Instagram Dihack Orang Tak Dikenal, Annisa Bahar Minta Bantuan Polisi

Jum'at, 19 Januari 2018 06:15 Penulis: Ferry Sanjaya
Instagram Dihack Orang Tak Dikenal, Annisa Bahar Minta Bantuan Polisi Annisa Bahar © Kapanlagi/Fikri Alfi Rosyadi

Kapanlagi.com - Pedangdut Annisa Bahar baru saja menjalani proses BAP (Berita Acara Pemeriksaan) di Polsek Pancoran, Jakarta Selatan, Kamis (18/1/2018). Pemeriksaan tersebut terkait kasus penipuan yang menimpa ibu dari Juwita Bahar itu.

"Kedatangan saya tadi itu dimintai BAP mengenai kasus pencemaran nama baik perbuatan tidak menyenangkan terkait dengan Instagram saya yang dihack orang tidak bertanggungjawab," kata Annisa Bahar saat ditemui di kantor kuasa hukum Arifin Harahap, Jatibening, Bekasi, Kamis (18/1/2018

Pemilik goyang patah-patah itu mengaku telah dirugikan karena Instagramnya dihack oleh orang yang tidak dikenal. Kejadian itu bermula, Annisa Bahar mendapat tawaran endorse di Instagram dari seorang bernama Nur.

Setelah sepakat soal harga, tiba-tiba Annisa Bahar diminta untuk membuka akun Instagram atas nama Anak Langit. Namun, setelah mengikuti langlah-langkah yang diminta oleh orang tersebut, akun Istagram Annisa Bahar langsung menghilang.

Annisa Bahar © Kapanlagi/Fikri Alfi RosyadiAnnisa Bahar © Kapanlagi/Fikri Alfi Rosyadi

"Waktu itu ada beberapa kali orang kirim DM ke Instagram saya untuk endorse. Aku bilang boleh endorse apa dia nanya nomor WA aku, kasih dia, namanya Nur. Dia mau endorse panel. Setelah deal harga per posting sekian, dia suruh saya ngeklik panel yang mengatasnamakan Anak Langit. Saya klik di situ, saya disuruh masukan Instagram id dan password. Saya tanya 'ini benar nggak mati Instagram saya, nanti ilang lagi. Terus kata dia 'benar kok aman demi Tuhan'," kata Annisa.

"Akhirnya aku masukin dan bukti suksesnya. Aku kirim capturenya, dan ternyata Instagram aku langsung ilang terus Instagram dia yang hubungi saya itu langsung berubah namanya jadi Instagramer," lanjutnya.

Annisa Bahar mengatakan, sejak dihack oleh orang tidak dikenal, Instagramnya langsung berubah menjadi jual beli online. "Soalnya mengatasnamakan saya mengambil keuntungan dari teman-teman saya. Ada korban yang sudah kirim transfer sih dan laporan satu orang tapi yang disuruh klik panel itu ada beberapa orang dan beberapa yang udah kena Instagramnya ilang," katanya.

Menurut kuasa hukum Annisa Bahar, Arifin Harahap mengatakan, kejadian yang menimpa kliennya itu memang sudah sering terjadi di Indonesia. "Berdasarkan informasi dari teman-teman penyidik Polda dan Polsek, kejadian semacam ini sudah banyak terjadi korban-korbannya memang tidak terekspos," tutup Arifin.

(kpl/far/frs)

Reporter:

Fikri Alfi Rosyadi


REKOMENDASI
TRENDING