Shodaqoh di Hari Arafah dan Keutamaannya untuk Meraih Pahala Berlipat Ganda
shodaqoh di hari arafah (h)
Kapanlagi.com - Hari Arafah yang jatuh pada tanggal 9 Dzulhijjah merupakan salah satu hari paling agung dalam kalender Islam. Shodaqoh di hari Arafah menjadi amalan yang sangat dianjurkan karena ganjaran setiap kebaikan dilipatgandakan melebihi hari-hari biasa.
Di antara amalan paling utama yang dianjurkan pada hari ini adalah memberikan shodaqoh, karena sedekah pada Hari Arafah berbeda dari bersedekah di hari lainnya — pahalanya dilipatgandakan dan tercatat sebagai bekal di Hari Akhir. Oleh karena itu, setiap Muslim yang tidak sedang menunaikan ibadah haji hendaknya memanfaatkan momentum ini untuk memperbanyak shodaqoh di hari Arafah.
Para ulama menyatakan bahwa barangsiapa menggabungkan puasa, dzikir, shodaqoh, dan doa pada hari ini, maka ia telah meraih seluruh kebaikan dengan izin Allah. Dilansir dari Islamic Relief Worldwide, mengingat saudara-saudara yang membutuhkan di seluruh dunia pada hari yang diberkahi ini sangatlah penting, karena memberikan sedekah merupakan salah satu ibadah paling utama yang membantu meraih keberkahan.
Advertisement
1. Pengertian Shodaqoh di Hari Arafah

Secara bahasa, kata shodaqoh berasal dari bahasa Arab ash-shadaqah yang bermakna kebenaran atau ketulusan. Istilah ini merujuk pada pemberian sukarela yang dilakukan seorang Muslim demi meraih ridha Allah SWT tanpa mengharapkan imbalan dari manusia. Shodaqoh memiliki cakupan yang sangat luas, tidak terbatas pada harta benda semata, tetapi mencakup kebaikan dalam bentuk apa pun termasuk senyuman, doa, dan perbuatan baik kepada sesama.
Mengacu pada Masarat Initiative, shodaqoh merupakan bagian sentral dari ajaran Islam dan menjadi bentuk ibadah yang selalu hadir sepanjang waktu, namun memperoleh keistimewaan luar biasa pada hari yang suci ini. Nabi Muhammad SAW bersabda dalam hadis sahih, "Tidaklah seorang hamba memberikan sedekah sebesar sebutir kurma dari penghasilan yang halal — dan Allah tidak menerima kecuali yang baik — melainkan Allah mengambilnya dengan tangan kanan-Nya dan memeliharanya untuk pemiliknya, sebagaimana seseorang memelihara anak kuda, hingga sedekah itu menjadi sebesar gunung."
Sementara itu, Hari Arafah sendiri merupakan tanggal 9 Dzulhijjah, yaitu hari ketika jutaan jamaah haji berkumpul di Padang Arafah untuk memohon ampunan dan rahmat dari Allah SWT. Peristiwa monumental yang terjadi pada Hari Arafah adalah turunnya ayat Al-Quran, "Pada hari ini Aku telah menyempurnakan agamamu untukmu, mencukupkan nikmat-Ku atasmu, dan telah Aku ridhai Islam sebagai agamamu" (QS. Al-Maidah 5:3). Pernyataan ilahi ini menandai penyempurnaan pesan Allah kepada umat manusia.
Shodaqoh, atau sedekah sukarela, merupakan aspek fundamental dalam Islam yang mewujudkan kasih sayang, kedermawanan, dan keadilan sosial. Pada Hari Arafah, amalan bersedekah memiliki signifikansi yang jauh lebih besar. Dengan demikian, shodaqoh di hari Arafah bukan sekadar memberi, melainkan bentuk ibadah yang mempertemukan dimensi spiritual dan sosial sekaligus.
