in partnership with Indosiar
 
DANGDUT

Cerita Perjuangan Fiki LIDA Jadi Guru di Papua, Tiap Hari Naik Perahu - Datangi Rumah Siswa di Pedalaman

Selasa, 18 Februari 2020 16:01 Penulis: Louvina Gita

Fiki LIDA 2020 (credit: Kapanlagi.com/Irfan Kafril)

Kapanlagi.com - Salah satu kontestan LIDA 2020, Fiki ternyata diketahui berprofesi sebagai guru honorer di sebuah sekolah dasar di Papua. Untuk datang mengajar muridnya, Fiki harus menempuh empat jam perjalanan melewati rawa yang penuh buaya.

Ditemui usai penampilannya di Studio 6 Indosiar, Daan Mogot, Jakarta Barat, Senin (17/2) malam, pemuda berusia 23 tahun itu menceritakan kesehariannya sebagai guru. Ia mengatakan, karena kehidupan masyarakat yang berpindah-pindah dirinya harus mendatangi para muridnya ke tengah hutan hanya untuk mengajar.

"Saya udah tujuh tahun mengajar, dulu saya sambil kuliah sambil ngajar. Tiap hari kalau mau mengajar saya naik perahu melewati rawa atau sungai gitu, melewati buaya yang lagi berjemur," ungkap Fiki.

1. Fiki Tak Pikirkan Soal Materi

Meski harus berjuang untuk bisa menemui siswanya, Fiki tak memikirkan soal materi. Ia hanya ingin anak-anak di daerahnya bisa memperoleh pendidikan yang sama. "Saya pribadi bertekad, harus bekerja seikhlas hati tanpa memikirkan materi, saya pikir anak-anak Papua layak mendapat pendidikan juga," tuturnya.

Fiki sendiri merasa sangat bangga karena mampu mengabdikan diri mengajar anak-anak Papua di pedalaman. Menurutnya, masyarakat Papua di pedalaman sangat membutuhkan para guru untuk mengajar anak-anak mereka.

2. Datangi Siswa ke Pedalaman

Selain itu, ada cerita yang lebih unik ketika Fiki menjalani profesinya sebagai tenaga pengajar. Salah satunya, ketika ia harus mendatangi murid ke tengah hutan untuk memberikan pelajaran kepada mereka.

"Jadi kan masyarakat Papua yang saya ajar ini kan masih hidup berpindah tempat, nah saya sama kepala sekolah berpikir kasian anak-anak ini kalau harus meninggalkan sekolah mereka. Akhirnya kami para guru memutuskan untuk mendatangi mereka ke tengah hutan dan salutnya mereka itu sangat senang dengan kedatangan kami," ujar Fiki.

Fiki juga mengungkap bila orang tua murid juga ikut senang menyambut kedatangan para guru yang mengajar anak mereka. "Orang tua mereka itu senang, mereka sangat welcome, mereka suka kalau ada guru yang mau mengajar anak mereka biar bisa pintar," pungkasnya.


REKOMENDASI
TRENDING