Silsilah Nabi Muhammad SAW: Garis Keturunan Lengkap dari Ayah, Ibu, hingga Nabi Ibrahim AS
silsilah nabi muhammad saw (h)
Kapanlagi.com - Silsilah Nabi Muhammad SAW adalah rangkaian garis keturunan Rasulullah yang tersambung dari kedua orang tua beliau hingga Nabi Ismail dan Nabi Ibrahim AS. Beliau lahir dari Bani Hasyim, salah satu klan paling terhormat dalam suku Quraisy di Makkah.
Para ulama sepakat menelusuri nasab beliau secara pasti sampai Adnan, sedangkan urutan di atasnya masih diperselisihkan. Baik dari jalur ayah maupun ibu, silsilah Nabi Muhammad SAW sama-sama bermuara pada suku Quraisy yang mulia.
Merujuk islamweb.net, seluruh ulama sepakat bahwa Adnan merupakan keturunan Nabi Ismail AS, meskipun jumlah generasi di antara keduanya tidak tercatat secara rinci. Karena itulah bangsa Arab sejak dahulu terbiasa menghafal sistem penamaan dan nasab mereka secara turun-temurun.
Advertisement
1. Cara Menelusuri Silsilah Nabi Muhammad SAW dari Garis Ayah
Jalur ayah menjadi tulang punggung utama dalam mempelajari silsilah Nabi Muhammad SAW karena dari sinilah nasab beliau tersambung ke Bani Hasyim, Quraisy, hingga Nabi Ismail. Berikut langkah menelusurinya secara berurutan agar mudah dipahami.
Mulai dari nama lengkap Rasulullah: Nama beliau adalah Muhammad bin Abdullah bin Abdul Muthalib. Abdul Muthalib memiliki nama asli Syaibah, sedangkan nama Muhammad sendiri berarti "yang terpuji".
Naik ke Bani Hasyim: Lanjutkan ke Hasyim bin Abdi Manaf, pendiri Bani Hasyim yang nama aslinya Amr. Ayahnya, Abdi Manaf, bernama asli al-Mughirah, seorang tokoh Quraisy yang sangat terpandang.
Telusuri hingga Qushay dan Kilab: Teruskan melalui Qushay bin Kilab bin Murrah. Qushay adalah figur yang menyatukan kabilah Quraisy di Makkah dan mengelola urusan Ka'bah.
Sampai pada Fihr sebagai leluhur Quraisy: Rangkaian berlanjut ke Ka'ab bin Luay bin Ghalib bin Fihr bin Malik. Fihr bin Malik diyakini banyak ulama sebagai leluhur yang namanya menjadi asal penyebutan Quraisy.
Sambungkan hingga Adnan: Rantai nasab diteruskan melalui an-Nadhr bin Kinanah bin Khuzaimah bin Mudrikah bin Ilyas bin Mudhar bin Nizar bin Ma'ad hingga Adnan, kakek moyang ke-20 Rasulullah.
Berdasarkan muslimpro.com, suku Quraisy merupakan keturunan Adnan, sedangkan bangsa Adnan berasal dari Nabi Ismail, putra pertama Nabi Ibrahim dari Siti Hajar. Karena itu, garis ayah Rasulullah dipandang sebagai nasab yang mulia dan terjaga kehormatannya.
2. Cara Memahami Silsilah Nabi Muhammad SAW dari Jalur Ibu
Selain dari ayah, silsilah Nabi Muhammad SAW juga penting dipahami dari jalur ibunda beliau, Aminah binti Wahab, yang berasal dari Bani Zuhrah. Menariknya, kedua jalur ini bertemu pada satu leluhur yang sama.
Kenali ibunda Rasulullah: Ibunda Nabi adalah Aminah binti Wahab, wanita terhormat, lembut, dan berakhlak tinggi dari Bani Zuhrah, salah satu cabang mulia suku Quraisy.
Naik ke kakek dari pihak ibu: Lanjutkan ke Wahab bin Abdi Manaf, seorang tokoh terpandang Bani Zuhrah. Abdi Manaf di jalur ini adalah putra Zuhrah, pendiri klan tersebut.
Telusuri hingga Zuhrah dan Kilab: Rangkaian berlanjut melalui Abdi Manaf bin Zuhrah bin Kilab bin Murrah, sehingga jalur ibu pun tetap berpangkal pada Quraisy.
Temukan titik pertemuan dua jalur: Nasab ayah dan ibu Rasulullah bertemu pada Kilab bin Murrah. Dari Kilab lahir Qushay yang menurunkan Abdullah, dan Zuhrah yang menurunkan Aminah.