2. Keutamaan Shodaqoh di Hari Arafah Menurut Dalil
Keistimewaan bersedekah pada Hari Arafah tidak bisa dipisahkan dari kedudukan hari itu sendiri yang merupakan salah satu hari terbaik sepanjang tahun. Berdasarkan Islamic Relief UK, Hari Arafah berada dalam sepuluh hari pertama Dzulhijjah, sebuah periode yang Nabi Muhammad SAW gambarkan sebagai hari-hari terbaik untuk beramal kebaikan. Setiap ibadah atau sedekah yang dikerjakan pada hari ini dilipatgandakan pahalanya, menjadikannya kesempatan luar biasa untuk meningkatkan ganjaran spiritual.
Berikut sejumlah keutamaan shodaqoh di hari Arafah yang perlu diketahui setiap Muslim:
- Pahala dilipatgandakan. Ganjaran amal saleh pada Hari Arafah dilipatgandakan berkali-kali lipat. Sedekah yang diberikan pada hari ini memiliki bobot pahala jauh lebih besar dibandingkan hari biasa.
- Menghapus dosa. Sebagaimana sabda Rasulullah SAW yang diriwayatkan Imam Tirmidzi, "Sedekah memadamkan dosa sebagaimana air memadamkan api." Menggabungkan sedekah dengan puasa Arafah semakin memperkuat efek penghapusan dosa.
- Menyucikan harta. Shodaqoh menyucikan dan memberkahi harta yang dimiliki. Allah SWT berfirman dalam QS. At-Taubah ayat 103:
خُذْ مِنْ أَمْوَالِهِمْ صَدَقَةً تُطَهِّرُهُمْ وَتُزَكِّيهِمْ بِهَا
"Ambillah dari harta mereka sedekah yang membersihkan mereka dan menyucikan mereka dengannya." (QS. At-Taubah: 103)
- Menolak bala dan kesulitan. Shodaqoh membantu menangkal kesulitan dan menambah rezeki. Mereka yang memberikan sedekah akan mendapat ganjaran dari Allah baik di dunia maupun di akhirat.
- Mendekatkan diri kepada Allah. Shodaqoh mendekatkan pemberinya kepada Allah, meningkatkan keimanan dan ketakwaan.
- Memperkuat ikatan umat. Terlibat dalam amalan sedekah pada hari yang suci ini tidak hanya membantu yang membutuhkan tetapi juga memperkaya pemberi secara spiritual, menumbuhkan rasa kebersamaan dan keberkahan bersama. Bersedekah memperkuat keimanan dan hubungan dengan Allah serta menumbuhkan empati dan solidaritas terhadap sesama.
Baca juga: Arti sedekah sebagai amalan yang istimewa beserta jenisnya
3. Amalan Shodaqoh yang Dianjurkan pada Hari Arafah
Hari Arafah merupakan waktu yang tepat untuk memperbanyak berbagai bentuk kebaikan, termasuk bersedekah. Sedekah selalu dianjurkan dalam Islam, namun dampaknya diperbesar pada hari-hari yang diberkahi seperti Arafah. Memberikan shodaqoh pada hari ini tidak hanya menolong mereka yang membutuhkan tetapi juga melipatgandakan ganjaran bagi pemberi. Sebagaimana dikutip dari About Islam, hari yang diberkahi ini sepenuhnya tentang melakukan amal kebaikan yang dipandang sangat tinggi nilainya di sisi Allah.
Berikut beberapa bentuk shodaqoh yang dapat diamalkan pada Hari Arafah:
- Memberikan donasi kepada fakir miskin dan anak yatim. Prioritaskan kerabat terdekat, tetangga, dan masyarakat sekitar yang membutuhkan bantuan. Menyantuni anak yatim memiliki kedudukan istimewa dalam Islam.
- Menyediakan makanan untuk berbuka puasa. Bagi umat Islam yang menjalankan puasa Arafah, memberikan makanan berbuka kepada sesama yang berpuasa mendatangkan pahala setara orang yang berpuasa tanpa mengurangi pahalanya.
- Mendukung pembangunan masjid dan lembaga pendidikan. Sedekah jariyah seperti ini pahalanya terus mengalir meskipun pemberi sudah meninggal dunia.
- Menyumbang mushaf Al-Quran. Selama mushaf tersebut dibaca oleh orang lain, pahala terus tercatat bagi penyumbangnya.
