SELEBRITI

Anak Meninggal Jatuh Dari Balkon Apartemen, Karen Idol: Ke Mana Bapaknya?

Minggu, 09 Februari 2020 16:16 Penulis: Gogor Subyakto

Karen Idol - Zefania Carina. © KapanLagi.com/Fikri Alfi Rosyadi - instagram.com/karenpooroe

Kapanlagi.com - Kesedihan tengah menyelimuti sosok Karen Idol. Pasalnya, sang buah hati yang bernama Zefania Carina telah menghembuskan nafas terakhirnya. Dari informasi yang di dapat, anak berusia 6 tahun tersebut jatuh dari balkon apartemen.

Di sisi lain, Karen Idol sendiri memang sudah berpisah dengan suaminya yakni Arya. Keduanya kini tengah dalam proses perceraian.

Mendengar kabar duka tersebut dari pihak kepolisian, tentunya Karen langsung merasa terpukul. Apalagi dalam kondisi dirinya sudah cukup lama tak bisa berkomunikasi dengan anak semata wayangnya tersebut.

1. Pertanyakan Keberadaan Ayah Zefania

Ketika ditemui di rumah duka RS Fatmawati, Cilandak, Jakarta Selatan, Minggu (9/2), Karen sempat bercerita mengenai kronologis dirinya mendapatkan kabar soal kejadian malang yang menimpa anaknya.

Zefania jatuh dari balkon apartemen, Karena merasa heran dan mempertanyakan keberadaan dari Arya.

"Iya jadi saya mendengar kronologis yang belum terlalu jelas, karena saya sampai sekarang masih belum bisa bertemu bapaknya, kalau tidak salah masih ditahan. Karena apa yang terjadi sama anak-ku itu kelalaian. Anak bisa ada di balkon jam 9 malam hujan-hujan ke mana bapaknya? Anak ini masih kecil," ujarnya.

2. Mendapat Kabar Dari Polisi

Lebih lanjut Karen sendiri mengaku kalau mendapatkan kabar duka itu bukan dari keluarga Arya, melainkan dari pihak kepolisian.

"Saya dengar berita ini jam 11 siang. Yang menelepon bukan pihak keluarga ayahnya, tapi yang telpon polisi. Saya pikir ini bukan nyata. Akhirnya saya konfirmasi ke Polres Jaksel, ke Bripka Woro untuk cari tahu kebenaran-nya. Tiba-tiba dia bilang enggak ada kasusnya. Saya sudah senang. Lalu dihubungi balik lagi, 'Karen betul kejadian di apartemen Aspen. Anak Mbak Karen jatuh dari lantai 6 sekitar jam 9 malam'. Terus infonya anak saya dibawa ke RS Mayapada dulu, karena tak ada fasilitas forensik akhirnya dibawa ke RS Fatmawati jam 10 malam," jelas Karen.

Karen sendiri langsung datang ke rumah sakit karena tak ingin anaknya di autopsi. "Tapi saya sendiri yang menandatangani sendiri supaya anak saya tidak di autopsi karena saya tidak mau," sambungnya.

3. Minta Doa

Sambil menahan tangis-nya, Karen mencoba untuk tegar menjelaskan tentang kejadian malang tersebut ke hadapan awak media. Tak bisa berkata apa-apa lagi, ia pun meminta doa untuk putrinya.

"Saya sudah tidak bisa berkata apa-apa lagi, mohon doanya untuk anak saya. Akhirnya anak saya kembali ke pelukan saya (menahan menangis) tapi dengan keadaan anak saya sudah dipanggil tuhan. Dan mungkin saya lihat Tuhan lebih sayang kepada Zefania. Apa yang sudah diberikan dan dititipkan Tuhan, waktunya juga Tuhan yang mengambil. Saya bersyukur sama tuhan 6,5 tahun saya diizinkan memiliki putri yang cantik dan baik didalam hidup saya dan mengisi hidup saya. Hanya sampai 6,5 tahun ada di hidup saya dan mengisi hidup saya dan keluarga menjadi terang dan kebahagiaan yang luar biasa untuk kami," tuturnya.

"Dan saya hanya mohon doa untuk Zefi, dia sudah senang sudah di pangkuan Tuhan sekarang penciptanya lagi (menahan tangis). Saya hanya butuh kekuatan untuk diri saya saja (menahan tangis) dan keluarga. Saya berusaha untuk kuat aja sekarang, saya ingin anak saya pergi dengan tenang," pungkas Karen.


REKOMENDASI
TRENDING