Disomasi Mario Teguh, Deddy Corbuzier Pilih Mangkir

Jum'at, 23 September 2016 19:45 Penulis: Helmi Romadhon
Disomasi Mario Teguh, Deddy Corbuzier Pilih Mangkir Deddy Corbuzier © KapanLagi.com®/Agus Apriyanto

Kapanlagi.com - Ario Kiswinar yang tiba-tiba muncul dan mengaku Mario Teguh adalah ayahnya cukup membuat heboh publik. Hingga saat ini masalah tersebut masih belum tuntas berakhir dan semakin melebar. Bahkan, Mario sempat mengeluarkan somasi ke beberapa pihak.

Salah satunya adalah pemandu acara Hitam Putih, Deddy Corbuzier. Di mana seharusnya pada hari ini (23/9), Deddy menghadiri undangan dari motivator kondang tersebut. Tapi, ayah satu anak itu memutuskan untuk tak menghadirinya.

"Kita mengirim undangan yang judulnya itu adalah somasi, untuk datang pada hari dan tanggal yang sudah ditentukan, termasuk jam. Kalau yang diundang tidak mau datang ya haknya dia juga," ungkap Vidi Galenso Syarief, kuasa hukum Mario Teguh saat dijumpai di kantor Pengacara Elsa Syarief, Menteng, Jakarta Pusat, Jumat, (23/9).

Deddy Corbuzier pilih tak hadiri undangan Mario Teguh © KapanLagi.com®/Bayu HerdiantoDeddy Corbuzier pilih tak hadiri undangan Mario Teguh © KapanLagi.com®/Bayu Herdianto

"Hari ini yang diundang Deddy Corbuzier. Diundang dalam rangka somasi untuk duduk membicarakan klarifikasi dan mungkin mencari jalan keluar, kalau mediasi ini berjalan baik," lanjut Vidi saat ditanya agenda yang seharusnya dijalankan.

Sayangnya Vidi tak mau menjelaskan secara detail perihal apa yang ingin dibicarakan pada Deddy terkait dengan permasalahan ini. Tapi Vidi mau mengungkapkan apa keinginan kliennya.

"Enggak ada keinginan apa-apa selain klarifikasi. Diharapkan kalau semuanya kooperatif ya pasti ada solusi untuk mengembalikan masalah ini kembali ke ruang privat, tidak di ruang publik. Karena pada akhirnya akan menciptakan kekacuan orang-orang yang tidak punya kepentingan. Apalagi ditambah tidak mengerti substansinya, tidak mengerti hukum, semua berkomentar, menghujat seolah-olah mereka punya posisi hukum. Menfasilitasi tes DNA tidak ada kapasitasnya. Apalagi kalau nanti kita bicara soal syarat-syarat tes DNA, jadi menurut saya itu asal ngomong saja," pungkasnya.

(kpl/aal/mhr)

Reporter:

Sahal Fadhli


REKOMENDASI
TRENDING