- Sedekah non-materi. Tersenyum kepada sesama, mengajarkan ilmu yang bermanfaat, menolong orang yang kesulitan, dan bahkan membaca dzikir termasuk dalam kategori shodaqoh.
- Berdonasi melalui platform amal terpercaya. Banyak ulama dan organisasi Islam merekomendasikan untuk menyisihkan sebagian penghasilan guna mendukung program seperti santunan yatim, penyediaan air bersih, dan bantuan darurat pada Hari Arafah.
Yang terpenting dari shodaqoh di hari Arafah bukanlah jumlahnya, karena berapa pun yang diberikan dengan keikhlasan akan diterima oleh Allah. Yang paling diperhatikan adalah niatnya.
4. Hubungan Puasa Arafah dan Shodaqoh dalam Meraih Pahala Berlipat
Puasa sunnah Arafah dan shodaqoh merupakan dua amalan yang saling melengkapi dalam upaya meraih pahala maksimal pada hari yang istimewa ini. Berpuasa pada hari ini menghapus dosa selama dua tahun. Oleh karena itu, melibatkan diri dalam ibadah — terutama memberikan shodaqoh — sangat dianjurkan. Menggabungkan kedua amalan ini menjadikan Hari Arafah benar-benar produktif secara spiritual.
Nabi Muhammad SAW bersabda tentang keutamaan puasa Arafah yang diriwayatkan oleh Imam Muslim:
صِيَامُ يَوْمِ عَرَفَةَ أَحْتَسِبُ عَلَى اللَّهِ أَنْ يُكَفِّرَ السَّنَةَ الَّتِى قَبْلَهُ وَالسَّنَةَ الَّتِى بَعْدَهُ
"Puasa pada Hari Arafah, aku berharap dari Allah agar menghapuskan dosa setahun sebelumnya dan setahun sesudahnya." (HR. Muslim)
Merujuk SAPA USA, pada saat Haji Wada' Nabi SAW, di sore hari Jumat di dataran Arafat, Allah SWT menurunkan ayat, "Pada hari ini Aku telah menyempurnakan agamamu untukmu, mencukupkan nikmat-Ku atasmu, dan telah Aku ridhai Islam sebagai agamamu" (QS. 5:3). Tidak ada hari lain dalam kalender Islam yang membawa janji pengampunan massal seperti Hari Arafah.
Manfaat berpuasa pada Hari Arafah bersifat multi-dimensi — spiritual, emosional, dan fisik. Selain pengampunan dosa, puasa melatih jiwa untuk menahan godaan dan mengingatkan kita akan kondisi mereka yang kurang beruntung. Puasa menanamkan rasa syukur, kesabaran, dan empati — nilai-nilai yang memancar ke dalam kehidupan sehari-hari. Menambahkan shodaqoh di hari yang sama berarti menyempurnakan ibadah dengan dimensi sosial yang nyata.
Ibn Hajar al-Asqalani, dikutip dari Islamic Relief Australia, menyatakan, "Alasan paling jelas mengapa sepuluh hari Dzulhijjah begitu istimewa adalah berkumpulnya ibadah-ibadah utama di dalamnya — shalat, puasa, sedekah, dan haji." Pernyataan ini menegaskan bahwa sepuluh hari pertama Dzulhijjah menyatukan seluruh bentuk ibadah besar secara bersamaan.
