FILM INDONESIA

Falcon Pictures Cari Naskah untuk Difilmkan Berhadiah Total Rp 350 Juta, Intip Bocoran dari Sutradara

Senin, 07 September 2020 18:38 Penulis: Sora Soraya

Fajar Bustomi - Ifa Isfansyah © KapanLagi.com®/Muhammad Akrom Sukarya/Budy Santoso

Kapanlagi.com - Situs kepenulisan Kwikku menggandeng rumah produksi kenamaan Falcon Pictures dalam mencari penulis berbakat untuk meramaikan industri perfilman tanah air. Kompetisi bertajuk Script Hunt tersebut menantang siapapun yang tertarik dengan film untuk mengirim naskah novel, skenario serta webtoon yang nantinya bakal difilmkan.

Ada tujuh sutradara kondang terlibat sebagai juri sekaligus orang yang akan menyutradarai masing-masing satu judul dari tujuh naskah pemenang. Mereka adalah Rako Prijanto, Herwin Novianto, Indra Gunawan, Danial Rifki, Anggy Umbara, Ifa Isfansyah, dan Fajar Bustomi.

1. Tema yang Dekat dengan Realita

Bagi yang ingin mengirim naskah novel, skenario atau webtoon, tentunya tidak ingin karyanya diacuhkan begitu saja. Saat menggelar jumpa pers via Zoom pada Senin (7/9) tujuh sutradara memberi bocoran cerita apa yang mereka cari pada kompetisi dengan total hadiah Rp 350 juta tersebut.

"Kalau dibayangkan, saya pengin banget dapat hasil tulisan atau ide yang dekat dengan penulisnya, baik dekat secara tema atau secara ruang. Kalau penulis di industri wajar sekali karena sudah profesional mereka ada tuntutan secara kuantitas harus banyak. Di ajang seperti ini, kita pengin penulisnya menulis dunia mereka sehingga ada kedalaman," tutur Ifa Isfansyah yang dikenal lewat film SANG PENARI.

Sementara itu Fajar Bustomi sutradara trilogi DILAN ingin mencari naskah drama remaja namun dengan cerita yang belum pernah diangkat. "Saya suka drama remaja. Dunia remaja itu dunia yang indah untuk dikenang sampai kapanpun. Tapi kalau di Script Hunt saya harap dapatkan pemikiran yang penting untuk film tapi jarang dibuat," ungkapnya.

Beda Fajar, beda pula Anggy Umbara. Sutradara WARKOP DKI REBORN ini inginkan cerita yang berhubungan dengan sebuah peristiwa. "Saya harap bisa ketemu penulis dengan cerita yang organik, orisinil dan punya gagasan, punya pendapat sama tema yang dibawakan. Saya suka sejarah, saya pengin cerita ada korelasi ke sana. Karena di Indonesia kan banyak sejarah bisa digali, apa yang dilupakan bisa menjadi relevan. Itu yang saya cari. Nggak harus periodik. Yang terjadi 10 tahun lalu bisa jadi, yang pernah terjadi tapi udah nggak diomongin," jelas Anggy.

2. Membongkar Tema Berulang

Danial Rifki mengatakan mereka tidak ingin mencari cerita yang klise. Penulis yang akan mengirim naskahnya diharap memberi ide segar namun tetap dekat dengan kehidupan sebagai tema utama.

"Problem di industri kita itu tema berulang, apa yang pernah sukses dibuat lagi sampai di titik penonton bosan sehingga tema itu tidak ada lagi penonton. Tema berulang ini yang pengin kita bongkar. Berharap yang submit di Kwikku nanti jangan ikuti pola yang ada. Kasih tema yang jarang kita tonton dan belum pernah kita dengar. Itu yang pengin kita cari, di sana ada komentar apa tentang kehidupan," tandas sutradara RENTANG KISAH tersebut.


REKOMENDASI
TRENDING