Jalani Pemeriksaan Terkait Hate Speech, Status Ahmad Dhani Masih Saksi

Selasa, 10 Oktober 2017 21:45 Penulis: Guntur Merdekawan
Jalani Pemeriksaan Terkait Hate Speech, Status Ahmad Dhani Masih Saksi Ahmad Dhani © KapanLagi.com®/Budy Santoso

Kapanlagi.com - Ahmad Dhani baru saja memenuhi panggilan pihak kepolisian untuk menjalani pemeriksaan lanjutan terkait ujaran kebencian (hate speech) yang dialamatkan padanya. Ini merupakan pengembangan laporan pendukung Ahok bernama Jack Boyd Lapian atas statement Dhani di akun Twitternya.

Selama pemeriksaan, Dhani diberondong sebanyak 22 pertanyaan yang diakui tak jauh berbeda dari sebelumnya. Status musisi berkepala plontos ini juga diungkap masih sebagai saksi dan belum ditetapkan menjadi tersangka.

"Tadi ada 22 pertanyaan berkisar masalah cuitan dan akun Twitter Mas Dhani. Pertanyaannya hampir sama dengan pemeriksaan sebelumnya. Sebelumnya adalah lidik, sekarang ditingkatkan menjadi penyidikan. Polisi belum menetapkan tersangka. Kapasitas Mas Dhani masih saksi. Selanjutnya bagaimana belum tahu," ujar kuasa hukum Dhani di Polres Metro Jakarta Selatan, Selasa malam (10/10).

Dhani dilaporkan atas dugaan ujaran kebencian © KapanLagi.com®/Budy SantosoDhani dilaporkan atas dugaan ujaran kebencian © KapanLagi.com®/Budy Santoso



Suami dari Mulan Jameela ini merasa laporan pendukung Ahok seperti salah alamat. Pasalnya dalam twit yang diunggah medio Maret lalu sama sekali tidak menyudutkan siapapun lantaran tak menyebut nama atau instansi tertentu.

"Saya rasa menempatkan ujaran kebencian pada twit saya agak salah. Karena saya benci pada penista agama dan pendukungnya, saya benci pelakunya. Seperti saya benci pada pelaku pemerkosa dan pelecehan terhadap anak kecil. Jadi saya berhak mengutarakan kebencian saya pada hal-hal yang melanggar undang-undang," sambung Dhani.

Lebih lanjut, Dhani juga bingung pada pendukung Ahok yang melaporkan dirinya. Ia merasa pelapor harus menyatakan diri sebagai seorang penista agama bila memang ingin laporannya diterima.

"Kalau BAP dia ditanya apakah Bapak pendukung penista agama, dia jawab iya, baru bisa masuk materi berikutnya. Kalau bukan, nggak ngerasa, ngapain ngelaporin? Terus terang waktu dilaporin saya sudah ngetwit minta maaf kepada majelis penista agama atas cuitan saya," pungkas pelantun tembang Pupus ini.

(kpl/abs/gtr)


REKOMENDASI
TRENDING