SELEBRITI

Kronologi Dari Kembaran Ifan Seventeen yang Jadi Korban Selamat Tsunami Anyer

Kamis, 27 Desember 2018 13:35 Penulis: Rahmi Safitri

Idan, kembaran Ifan Seventeen © KapanLagi.com®/Akbar Prabowo Triyuwono

Kapanlagi.com - Masih terasa duka dari tsunami Anyer yang menewaskan banyak korban. Tiga personel Seventeen pun harus kehilangan nyawa dari peristiwa alam tak terduga ini. Ifan, vokalis Seventeen, juga berduka karena istrinya, Dylan Sahara, turut menjadi korban dalam musibah ini.

Saudara kembar Ifan, Riedhan Fajarsyah yang biasa dengan Idan, juga berada di lokasi saat kejadian naas itu berlangsung. Saat ditemui usai tahlilan di kediaman mendiang Herman kawasan Kalibata, Jakarta Selatan, Rabu (26/12/2018), Idan bersedia menceritakan kronologi kejadian yang membuat banyak orang bersedih ini.

"Jadi kronologisnya itu, sebelum maghrib saya ngobrol sama Andi, Herman, Bani di kolam renang. Waktu itu kita berenang. Oki (manajer Seventeen yang juga jadi korban) nyamperin ke villa bilang, 'Ayo, siap-siap, Seventeen manggung jam 8 malam dan tolong bangunin Ifan di atas'. Terus waktu itu kita mau pergi sama sama. Karena istri sama Dylan masih nyatok rambut, akhirnya kita bilang, 'Udah kita nyusul aja'," cerita Idan mengawali.

"Anak-anak Seventeen pergi duluan. Setelah itu saya sekeluarga sama Dylan juga, baru pergi ke lokasi acara. Di situ singkatnya pas lagu Jaga Selalu Hatimu. Waktu itu, pas pertama selesai terus perkenalan personel. Biasa kalau di lagu kan ada perkenalan personel, terus pas perkenalan Andi itu, baru dateng tsunaminya dan posisinya waktu itu, karena saking cepatnya, pas saya ngelihat itu saya nggak sempet teriak. Jadi lari, tiba-tiba badan saya udah terbawa air. Saya sambil megang anak. Itu saya masih belum ngeh, 'Kenapa saya tiba-tiba didorong dan di dalam air?'. Pas di dalam baru sadar, 'Oh ternyata tsunami'. Nah itu sampai beberapa kali gelombang. Kronologis kejadiannya sih seperti itu," lanjut Idan.

1. Sempat Firasat?

Meski tak tahu pasti apa ini firasat atau bukan, beberapa menit sebelum Seventeen tampil, Idan sempat buka aplikasi Waze karena sudah jadi kebiasaannya untuk melihat posisinya. Saat tahu posisinya ada di ujung pulau dengan tulisan Selat Sunda di atasnya, entah kenapa ia berpikir soal tsunami.

"Saya sempat terpikir, 'Oh kalau tsunami berarti tsunami Selat Sunda'. Terus yang kedua, kalo normalnya ketika tsunami dateng kan pasti ngeri nih. Pikiran saya waktu itu saya ngelihat ke laut, kalo ada tsunami terus saya ngelihat ke belakang, anak saya gendong, istri saya pegang, saya lari ke jalur sini, sini sini. Tapi habis itu itu saya mikir, 'Ifan gimana? Dylan gimana? Adik-adik gua sama anaknya gimana?'. Nggak lama saya langsung ditegur sama istri saya gara-gara ngelamun. Lima belas menit abis itu baru kejadian," kata Idan.

2. Cerita Soal Pengalaman Ifan

Setelah menceritakan pikirannya yang menjadi kenyataan, Idan lalu cerita bagaimana adiknya, Ifan, bisa selamat dari musibah ini. Menurut Idan, sama seperti kebanyakan orang, Ifan otomatis berpikir untuk menyelamatkan diri. Ifan cerita banyak orang yang seakan menenggelamkan kepalanya ke dalam air, bahkan sempat merasa nggak kuat dan ikhlas kalau memang harus meninggal.

"Dia sempat kesangkut besi pinggangnya dan tiba-tiba lepas. Dan tiba-tiba dia udah ada di tengah laut. Dia bilang kayak ada hardcase alat dan dia pegangan berempat. Kalo ada yang tenggelam, dia bilang, 'Tolong jangan pegang badan karena kita semua bisa meninggal'. Itu keadaannya masih ramai orang teriak minta tolong. Sampai akhirnya, sepi meninggal semua yang di situ. 1,5 sampe 2 jam dia berenang ke daratan," cerita Idan soal pengalaman Ifan.

3. Soal Dylan

Idan lalu berbagi kisah kalau soal Dylan. Saat kejadian, istri Ifan itu bersama dirinya, istri dan anak-anak sedang makan di dekat panggung. "Ada satu ruangan kebetulan pada saat selesai tsunami. Ternyata ada ruangan ke dalem sebenernya ruangan genset, di situ Dylan, Andy dan ada cowo lain itu ternyata kena arus dan masuk ke ruangan itu, terus ketutup bangunan. Itu diketemuin hari Senin jam setengah 10 pagi," pungkasnya.


REKOMENDASI
TRENDING