MET Gala 2018 Makin Sensasional, Padukan Agama Katolik Dengan Fashion Haute Couture

Senin, 07 Mei 2018 16:08 Penulis: Rezka Aulia
MET Gala 2018 Makin Sensasional, Padukan Agama Katolik Dengan Fashion Haute Couture Mengangkat tema agama, MET Gala 2018 jadi amat kontroversial, © Istimewa

Kapanlagi.com - Pagelaran MET Gala selalu dinantikan para pecinta fashion dan selebritis dunia. Event ini tak hanya sebatas ajang pamer gaun terbaik para selebritis, namun juga menjadi malam penggalangan dana bagi The Costume Institute Metropolitan Museum of Arts di New York.

Setiap tahunnya ditentukan tema-tema fresh dan out of the box seperti Punk: Chaos to Couture pada 2012, Manus x Machina pada 2016, sampai China: Through the Looking Glass pada 2014. Tahun ini Anna Wintout selaku chairman dari The Costume Institute memilih tema Heavenly Bodies: Fashion and the Catholic Imagination.

Salah satu inspirasi tema MET Gala tahun ini. © Instagram.com/metcostumeinstituteSalah satu inspirasi tema MET Gala tahun ini. © Instagram.com/metcostumeinstitute

Anna Wintour dan Donatella Versace mempersiapkan event kontroversial ini dengan matang. © Instagram.com/DonatellaVersaceAnna Wintour dan Donatella Versace mempersiapkan event kontroversial ini dengan matang. © Instagram.com/DonatellaVersace

KLovers sudah punya bayangan bagaimana epic-nya busana para tamu tahun ini? Well, tema ini bermaksud memadukan fashion kekinian dengan masterpiece bertema relijius yang tersimpan di Metropolitan Museum of Arts. Pameran ini akan digelar di tiga bagian tempat dari museum: The Anna Wintour Costume Center, Galeri Era Medieval di MET's Fifth Avenue, dan di further uptown Cloisters.

Anna Wintour sang editor Vogue telah memangku jabatan penting dalam gelaran MET Gala sejak tahun 1995. Wanita yang ikonik dengan rambut bob ini tiap tahun akan menunjuk beberapa selebriti untuk menemaninya menjadi ikon event fashion paling prestisius di muka bumi. Sebut saja Beyonce, Taylor Swift, Katy Perry, sampai Marc Jacobs pernah mendapat kehormatan mendampingi Anna Wintour di masa lalu.

Tahun ini ada tiga selebritis yang akan mendampingi Anna Wintour untuk Heavenly Bodies: Fashion and the Catholic Imagination. Rihanna, Amal Clooney, dan Donatella Versace akan bertugas mendampingi Anna Wintour tahun ini. Ketiganya tak hanya mendampingi Anna, namun juga menjadi sponsor perhelatan fashion paling eksklusif ini.

Pameran MET Gala akan dibuka pada 7 Mei dan berlangsung hingga 8 Oktober 2018, setelah malam gala yang super eksklusif publik akan dapat melihat koleksi pameran ini. Akan terdapat sekitar 150 set fashion yang ditampilkan di Metropolitan Museum of Arts, termasuk di antaranya koleksi karya Coco Chanel serta John Galliano.

Tema MET Gala 2018 telah diumumkan oleh Anna Wintour sejak November 2017 lalu. Karena para fashionista dunia butuh waktu cukup lama untuk menentukan gaun mana yang akan membuat penampilan mereka stunning di redcarpet MET Gala 2018.

Sneakpeek yang dibagi oleh Emily untu MET Gala tahun ini. © Instagram.com/EmrataSneakpeek yang dibagi oleh Emily untu MET Gala tahun ini. © Instagram.com/Emrata

Semakin mendekati event fashion paling ekslusif dan prestisius para seleb mulai membocorkan persiapan mereka. Emily Ratajkowski misalnya yang memberi bocoran perhiasan yang akan dikenakannya. Serta Madonna yang mengunggah insta-story bagian gaun yang akan ia kenakan. Nampaknya ratu pop dunia ini akan mengenakan atasan bermodel bustier dengan tali-tali pengikat di bagian belakang. Madonna juga menampilkan detail berupa rosario dan bahan menyerupai stocking jala.

Mengangkat tema katolik yang sakral, pagelaran ini nantinya akan meminjam 40 jubah vestments langsung dari Vatikan. Koleksi yang dikurasi oleh Andrew Bolton ini sebelumnya belum pernah keluar dari Vatikan.

Donatella Versace bertemu Kardinal Ravasi di Palazzo Colonna. © Instagram.com/DonatellaVersaceDonatella Versace bertemu Kardinal Ravasi di Palazzo Colonna. © Instagram.com/DonatellaVersace

Barang yang dipinjam dari Vatikan termasuk jubah sutra berbordir benang emas miliki Paus Benedict XV dan topi bishop berbenang emas milik Paus Leo XIII. Koleksi bersejarah nan sakral ini nanti akan dipamerkan bersama karya Coco Chanel, John Galliano, Cristobal Balenciaga, dan Donatella Versace yang juga sponsor pameran ini.

Pemilihan tema yang menyangkut masalah keagamaan ini memang menjadikan MET Gala 2018 sangat kontroversial. Bagaimana tidak, barang-barang suci dan bersejarah dijadikan barang fashion tentu sebuah keputusan yang kontroversial.

"Orang-orang mungkin akan berpikir bahwa fashion bukanlah media yang tepat bila dipadukan dengan sesuatu yang relijius dan sakral. Namun pakaian selalu menjadi pembicaraan utama dalam keagamaan. Fashion menjadi penegas identitas agama serta pembeda agama juga," terang Andrew Bolton saat konfrensi pers di Roma.

(kpl/rna)

Editor:

Rezka Aulia


REKOMENDASI
TRENDING