Dari pengamatan redaksi, pertemuan dua garis nasab pada Kilab bin Murrah menegaskan bahwa kedua orang tua Rasulullah sama-sama berdarah Quraisy murni. Inilah yang menjadikan silsilah Nabi Muhammad SAW begitu terhormat di mata masyarakat Arab, jauh sebelum beliau diangkat menjadi Rasul.
3. Cara Menyambungkan Nasab Rasulullah hingga Nabi Ibrahim dan Nabi Adam
Setelah sampai pada Adnan, penelusuran silsilah Nabi Muhammad SAW memasuki wilayah yang para ulama sikapi dengan hati-hati. Berikut langkah menyambungkan nasab beliau ke Nabi Ismail, Nabi Ibrahim, bahkan sebagian riwayat hingga Nabi Adam.
Berhenti sejenak pada Adnan: Nasab sampai Adnan disepakati tanpa kontroversi. Mengacu pada halaltrip.com, para ahli nasab tidak berselisih bahwa terdapat sekitar 20 generasi antara Adnan dan Rasulullah.
Pahami perbedaan pendapat setelah Adnan: Jumlah nama antara Adnan dan Ismail diperselisihkan, ada yang menyebut empat generasi dan ada pula yang menyebut hingga empat puluh. Inilah sebabnya sebagian ulama enggan merinci nasab di atas Adnan.
Sambungkan ke Nabi Ismail dan Nabi Ibrahim: Menurut riwayat Ibn Ishaq, Adnan bersambung melalui Udad, Nabit, dan seterusnya hingga Nabi Ismail bin Nabi Ibrahim, sang Khalilullah (kekasih Allah).
Teruskan bagi yang menyebutkannya hingga Nabi Adam: Sebagian riwayat melanjutkan dari Nabi Ibrahim melewati Nabi Nuh dan Nabi Idris, hingga akhirnya sampai kepada Nabi Adam, manusia pertama. Rincian ini dapat ditelusuri bersama kisah 25 nabi dan rasul pilihan Allah.
Abu Bakr ibn Sulaiman ibn Abi Hatsmah, seorang ahli nasab dan syair Quraisy, dikutip dari islamqa.info menyatakan, "Kami tidak menemukan seorang pun yang mengetahui nasab di atas Ma'ad bin Adnan."
Ibn Sa'd dalam kitab At-Tabaqat menuturkan, "Kami semua sepakat untuk tidak menyebutkan nasab Nabi melampaui Adnan hingga Ismail."
Sejarawan Muslim Ibn Khaldun dalam Muqaddimah menyatakan, "Tidak ada orang selain Nabi Muhammad yang nasabnya tercatat rapi serta terjaga kesucian dan kemuliaannya tanpa terputus sejak Adam."
Kemuliaan nasab ini juga ditegaskan langsung oleh Rasulullah. Dalam Sahih Muslim diriwayatkan bahwa beliau bersabda:
"Sesungguhnya Allah memilih Kinanah dari keturunan Ismail, memilih Quraisy dari Kinanah, memilih Bani Hasyim dari Quraisy, dan memilihku dari Bani Hasyim."
4. Tokoh Penting dan Keturunan dalam Silsilah Nabi Muhammad SAW
Di balik rangkaian nama dalam silsilah Nabi Muhammad SAW, terdapat sejumlah tokoh yang memiliki peran besar dalam sejarah Islam, mulai dari leluhur hingga keturunan beliau. Mengenal mereka membantu kita memahami konteks sosial lahirnya dakwah Islam.
Sebagaimana dikutip dari shortform.com, Martin Lings dalam biografinya menegaskan bahwa Nabi Muhammad berasal dari klan Hasyim yang terpandang di suku Quraisy, klan yang terkait dengan penjagaan Ka'bah, dan sejak muda beliau sudah dikenal dengan julukan al-Amin atau orang yang terpercaya.
Qushay bin Kilab: Tokoh yang menyatukan kabilah Quraisy di Makkah, mengambil alih pengelolaan Ka'bah, dan mendirikan Darun Nadwah sebagai balai musyawarah suku.
Hasyim bin Abdi Manaf: Pendiri Bani Hasyim yang dermawan; ia memulai tradisi perjalanan dagang Quraisy ke Syam dan Yaman, serta dijuluki Hasyim karena kebiasaannya menghancurkan roti untuk membuat tsarid.
Abdul Muthalib: Kakek Nabi sekaligus pemimpin Quraisy yang dihormati, dikenal karena menggali kembali sumur Zamzam dan mempertahankan Ka'bah pada Tahun Gajah.
Abdullah bin Abdul Muthalib: Ayah Nabi yang wafat saat beliau masih dalam kandungan, dikenang sebagai pemuda saleh dan berakhlak mulia di tengah masyarakat Quraisy.
