in partnership with Indosiar
 
DANGDUT

Buruh Pabrik Ini Semangat Ikuti Audisi Online D’Academy 5

Kamis, 10 Maret 2022 12:54

Nuzulur Rakhmah © KapanLagi.com

Kapanlagi.com - Setelah vakum empat tahun, ajang pencarian bakat terbesar Tanah Air yakni D’Academy 5 akhirnya bisa digelar tahun ini. Meski audisi digelar secara online karena adanya pandemi Covid-19, tidak mengurangi antusias para peserta yang ada di seluruh Indonesia.

Contohnya saja Ari Almuarif, peserta asal Prabumulih, Sumatera Selatan. Mahasiswa jurusan Sistem Informasi yang juga bekerja sebagai buruh pabrik ini sangat semangat mengikuti audisi.

“Kerja sebagai buruh pabrik di pabrik tahu goreng. Kerja untuk bantuin ibu dan adik-adik,” ujar Ari saat wawancara virtual, Rabu (9/3).

Ari mulai mencoba mengikuti audisi LIDA mulai dari tahun 2019, 2020 dan 2021. Namun, Ia belum berhasil lolos dan coba kembali di audisi online D’Academy 5.

1. Semangat Ikut Audisi

Di sela-sela kegiatannya kuliah sambil bekerja, Ari meluangkan waktunya untuk mengikuti audisi online D’Academy 5. Berbagai persiapan pun dilakukannya agar memberikan hasil yang terbaik.

“Kerja sore dari jam 5 sampai setengah 12. Setelah itu besok istirahat sebentar untuk jaga stamina, bangun pagi siapin baju persiapan untuk audisi ini,” jelas Ari.

2. Nyanyi Dangdut Diajarin Kepala Sekolah

Ari sendiri suka musik dangdut sejak masih duduk di bangku sekolah. Saat itu dirinya belajar menyanyi dangdut dari kepala sekolahnya.

“Nyanyi dangdut dari SMK diajarin oleh kepala sekolah,” kata pria 20 tahun itu.

3. Terinspirasi Rara LIDA

Selain itu yang membuatnya tertarik dengan musik dangdut ketika melihat Rara di ajang Liga Dangdut Indonesia (LIDA). Ari mengatakan Rara LIDA adalah salah satu inspirasinya untuk mengikuti ajang pencarian bakat. Karena Rara juga berasal dari daerah yang sama dengannya yakni Prabumulih, Sumatera Selatan.

“Ketika Rara muncul jadi motivasi untuk nyanyi genre dangdut, Rara LIDA benar-benar inspirasi banget bagi aku. Jadi aku mulai coba genre dangdut,” ungkap Ari.

4. Harapan

Ari pun berharap usahanya kali ini bisa membuahkan hasil yakni bisa lolos ke Jakarta agar bisa membanggakan keluarganya.

“Kalau jadi juara aku ingin membanggakan orang tua, ingin menaikkan derajat orang tua, nggak pengin orang tua kerja lagi. Aku harus bisa menjaga tanggung jawab sebagai kakak yang harus membiayai adik-adik aku sekolah,” pungkasnya.

(kpl/rhm/ums)

REKOMENDASI
TRENDING