Meghan Markle & Pangeran Harry Diisukan Bulan Madu ke Kanada, Pihak Resort Bantah Ini

Kamis, 31 Mei 2018 12:43 Penulis: Rezka Aulia
Meghan Markle & Pangeran Harry Diisukan Bulan Madu ke Kanada, Pihak Resort Bantah Ini Meghan Markle dan Pangeran Harry. (AFP)

Kapanlagi.com - Menikahi anggota keluarga kerajaan tak selalu menyenangkan. Pasca menikah, Meghan Markle dan Pangeran Harry langsuyng disibukkan dengan segudang agenda kebangsawanan.

Pasangan yang gemar melakukan kegiatan sosial ini kemarin sempat dirumorkan akan melakukan bulan madu ke Kanada. TMZ melaporkan bahwa mereka akan berlibur di resort mewah di sekitar pegunungan Kanada yang sejuk.

Kabar ini terus berkembang, bahkan media-media AS melakukan liputan tentang keindahan resort Fairmont Jasper Park Lodge. Resort ini sebelumnya menjadi tujuan liburan Ratu Elizabeth II dan Pangeran Philip pada 2005 lalu. Untuk menginap di resort ini perlu biaya 6.627 USD (92 juta rupiah) per malam.

The Royal Cabin di Fairmont Jasper Lodge yang diisukan akan menjadi tempat bulan madu Meghan dan Harry. © instagram.com/fairmontjplThe Royal Cabin di Fairmont Jasper Lodge yang diisukan akan menjadi tempat bulan madu Meghan dan Harry. © instagram.com/fairmontjpl

Namun ternyata pihak resort membantah bila pasangan satu ini akan menginap di resort mereka. Meski pun menjadi langganan para bangsawan Inggris, namun Duke dan Duchess of Sussex ini tak akan mengahabiskan masa bulan madu mereka di sini.

Pengantin baru yang menghabiskan masa pendekatan di Afrika ini dikabarkan akan merencanakan bulan madu ke Afrika lagi. Benua Afrika memiliki arti penting bagi keduanya. Harry pernah mengajak Meghan berkencan di Botswana, mendiang Princess Diana juga memiliki riwayat kerja sosial di sana. Banyak kemungkinan Meghan dan Harry akan merencanakan bulan madunya di Afrika.

Sayangnya Meghan dan Harry tak akan langsung melakukan bulan madu. Agenda kebangsawanan Meghan dan Harry sudah padat tertata sampai akhir tahun 2018. Mereka akan mengunjungi Irlandia, Australia, Selandia Baru, dan Fiji and Tonga sampai akhir tahun ini.

(kpl/rna)

Editor:

Rezka Aulia


REKOMENDASI
TRENDING