BOLLYWOOD

Cuitan Terakhir Sushant Singh Rajput Tentang Depresi Disebut Hoax, Polisi Mumbai Surati Twitter

Kamis, 25 Juni 2020 18:38

Sushant Singh Rajput © TPG Images

Kapanlagi.com - Meski sudah memastikan bahwa Sushant Singh Rajput meninggal dunia karena bunuh diri, namun Kepolisian Mumbai belum menghentikan penyelidikan kasus kematian aktor ini. Terbaru, polisi mengirimkan surat kepada Twitter untuk meminta data dari akun @itsSSR yang dimiliki oleh Sushant.

Polisi ingin mengetahui apakah benar Sushant menuliskan status di akun Twitternya pada tanggal 14 Juni lalu. Sebelumnya, tersiar kabar bahwa status yang bernada depresi itu ditulis oleh Sushant dan kemudian dihapus.

1. Disebut Hoax

Meski status itu dihapus, beberapa netizen dikabarkan telah berhasil melakukan screenshoot. Lalu hasil dari tangkapan layar ini viral di dunia maya dan diedarkan oleh beberapa media.

Namun tak lama setelah berita tentang status Sushant beredar, laman Thelogicalindia merilsi bahwa cuitan itu palsu. Mereka menyebut bahwa status itu mencurigakan karena sudah cukup lama Sushant nggak main Twitter.

 

2. Kirimkan Surat

Pihak Twitter India pun sudah memberikan klarifikasi bahwa cuitan itu memang palsu. Tetapi pihak kepolisian Mumbai masih menginginkan bukti valid untuk memastikan hal ini.

Mereka pun mengirimkan surat kepada Twitter agar bisa memberikan data dari akun milik Sushant. Dilansir dari Pinkvilla.com, surat tersebut sudah dikirimkan dan kini menunggu balasan.

3. Status Sushant yang Bikin Heboh

Dalam status yang disebut palsu itu, Sushant mengeluh tentang kehidupannya sebagai aktor kelas menengah. Ia sudah lelah dan ingin meninggalkan semua ini.

"Kami para pria tidak pernah ditanya tentang kondisi kesehatan kami, kesehatan mental kami, hidup kami, pemikiran kami. Kami tidak diperlakukan seperti itu. Aku tahu, aku sudah mengalami banyak hal belakangan ini. Aku sudah lelah berusaha keras. Perjalananku bersama kalian sudah panjang. Aku nggak tahu kenapa aku menulis ini," tulisnya.

"Aku mengakhiri semua ini demi kebaikan. Aku sudah melangkah jauh untuk kalian semua. Mungkin setelah ini orang-orang akan mencoba untuk berkomunikasi daripada menahan diri. Sampai jumpa lagi di sisi yang lain. Selamat tinggal," lanjut tulisan itu.

"Aku sudah bergelut dengan hidup. Aku akan menghapus twit ini tak lama lagi. Jadi beberapa dari kalian akan tahu bahwa aku sudah muak dengan kesuksesan medioker ini. Aku tidak mau popularitas lagi. Ini sangat damai, tapi juga mengerikan untuk dikendalikan," demikian bunyi terakhir dari status yang disebut ditulis Sushant sehari sebelum bunuh diri.

Lalu bagaimana dengan kebenaran dari status ini. Hingga kini kepolisian Mumbai masih menunggu jawaban dari Twitter India.

(kpl/phi)


REKOMENDASI
TRENDING