Sogi Indra Dhuaja Lakukan Ini Demi Pulihkan Kondisi Jantungnya, Hasilnya memuaskan

Jum'at, 03 Agustus 2018 14:58 Penulis: Dhefa Mauren Roos Mary
Sogi Indra Dhuaja Lakukan Ini Demi Pulihkan Kondisi Jantungnya, Hasilnya memuaskan Sogi Indra Dhuaja © KapanLagi.com/Fikri Alfi Rosyadi

Kapanlagi.com - Sogi Indra Dhuaja sedang sakit. Ia mengindap penyakit Artimia. Karena penyakitnya ini detak jantungnya tidak stabil.

Sakitnya ini ia ungkap saat ditemui di bilangan Menteng, Jakarta Pusat, Kamis (2/8/2018). Masih pada kesempatan yang sama, ia menceritakan lebih lanjut tentang penyakitnya ini. Yuk kita simak sama-sama!

Sogi Indra Dhuaja sakit Artemia © KapanLagi.com/Muhammad Akrom SukaryaSogi Indra Dhuaja sakit Artemia © KapanLagi.com/Muhammad Akrom Sukarya

Sebelumnya Sogi menyebutkan kalau detak jantungnya tidak stabil. Kurang lebih beginilah gambaran detak jantung Sogi selama ini. "Kalau hitungannya 1, 2, 3, 4, tempo jantung saya itu di 2 dan 3 itu itu terlalu dekat," jelasnya.

Menurut penuturan Sogi, obat tidak membantu kesembuhannya. Tapi olahraga membantunya untuk pulih. Kok bisa ya? "Minum obat tidak berpengaruh tapi kalau sedang treadmill dan detak jantung saya di atas 120, temponya jadi bagus. Intinya, harus olahraga, detak jantungnya harus dijaga agar sering di atas 120," kata Sogi.

Singkat cerita, Sogi Indra Dhuaja memilih untuk berolahraga. Dan olahraga yang ia pilih adalah lari. Ujar Sogi, "Akhirnya mau ga mau lari. Kebetulan istri saya juga senang lari... Sebenarnya mulai suka lari itu setelah ada penemuan Artimia di jantung."

Sogi Indra Dhuaja pilih olahraga lari untuk pulihkan kondisi jantungnya © KapanLagi.com/Muhammad Akrom SukaryaSogi Indra Dhuaja pilih olahraga lari untuk pulihkan kondisi jantungnya © KapanLagi.com/Muhammad Akrom Sukarya

Sejak saat itu Sogi meneruskan untuk berolahraga lari. Tepatnya sejak tahun 2014 atau 4 tahun setelah ia mengetahui kalau ia menderita Artimia. Tak sia-sia perjuangan Sogi untuk lari. Suatu hari berkat mengikuti lomba lari, ia mendapatkan sebuah medali.

Menurutnya, memenangkan medali tersebut membuatnya menjadi terharu. Saking terharunya ia sampai berkaca-kaca. Dari situlah semangatnya untuk terus berolahraga lari semaki terlecut. "Beli sepatu yang benar karena pernah cidera jadi korban waktu lagi, uang lagi, sakit kan. Untung banyak pelari yang baik sih, saya diajari dan saya juga ikut yoga untuk membantu proses penyembuhan pegel pegel setelah lari," pungkasnya.

Buka hanya itu, sejak lari ia merasakan perubahan di dalam dirinya. Ia merasa sehat. "Saya sih sebenarnya tidak pernah merasakan efek berbahaya gitu ke diri saya. Tapi saat dicek memang bener jantung saya artimia. Ini belum cek lagi sih, tapi enggak kenapa kenapa sih sepertinya ya, sehat saja," tutupnya.

(kpl/far/ren)

Reporter:

Fikri Alfi Rosyadi


REKOMENDASI
TRENDING