BOLLYWOOD

Depresi dan Putuskan Bunuh Diri, Ini Sederet Masalah Sushant Singh Rajput di Bollywood yang Diduga Jadi Korban Nepotisme

Rabu, 17 Juni 2020 17:53 Penulis: Wulan Noviarina Anggraini

Sushant Singh Rajput © TPGImages

Kapanlagi.com - Sushant Singh Rajput memutuskan bunuh diri karena mengalami depresi. Ia diduga tertekan karena praktik nepotisme yang begitu kuat mencengkeram industri Bollywood.

Semasa hidupnya, Sushant yang bisa dibilang sebagai outsider di Bollywood mengalami banyak masalah dalam karirnya di industri layar lebar. Kematian Sushant kemudian membuat banyak pelaku industri hiburan di India menyuarakan keadilan bagi aktor dan aktris yang tak berasal dari keluarga seleb agar tetap bisa bertahan dan dilihat dari kemampuan akting, bukan dari keluarga mana.

 

 

1. Bukan Dari Keluarga Artis

Sushant Singh Rajput tak punya koneksi orang dalam ketika menginjakkan kaki di industri hiburan India. Berbekal keinginannya untuk bisa seperti Shahrukh Khan, Sushant mulai masuk ke dunia seni peran dan mengawali karirnya sebagai bintang serial televisi.

Dengan kemampuan aktingnya yang apik, membuat Sushant percaya diri untuk mengembangkan sayap ke dunia film layar lebar. Namun bukan sebuah perjalanan yang mudah bagi Sushant untuk bisa masuk ke Bollywood meski akhirnya bisa melakukannya.

2. Curhatan Sushant Tentang Nepotisme

Beberapa tahun lalu, Sushant sempat membahas mengenai nepotisme di Bollywood. Ia mengaku tak bisa berbuat apa-apa dan merasa baik-baik saja selama bisa hidup berdampingan.

"Kau tidak bisa berbuat apa-apa untuk itu. Kita bisa hidup berdampingan dengan nepotisme dan tak bermasalah dengan hal itu. Kecuali jika di saat yang sama, bakat seseorang dibiarkan begitu saja, maka akan ada masalah. Seluruh struktur industri akan runtuh suatu hari nanti. Tapi, sampai saat itu, tidak apa-apa. Nepotisme dapat hidup berdampingan dengan semua orang yang berbakat juga dan kau akan mendapatkan film yang bagus karena mereka akan saling bersaing dan itu akan meningkatkan kinerja," ujar Sushant seperti dilansir dari Indianexpress.com.

3. Masalah Sushant dengan Aditya Chopra

Ketika penyebab kematian Sushant diungkap karena depresi yang berhubungan dengan profesionalisme, publik India teringat pada masalah Sushant dengan Aditya Chopra. Beberapa tahun lalu Sushant membuat Aditya marah dan berakibat panjang pada karirnya.

Penyebabnya adalah karena Sushant menolak tawaran film dari Aditya Chopra. Ia tak mengambil tawaran suami Rani Mukherjee itu lantaran ingin bermain di film PAANI yang sudah ia persiapkan selama 11 bulan.

Namun karena Sushant menolak tawaran Aditya, produser itu marah dan dikabarkan merecoki proyek PAANI. Mendadak saja rumah produksi menolak Sushant sebagai pemeran utama dan membuat sang aktor sangat terpuruk.

Beberapa tahun setelah kejadian itu, Sushant menjawab pertanyaan apakah ia menyesal karena telah menolak Aditya untuk PAANI. Dan begini jawabannya.

"Aku mengerti kalau aku adalah pendatang baru di industri ini dan produser sudah menaruh banyak uang, jadi dia akan ragu. Tapi itu tidak menghilangkan fakta, bahwa jika kamu memutuskan untuk tidak membuat film itu, kamu tidak bisa memberi saya proyek film lagi, hanya karena kamu tahu bahwa aku sudah bilang tidak pada begitu banyak film. Itu tidak terjadi. Kalau dia (Aditya) menawariku peran di filmnya dan merasa aku pasti bakal bagus di situ. Aku pasti mau," ujar Sushant seperti dilansir dari Koimoi.com.

Tidak hanya berhenti di situ, masalah Sushant dengan Aditya makin bertambah. Ada dua proyek film yang awalnya ditawarkan kepada Sushant, GOLIYON KI RASLEELA RAM LEELA dan BEFIKRE, tetapi mendadak namanya diganti karena kabarnya Aditya masih sakit hati.

Kedua proyek itu kemudian diberikan kepada Ranveer Singh yang sampai sekarang menjadi anak kesayangan Aditya Chopra. Tetapi Sushant tidak membahas hal ini dan enggan menjawab ketika ditanya wartawan.

Meski Ranveer adalah aktor yang besar dengan perjuangannya sendiri. Namun publik India enggan melepaskan fakta bahwa ia adalah sepupu dari Sonam Kapoor, alias keponakan Anil Kapoor.

