Canggungnya Handika Pratama Waktu Syuting Sinetron

Rabu, 13 Agustus 2014 15:45 Penulis: Editor KapanLagi.com
Canggungnya Handika Pratama Waktu Syuting Sinetron Handika Pratama © KapanLagi.com®
Kapanlagi.com - Tak selamanya aktor atau aktris yang berpengalaman bertahun-tahun di dunia akting bisa sanggup untuk memerankan karakter baru dalam film ataupun sinetron. Masing-masing mereka pasti memiliki kesulitan tersendiri untuk membawakan peran baru tersebut. Butuh pendalaman dan penghayatan untuk bisa membawakan tokoh tersebut dengan baik.

Tidak hanya penghayatan peran, adaptasi dengan sesama pemain lain juga sangat diperlukan. Apalagi saat aktor atau aktris ini baru saja memasuki proses produksi yang sudah berlangsung lama seperti dalam sinetron. Inilah yang juga dialami oleh artis Handika Pratama yang menjadi tokoh yang baru saja masuk di tengah episode sebuah sinetron.

Ia ditemui saat break syuting sinetron ABG JADI MANTEN di Rusun Petamburan, Jakarta Pusat pada Selasa, 25 Juli. Handika menceritakan beberapa pengalamannya ketika mengikuti proses pengambilan gambar sinetron tersebut sebagai tokoh baru. Ia pun sempat merasa terbebani ketika masuk dalam tayangan yang terlebih dulu terkenal.

Handika Pratama sempat canggung saat syuting sinetron terbarunya © KapanLagi.com®Handika Pratama sempat canggung saat syuting sinetron terbarunya © KapanLagi.com®

Saat ditanya sejak kapan bergabung dengan proses produksi sinetron ABG JADI MANTEN tersebut, ia mengatakan dirinya sudah bermain sejak episode ke-140 dan sudah menyelesaikan sepuluh episode."Aku main sudah sepuluh episode mulai dari episode ke-140, tokoh baru ada plot baru. Di sini aku jadi anak kuliah," ungkap artis yang pernah dekat dengan Asmirandah ini.

Tokoh baru yang juga membawa jalan cerita baru tersebut membawa tantangan tersendiri bagi Handika yang memerankannya. Namun ia mengatakan tak butuh waktu lama untuk menyesuaikan dirinya. "Masuk di tengah butuh adaptasi, anaknya asyik-asyik. Teman main bola, jadi satu dua hari cukup mudah untuk masuk," ujar pria asli Jakarta ini.

Handika juga merasa ada kekurangan dan kelebihan sendiri ketika baru memasuki sinetron yang lebih dahulu populer. Ia dituntut untuk meningkatkan share, respon masyarakat pun baik dan dirinya sangat senang dihargai. Ketika diminta pendapat tentang jalan cerita sinetron yang itu-itu saja, ia merasa tidak jenuh karena lawan main yang selalu berbeda walaupun menurutnya sinetron sekarang rata-rata mengikuti pasar.

(kpl/uji/abr)

Reporter:

Puji Puput


REKOMENDASI
TRENDING