Selain puasa dan sedekah, amalan lain yang dianjurkan pada Hari Arafah meliputi memperbanyak dzikir, membaca Al-Quran, menunaikan shalat sunnah, serta memperbanyak doa dan istighfar. Rasulullah SAW bersabda:
خَيْرُ الدُّعَاءِ دُعَاءُ يَوْمِ عَرَفَةَ وَخَيْرُ مَا قُلْتُ أَنَا وَالنَّبِيُّونَ مِنْ قَبْلِي لَا إِلَهَ إِلَّا اللهُ وَحْدَهُ لَا شَرِيكَ لَهُ لَهُ الْمُلْكُ وَلَهُ الْحَمْدُ وَهُوَ عَلَى كُلِّ شَيْءٍ قَدِيرٌ
"Sebaik-baik doa adalah doa pada Hari Arafah, dan sebaik-baik yang aku dan para nabi sebelumku ucapkan adalah Laa ilaaha illallaahu wahdahu laa syariikalahu, lahul mulku walahul hamdu wahuwa 'alaa kulli syai'in qadiir." (HR. Tirmidzi)
Baca juga: Cara ibadah sunnah bagi yang tidak berhaji untuk meraih pahala setara haji
5. Cara Memaksimalkan Shodaqoh di Hari Arafah
Momen Hari Arafah hanya datang setahun sekali, sehingga perlu perencanaan agar amalan sedekah yang dikerjakan benar-benar optimal. Keutamaan Hari Arafah juga terletak pada refleksi diri mendalam yang melekat pada hari ini. Setiap Muslim sangat dianjurkan untuk merefleksikan dirinya dan hubungannya dengan Islam. Berikut beberapa tips praktis untuk memaksimalkan shodaqoh di hari Arafah:
- Niatkan dengan ikhlas karena Allah semata. Keikhlasan merupakan syarat utama agar sedekah diterima. Hindari riya dan jangan mengungkit-ungkit pemberian kepada siapa pun.
- Mulai dari lingkungan terdekat. Prioritaskan keluarga, kerabat, dan tetangga yang membutuhkan. Sedekah kepada kerabat memiliki dua pahala sekaligus, yaitu pahala silaturahmi dan pahala sedekah.
- Sisihkan dari harta yang halal dan terbaik. Allah hanya menerima yang baik. Memberikan harta terbaik menunjukkan ketulusan dan kecintaan kepada Allah.
- Gabungkan shodaqoh dengan puasa, dzikir, dan doa. Para ulama menyatakan bahwa menggabungkan puasa, dzikir, shodaqoh, dan doa pada Hari Arafah berarti telah meraih seluruh kebaikan dengan izin Allah.
- Pilih lembaga amal yang terpercaya. Jika ingin menyalurkan shodaqoh melalui organisasi, pastikan lembaga tersebut memiliki transparansi dan reputasi yang baik dalam penyaluran dana.
- Jangan abaikan sedekah non-materi. Senyum, kata-kata baik, membantu orang menyeberang jalan, hingga menyingkirkan gangguan dari jalanan — semua termasuk bentuk shodaqoh yang bernilai di sisi Allah.
- Manfaatkan waktu antara Dzuhur dan Maghrib. Waktu ini merupakan waktu paling mustajab untuk berdoa sekaligus waktu yang tepat untuk berbagi kebaikan kepada sesama.
Sebagaimana dikutip dari Islamic Relief UK, Hari Arafah merupakan hari yang sangat diberkahi dan memiliki signifikansi spiritual yang amat besar bagi umat Islam. Untuk memaksimalkan ganjaran Hari Arafah, setiap Muslim hendaknya berupaya mendekatkan diri kepada Allah, berpaling kepada-Nya dengan doa, dan meningkatkan amal kebaikan seperti membaca Al-Quran serta mengirimkan shalawat kepada Nabi SAW.
Selain memperbanyak sedekah, umat Islam juga dianjurkan untuk mengumandangkan sholawat dan takbir pada Hari Arafah. Berikut bacaan takbir yang dianjurkan:
اللَّهُ أَكْبَرُ، اللَّهُ أَكْبَرُ، اللَّهُ أَكْبَرُ، لَا إِلٰهَ إِلَّا اللَّهُ وَاللَّهُ أَكْبَرُ، اللَّهُ أَكْبَرُ وَلِلَّهِ الْحَمْدُ
Allahu Akbar, Allahu Akbar, Allahu Akbar. Laa ilaaha illallaahu wallaahu Akbar. Allahu Akbar wa lillaahil hamd.
"Allah Maha Besar, Allah Maha Besar, Allah Maha Besar. Tiada Tuhan selain Allah, Allah Maha Besar. Allah Maha Besar, segala puji bagi Allah."
