Tetap Support, Suci Patia Ungkap Harapan Untuk Ayahnya Gatot Brajamusti

Minggu, 15 Oktober 2017 16:15 Penulis: Subi Akto
Tetap Support, Suci Patia Ungkap Harapan Untuk Ayahnya Gatot Brajamusti Suci Patia & Gatot Brajamusti © KapanLagi.com/Budy Santoso

Kapanlagi.com - Meski seseorang melakukan kesalahan, pihak keluarga selalu ada untuk mendukung mereka. Sama halnya dengan Aa Gatot Brajamusti yang sekarang ini sedang menjalani proses sidang terkait masalah kepemilikan senjata api, satwa langka hingga tindakan asusila. Saat jalani sidang belum lama ini, nampak putrinya Suci Patia ikut hadir.

"Belum (ngobrol dengan papa), karena tadi aku dateng karena banyak wartawan, jadi aku enggak mau (samperin). Eh tapi malah disamperin juga (sama wartawan)," ungkap Suci saat ditemui di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Kamis (12/10) lalu.

Suci Patia ungkap harapan untuk ayahnya Gatot Brajamusti. © KapanLagi.com/Budy SantosoSuci Patia ungkap harapan untuk ayahnya Gatot Brajamusti. © KapanLagi.com/Budy Santoso

Kehadiran Suci di acara sidang ayahnya tersebut memang sempat mengundang perhatian media. Pada kesempatan kali ini, ia ungkap harapan untuk sang ayah. Ia berharap agar kasus yang terjadi dapat memberi pelajaran kepada beliau dan bisa menjadi orang yang lebih baik lagi.

"Yang pasti ya pokoknya aku pengin papah dengan kayak gini jadi pribadi yang lebih baik dalam hidup, jadi ini bisa jadi cambuk lah buat papah buat keluarga, papah juga melihat keluarga dia ngerasa ada rasa bersalah yang besar setiap aku ngeliat adek, mamah. Namanya masa lalu, biar bagaimanapun papah adalah orang tuaku yang membesarkan aku, aku enggak mau papah berlarut-larut dalam rasa bersalah, keluarga juga udah memaafkan, kasih support. Yang pasti aku mau ini jadi acuan aja untuk papah biar papah ke depannya jadi pribadi yang lebih baik," ujar Suci.

Suci pun sempat bercerita mengenai pengalamannya merasakan kedua orangtuanya yang harus dipenjara selama satu tahun. Ia sempat bercerita mengenai kehidupan yang dijalaninya kepada sang ayah.

"Pernah, soal kehidupan aku, teman-teman, hubungan aku, banyak lah yang ini tuh jadi berpengaruh bukan hanya ke kehidupan aku, keluarga, misalnya dulu soal pacar aku, aku sering ngobrol dari hati ke hati. Dulu kan aku apa yang harus aku lakuin aku kan enggak tau. Dulu mamah papahku dipenjara 1 tahun, aku enggak tahu harus gimana harus ngapain untuk ngehadapin dunia luar, aku belum siap. Ya paling itu sih dari hati ke hatinya," pungkasnya.

(kpl/pur/ssm)

Reporter:

Mathias Purwanto


REKOMENDASI
TRENDING