Butuh Keadilan dan Hak Bicara, Pretty Asmara Tulis Surat Pilu

Rabu, 23 Agustus 2017 01:35 Penulis: Guntur Merdekawan
Butuh Keadilan dan Hak Bicara, Pretty Asmara Tulis Surat Pilu Pretty Asmara © KapanLagi.com®/Akrom Sukarya

Kapanlagi.com - Sudah satu bulan lebih artis Pretty Asmara mendekam di balik jeruji besi. Seperti diketahui sebelumnya, wanita berbadan gemuk ini ditetapkan sebagai tersangka karena berperan sebagai perantara peredaran narkotika.

Merasa tak mendapat keadilan dan hak berbicara, dari dalam rumah tahanan Pretty menulis sebuah surat. Ia lantas meminta kuasa hukumnya, Chris Sam Siwu untuk membacakan tulisan tangannya di depan awak media pada Selasa (22/8) kemarin di Blok M Square, Jakarta Selatan.

Pretty menulis surat sebanyak tujuh lembar. Isi surat itu mencakup jeritan hatinya yang merasa disudutkan oleh hal yang tidak dilakukannya. Berikut isi surat tersebut:

SURAT UNTUK SAHABAT/ MASYARAKAT INDONESIA

Assalamualaikum Wr. Wb.

Malam ini adalah hari ke-29 saya, Pretty Asmara ditahan di Rutan Polda atas sebuah tuduhan sebagai pengedar narkoba. Apakah definisi pengedar. Dan siapa yang punya hak menyebut seseorang sebagai pengedar?

Saya adalah seorang Party Organizer, pekerjaan saya adalah membuat sebuah event. Saat seseorang menyewa jasa saya, dan kemudian dia membawa, memiliki dan menggunakan narkoba, apakah itu akhirnya sepenuhnya menjadi tanggung jawab saya??

Saya ditangkap dan sudah ditahan selama 29 hari... Akan tetapi di manakah ALVIN?? ALVIN DI MANA...???

Pada malam Minggu itu saya diminta membuat sebuah event dengan mengundang teman-teman artis sebagai pengisi acara. Saya mengundang Lia Emilia, Melly Karina, Daniar, Asri, Erlyn, Sisi, Gladysta, Anneke Caroline, PJ, tapi anehnya sampai tengah malam belum ada satupun undangan ALVIN yang datang... padahal acara malam itu mulai dari jam 6 sore.

Kira-kira pukul 8 malam, saya mengajak ALVIN naik ke kamar bertemu Hamdani, kakak angkat saya yang malam itu juga berada di Hotel Mercure. Di kamar, ALVIN mengeluarkan alat & shabu dan mengajak saya dan Hamdani untuk pake bareng... Tetapi saya tolak karena memang saya tidak mengkonsumsi narkoba.

Setelah bertemu Hamdani di kamar, kami pun turun lagi ke Room Karaoke... Kira-kira pukul 12 malam, ALVIN meminta saya untuk turun ke lobby untuk mengambil uang, termasuk juga fee event malam itu. Dan tepat setelah saya menerima amplop uang dari supir ALVIN tiba-tiba polisi berpakaian preman menangkap saya.

Malam/dini hari itu saya ditangkap bersama Hamdani dan teman-teman saya yang berada di Room... tetapi di manakah ALVIN...?? Saya keluar dari Room, kemudian di Lobby saya ditangkap mungkin cuma berjarak 5-10 menit... sangat singkat & aneh kalo tiba-tiba ALVIN ini sudah menghilang...

Apakah adil kalo saat ini saya ditangkap & ditahan sementara ALVIN bebas???

Jakarta, Rutan Polda, 14 Agustus 2017

Pretty Asmara

Pretty ditahan karena diduga sebagai pengedar narkoba © KapanLagi.com®/Akrom SukaryaPretty ditahan karena diduga sebagai pengedar narkoba © KapanLagi.com®/Akrom Sukarya


Dalam kesempatan yang sama, Chris juga menyinggung kenapa hingga kini sosok Alvin belum juga ditangkap dan menjalani pemeriksaan. "Saya nggak bela Pretty. Kami cuma mau cari proses hukum yang adil. Kami minta, kalau Alvin ini control delivery atau dia ini kaki tangan polisi, minta surat perintahnya. Kalau nggak ada itu, menurut saya harus ditangkap," tegasnya.

(kpl/abs/gtr)

Reporter:

Adi Abbas Nugroho


REKOMENDASI
TRENDING