Baca juga: Amalan bulan Dzulhijjah sesuai sunnah dan keutamaan 10 hari pertama
Perlu diingat pula bahwa keutamaan sedekah tidak hanya berlaku pada Hari Arafah tetapi sepanjang sepuluh hari pertama Dzulhijjah. Sedekah pada sepuluh hari ini memiliki bobot yang luar biasa. Setiap sedekah — baik berupa donasi langsung kepada yang membutuhkan, dukungan untuk anak yatim, maupun bantuan kepada penyintas bencana — dilipatgandakan pahala dan dampaknya.
Bagi yang belum mampu berkurban menjelang Idul Adha, shodaqoh di hari Arafah menjadi alternatif ibadah yang sangat bernilai di sisi Allah SWT. Mengapa tidak bersegera meraih ganjaran yang besar ini — dengan meringankan beban seseorang, menggembirakan anak yatim, atau memberi makan orang lapar — sambil mengharapkan rahmat ilahi yang menghapus dosa dan mengubah keburukan menjadi kebaikan?
Baca juga: Bacaan niat puasa 10 hari pertama Dzulhijjah lengkap
6. FAQ Seputar Shodaqoh di Hari Arafah
Apakah shodaqoh di hari Arafah harus berupa uang?
Tidak. Shodaqoh di hari Arafah bisa berupa apa saja, baik materi maupun non-materi. Memberikan uang, makanan, atau barang kepada yang membutuhkan termasuk shodaqoh. Namun tersenyum kepada sesama, mengucapkan kata-kata baik, membantu orang lain, mengajarkan ilmu, dan bahkan membaca dzikir juga bernilai shodaqoh. Yang terpenting adalah keikhlasan niat semata-mata karena Allah SWT.
Apakah harus berpuasa Arafah dulu baru boleh bersedekah?
Tidak ada syarat seperti itu. Puasa Arafah sangat dianjurkan namun tidak wajib, dan shodaqoh bisa diberikan terlepas dari apakah seseorang berpuasa atau tidak. Keduanya merupakan amalan mandiri yang masing-masing memiliki keutamaan tersendiri. Tentu akan lebih sempurna jika keduanya bisa digabungkan pada hari yang sama.
Berapa jumlah minimal shodaqoh di hari Arafah agar mendapat pahala berlipat?
Tidak ada batasan jumlah minimal — berapa pun yang diberikan dengan keikhlasan akan diterima oleh Allah. Rasulullah SAW bersabda bahwa bahkan sedekah sebesar sebutir kurma pun bernilai besar di sisi Allah jika diberikan dari harta yang halal. Shodaqoh di hari Arafah bukan tentang besarnya jumlah, melainkan ketulusan hati dalam memberi dan mendekatkan diri kepada-Nya.
Daftar Referensi
- Islamic Relief Worldwide. The Day of Arafah 2026. Diakses pada 25 Mei 2026, dari https://islamic-relief.org/qurbani/the-day-of-arafah/
- Islamic Relief UK. The Benefits and Importance of Day of Arafah. Diakses pada 25 Mei 2026, dari https://www.islamic-relief.org.uk/giving/islamic-giving/qurbani/dhul-hijjah/the-day-of-arafah/benefits-and-importance-of-day-of-arafah/
- Masarat Initiative. Sadaqah on the Day of Arafah: Its Ruling and Virtues. Diakses pada 25 Mei 2026, dari https://masarat-sy.org/en/sadaqah-on-the-day-of-arafah-its-rulings-and-virtues/
- SAPA USA. Day of Arafah in Qur'an and Hadith: A Complete Guide. Diakses pada 25 Mei 2026, dari https://sapa-usa.org/day-of-arafah-in-islam/
- About Islam. 5 Ways to Seize the Day of Arafah. Diakses pada 25 Mei 2026, dari https://aboutislam.net/family-life/self-development/not-going-hajj-heres-5-ways-seize-day-arafah/
(kpl/fed)
Advertisement
D Academy 8
-
Fashion Selebriti Jirayut Kenakan Jersey Setengah Merah Biru di Final FIFA ASEAN Cup
-
Event Dangdut Potret Tasya Allesia Hibur Para Penonton di Kediri
-
Dangdut Academy Harsiwi Achmad Tegaskan Couple Muncul Alami di Dangdut Academy 8