Aminah binti Wahab: Ibunda Nabi dari Bani Zuhrah yang wafat ketika beliau berusia sekitar enam tahun dan dimakamkan di Abwa.
Para paman Nabi: Beliau memiliki banyak paman dari jalur ayah, di antaranya Hamzah yang dijuluki "Singa Allah", Abu Thalib sang pengasuh, dan Al-Abbas.
Istri-istri Rasulullah: Para istri Nabi yang bergelar Ummahatul Mukminin, termasuk Khadijah dan Aisyah binti Abu Bakar, turut berperan besar dalam mendukung dakwah dan meriwayatkan ilmu.
Fatimah Az-Zahra: Putri Rasulullah dari pernikahan dengan Khadijah; melalui Fatimah Az-Zahra-lah garis keturunan beliau berlanjut hingga kini.
Hasan dan Husain bin Ali: Dua cucu Nabi dari pernikahan Fatimah dengan Ali bin Abi Thalib. Hasan bin Ali dikenal sebagai teladan perdamaian, sedangkan Husain bin Ali gugur sebagai syuhada di Karbala.
Keturunan hingga masa kini: Dari jalur Hasan dan Husain lahir gelar mulia seperti Habib, sayyid, syarif, dan syarifah yang terus menyambung nasab Rasulullah lintas generasi.
Jejak keturunan ini bahkan sampai ke Nusantara. Beberapa penyebar Islam di Tanah Air, seperti Sunan Gunung Jati dan Sunan Kudus, dinasabkan bersambung hingga Rasulullah melalui jalur Fatimah dan Ali bin Abi Thalib.
Menelusuri silsilah Nabi Muhammad SAW pada akhirnya bukan sekadar menghafal deretan nama, melainkan memahami akar kemuliaan akhlak, kepercayaan, dan kepemimpinan yang beliau warisi sekaligus wariskan. Semangat inilah yang bisa kita hidupkan lewat peringatan Maulid Nabi maupun dengan merawat kecintaan kepada Nabi Muhammad SAW dalam keseharian.
5. Pertanyaan dan Jawaban Seputar Silsilah Nabi Muhammad SAW
Sampai siapa silsilah Nabi Muhammad SAW yang disepakati para ulama?
Para ulama sepakat menelusuri nasab Rasulullah secara pasti hingga Adnan, kakek moyang ke-20 beliau. Di atas Adnan, urutan nama menuju Nabi Ismail masih diperdebatkan, tetapi ada kesepakatan bahwa Adnan tetaplah keturunan Nabi Ismail bin Nabi Ibrahim AS.
Apakah nasab Nabi Muhammad SAW dari ayah dan ibu saling bertemu?
Ya, keduanya bertemu pada satu leluhur yang sama, yaitu Kilab bin Murrah. Dari Kilab lahir Qushay yang menurunkan Abdullah (ayah Nabi) dan Zuhrah yang menurunkan Aminah (ibu Nabi), sehingga kedua orang tua beliau sama-sama berdarah Quraisy.
Siapa keturunan Nabi Muhammad SAW yang masih ada hingga sekarang?
Garis keturunan Rasulullah berlanjut melalui putrinya, Fatimah Az-Zahra, yang menikah dengan Ali bin Abi Thalib dan melahirkan Hasan serta Husain. Dari kedua cucu inilah lahir para keturunan yang dikenal dengan gelar sayyid, syarif, syarifah, maupun habib hingga masa kini.
Daftar Referensi
- IslamWeb. The Lineage of the Prophet. Diakses pada 18 Agustus 2026, dari https://www.islamweb.net/en/article/150972/the-lineage-of-the-prophet
- IslamQA. The Lineage of Prophet Muhammad. Diakses pada 18 Agustus 2026, dari https://islamqa.info/en/answers/289868
- MuslimPro. Prophet Muhammad: The Descendent of Quraysh and His Family. Diakses pada 18 Agustus 2026, dari https://www.muslimpro.com/the-descendents-of-quraysh-prophet-muhammad-and-his-family/
- HalalTrip. Seerah of Prophet Muhammad Part 9: The Origins of the Arab Race. Diakses pada 18 Agustus 2026, dari https://www.halaltrip.com/other/blog/seerah-of-prophet-muhammad-saw-part-9-the-origins-of-the-arab-race/
- Shortform. Muhammad Book Summary by Martin Lings. Diakses pada 18 Agustus 2026, dari https://www.shortform.com/summary/muhammad-summary-martin-lings
(kpl/ums)
Advertisement
D Academy 8
-
Dangdut Academy Selfi Yamma Ciptakan Lagu 'Permainan Cintamu' untuk Rani Zamala
-
Dangdut Academy Mila DA7 dan Valen DA7, Tampil Kompak Ala Barbie & Ken di DA8