4. Bermasalah dengan Salman Khan

Selain bermasalah dengan Aditya Chopra, Sushant juga sempat disebut bermasalah dengan Salman Khan. Pada tahun 2017 lalu, Salman marah kepada Sushant karena bertengkar dengan Sooraj Pancholi di sebuah pesta.

Semua orang tahu bahwa Salman bak ayah angkat untuk Sooraj. Ia selalu pasang badan dan membela orang yang dekat dengannya, dan apapun akan ia lakukan.

Meski Sooraj dan Sushant membantah kalau mereka bertengkar. Fakta bahwa Sushant kemudian tak pernah mendapatkan proyek dari Salman Khan membuat rumor perseteruan mereka tetap ramai.

Salman pun dituding menjadi salah satu penyebab depresi yang dialami oleh Sushant karena rumah produksinya tak pernah menawarkan proyek. Ketimbang memilih aktor dengan kualitas akting apik, Salman dituding lebih memilih Sooraj yang aktingnya biasa tapi berasal dari keluarga artis.

Sooraj Pancholi adalah anak kandung dari Aditya Pancholi, aktor lawas yang masih berkarir di Bollywood sampai saat ini. Sayangnya, proyek debut Sooraj di tangan Salman tak sukses. Banyak yang masih belum bisa melupakan kasus Sooraj dengan Jiah Khan yang bunuh diri karena depresi beberapa waktu lalu, dan membuat nama Sooraj tak pernah benar-benar bersih di India.

5. Kerap Diremehkan

Demikian sulitnya untuk mendapatkan kepercayaan di Bollywood, dialami oleh Sushant sampai akhir hayatnya. Karena tak berasal dari keluarga artis, meski aktingnya sangat apik, ia belum dikenal sebagai aktor kelas A.

Publik masih mengingat betul bagaimana ibunda Sara Ali Khan, Amrita Singh sempat memandangnya sebelah mata. Ketika Amrita meminta agar putrinya debut di film bagus dan dipasangkan dengan Sushant, mantan istri Saif Ali Khan ini sempat menolak.

Kala disodori naskah KEDARNATH, Amrita sempat tak mau Sara dipasangkan dengan aktor kelas B karena takut filmnya tak laku. Sementara proyek debut sangatlah penting bagi karir seorang aktris Bollywood, sehingga Amrita jadi sangat pemilih.

Tetapi sutradara KEDARNATH meyakinkan Amrita bahwa Sushant adalah pilihan sempurna. Dan benar saja, proyek itu sukses di pasaran dan menembus box office Bollywood pada awal 2019 lalu.

6. Diduga Di-Banned Banyak Rumah Produksi

Tak cukup bermasalah dengan YRF dan Salman Khan Production, sebuah akun Twitter menyatakan bahwa Sushant Singh Rajput juga di-banned oleh Balaji Telefilms, Dharma Production dan beberapa PH besar lainnya di Bollywood.

Akun bernama @KRKBoxoffice itu tidak menyebut alasan mengapa Sushant tidak mendapatkan proyek dari PH-PH besar itu. Namun publik menduga karena adanya proyek nepotisme yang kental dari beberapa rumah produksi itu.

Tidak terkecuali Karan Johar, yang dituding publik sebagai mafianya nepotisme di Bollywood. Rumah produksi Dharma Production yang ia naungi, nyaris hanya meluncurkan artis-artis dari kalangan selebritis papan atas. Karan juga menjadi andalan keluarga seleb Bollywood kala meluncurkan anak mereka, seperti Janhvi Kapoor, Alia Bhatt dan Sara Ali Khan yang debut di bawah pengawasannya.

7. Kematian Sushant Munculkan Kembali Isu Nepotisme di Bollywood

Kini kematian Sushant kembali memunculkan isu nepotisme yang ada di Bollywood. Banyak seleb bersuara mengenai depresi yang diduga menjadi penyebab Sushant nekat bunuh diri.

Aktris Kangana Ranaut yang selama ini getol menyuarakan untuk menumpas nepotisme di Bollywood, dengan lantang menuding Karan Johar sebagai biang keladi. Menurutnya, Karan adalah ujung tombak praktik nepotisme di Bollywood tak pernah ada habisnya.

"Dalam film biopikku, jika akan dibuat, kau (Karan Johar) adalah stereotip Bollywood akan sosok yang sombong dan sangat intoleran pada orang luar. (Kau adalah) pengibar bendera nepotisme, mafia film," ujarnya beberapa waktu lalu.

Kangana juga menyayangkan keputusan Sushant untuk mengakhiri hidupnya sendiri. Menurut bintang film MANIKARNIKA ini, seharusnya yang mendapat karma adalah orang-orang yang menghambat karir dan meremehkan kemampuannya.

"Dia tak ingat apa yang ibunya bilang padanya. Orang-orang itu ingin menulis sejarah, dan di dalamnya, mereka menulis bahwa Sushant adalah orang dengan lemah pikiran. Mereka tidak akan mengatakan apa yang sebenarnya terjadi. Jadi, kita perlu memutuskan siapa yang akan menulis sejarah. Kami akan memutuskan itu," ujar Kangana dalam video pendek yang diunggah di Instagram.

(kpl/phi)


REKOMENDASI
TRENDING