. Doa yang baik dibuka dengan memuji Allah dan bersalawat kepada Nabi SAW sebelum menyampaikan hajat.
- Menghadirkan hati dan khusyuk. Fokuskan pikiran hanya kepada Allah agar doa tidak sekadar dilafalkan tanpa penghayatan.
- Menyertai dengan ikhtiar dan tawakal. Sebagaimana disampaikan IslamQA, tidak masalah mengambil langkah pencegahan terhadap 'ain sebelum ia terjadi, dan hal itu tidak bertentangan dengan prinsip tawakkul atau berserah diri kepada Allah.
- Membiasakan zikir harian sebagai perisai. Mengacu pada laporan IslamOnline, membiasakan ucapan MasyaAllah Tabarakallah dan zikir rutin dianjurkan untuk membangun tameng spiritual dari gangguan 'ain.
- Menempuh ruqyah syar'iyyah bila diperlukan. Syaikhul Islam Ibnu Taimiyah dalam kitab Kaifa Tu'aliju Maridhaka bi ar-Ruqyah asy-Syar'iyyah menyatakan, "Sesungguhnya meruqyah termasuk amalan yang utama."
Bila mengalami keluhan yang mengarah pada gangguan gaib, langkah yang dianjurkan adalah membaca ayat-ayat Al-Qur'an dan doa-doa ma'tsur; kamu bisa menyimak cara meruqyah diri sendiri menurut Islam sebagai panduan awal. Untuk memaksimalkan waktu-waktu mustajab, biasakan pula sholat tahajud di sepertiga malam dan menutupnya dengan doa pribadi. Menjaga kekhusyukan juga penting, seperti diulas dalam kiat tetap fokus berdzikir agar ibadah makin khusyuk.
Pada akhirnya, doa nurbuat sebaiknya diposisikan sebagai satu di antara sekian ikhtiar batin, bukan satu-satunya andalan. Menyempurnakan adab berdoa, seperti diuraikan dalam panduan adab berdzikir dan berdoa, akan membuat munajat terasa lebih hidup. Baca juga: Waktu-waktu utama yang dikenal sebagai saat dikabulkannya doa serta panduan lengkap tasbih, tahmid, dan takbir.
6. Pertanyaan dan Jawaban Seputar Doa Nurbuat
Doa nurbuat untuk apa?
Doa nurbuat diamalkan sebagai munajat memohon perlindungan Allah SWT dari berbagai gangguan, sekaligus memohon kesehatan, umur berkah, kelapangan rezeki, keturunan yang baik, serta kasih sayang antarsesama. Intinya, doa ini berisi pujian kepada Allah dan permohonan kebaikan dunia maupun akhirat.
Apakah doa nurbuat berasal dari hadis sahih?
Doa nurbuat umumnya dirujuk dari riwayat Ibn Asakir dalam Tarikh Dimasyq dan disebut pula dalam Tafsir Ibn Katsir, tetapi statusnya dalam ilmu hadis tergolong tafarrud sehingga tidak dikategorikan sebagai hadis sahih yang masyhur. Karena itu, doa ini boleh diamalkan sebagai munajat yang isinya baik, tanpa harus meyakini lafaznya bersumber langsung dari Rasulullah SAW.
Kapan waktu yang tepat membaca doa nurbuat?
Doa nurbuat pada dasarnya boleh dibaca kapan saja karena kandungannya bernilai baik. Banyak yang mengamalkannya setelah salat fardu maupun pada sepertiga malam terakhir, mengingat waktu-waktu tersebut dikenal sebagai momen yang mustajab untuk berdoa.
Daftar Referensi
- Yaqeen Institute. Prophetic Prayers for Relief and Protection. Diakses pada 21 Agustus 2026, dari https://yaqeeninstitute.org/read/paper/duas-for-relief-and-protection
- Learn Religions. Learn About the Evil Eye in Islam. Diakses pada 21 Agustus 2026, dari https://www.learnreligions.com/evil-eye-in-islam-2004032
- IslamQA. Protection from the Evil Eye: How? Diakses pada 21 Agustus 2026, dari https://islamqa.info/en/answers/20954
- IslamOnline. The Reality and Signs of Evil Eye in Islam. Diakses pada 21 Agustus 2026, dari https://islamonline.net/en/signs-of-evil-eye-in-islam-symptoms-protection-guide/
- NU Online. Doa Nurbuat: Asal-usul, Lafaz, Makna, dan Tinjauan Kritis. Diakses pada 21 Agustus 2026, dari https://islam.nu.or.id/doa/doa-nurbuat-asal-usul-lafaz-makna-dan-tinjauan-kritis-uAyja
(kpl/cel)
Advertisement
D Academy 8
-
Prestasi Selebritis Valen DA7 dan Mila DA7 Raih Dua Nominasi AMI Awards 2026
-
Dangdut Academy Selfi Yamma Ungkap Pernah Dibully Usai Pingsan di Panggung